Category Archives: Artikel

Pengertian ISO 45001 dan Manfaat Penerapannya

Pemahaman ISO 45001Pengertian ISO 45001 dan Manfaat Penerapannya

Pendahuluan mengenai Pengertian ISO 45001

Organisasi bertanggung jawab untuk memastikan untuk dapat meminimalkan risiko bahaya bagi orang-orang yang mungkin terpengaruh oleh aktivitasnya (misalnya pekerja, manajer, kontraktor, atau pengunjungnya), dan terutama jika mereka dilibatkan oleh organisasi untuk melakukan kegiatan tersebut. sebagai bagian dari “pekerjaan” mereka.
ISO sedang mengembangkan standar sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (ISO 45001) yang dimaksudkan untuk memungkinkan organisasi mengelola risiko K3 dan memperbaiki kinerjanya. Implementasi sistem manajemen K3 akan menjadi keputusan strategis bagi sebuah organisasi yang dapat digunakan untuk mendukung inisiatif keberlanjutannya, memastikan masyarakat lebih aman dan lebih sehat serta meningkatkan keuntungan pada saat yang bersamaan.
Kegiatan organisasi dapat menimbulkan risiko cedera atau kesehatan yang buruk, atau bahkan kematian, terhadap mereka yang bekerja bagi organisasi; Oleh karena itu, penting bagi organisasi untuk menghilangkan atau meminimalkan risiko K3 dengan mengambil tindakan pencegahan yang tepat.
Para pekerja / karyawan adalah yang paling berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, oleh karena itu keterlibatan mereka dalam pengelolaan K3 organisasi tentu sangat diperlukan. ISO 45001 adalah salah satu jembatan untuk dapat mewujudkan partisipasi karyawan dalam K3 organisasi.

Pengertian ISO 45001

Apakah yang dimaksud dengan ISO 45001

ISO 45001 adalah Standar Internasional yang menentukan persyaratan untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (OH&S), dengan panduan penggunaannya, untuk memungkinkan sebuah organisasi memperbaiki kinerja K3 secara proaktif dalam mencegah Kecelakaan Kerja dan dampak buruk bagi kesehatan.

ISO 45001 dimaksudkan untuk diterapkan pada organisasi manapun tanpa memperhatikan ukuran, jenis dan sifatnya. Semua persyaratannya dimaksudkan untuk diintegrasikan ke dalam proses manajemen organisasi sendiri.

ISO 45001 memungkinkan sebuah organisasi, untuk dapat menerapkan Sistem K3 nya selaras dengan peraturan dan persyaratan Undang undang atau peraturan lain yang berlaku di Negara tersebut. Sehingga ini mempermudah organisasi dalam memonitor segala peraturan yang wajib mereka patuhi.

ISO 45001 tidak menyebutkan kriteria khusus untuk kinerja K3, juga tidak menentukan rancangan sistem manajemen K3 dalam Organisasi. Sistem manajemen K3 organisasi harus spesifik untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dalam mencegah cedera dan kesehatan yang buruk, oleh karena itu , usaha kecil dengan risiko rendah mungkin hanya perlu menerapkan sistem yang relatif sederhana, dan sebaliknya organisasi besar dengan tingkat risiko tinggi mungkin memerlukan sesuatu yang jauh lebih rumit. Sangat mungkin perbedaan penerapan SMK3 di dalam perusahaan berbeda beda, tergantung keefektifan penerapannya oleh organisasi.

ISO 45001 tidak secara khusus menangani masalah seperti keamanan produk, kerusakan properti atau dampak lingkungan, dan organisasi tidak diharuskan untuk mempertimbangkan masalah ini kecuali jika menimbulkan risiko bagi pekerjanya.

ISO 45001 tidak dimaksudkan sebagai dokumen yang mengikat secara hukum, ini adalah alat bagi manajemen secara sukarela oleh organisasi yang bertujuan untuk menghilangkan atau meminimalkan risiko bahaya.

Manfaat Penerapan ISO 45001

  • Sistem manajemen K3 berbasis ISO 45001 akan memungkinkan sebuah organisasi memperbaiki kinerjanya dengan:
  • Mengembangkan dan menerapkan Sistem Manajemen untuk mengurangi atau
  • meminimalisir kecelakaan kerja atau sakit akibat kerja
  • Membangun proses sistematis terkait dengan K3 yang mempertimbangkan “konteksnya” dan yang memperhitungkan risiko dan peluangnya, dan persyaratan hukum dan lainnya
  • Menentukan bahaya dan risiko yang terkait dengan aktivitasnya dan berusaha untuk menghilangkannya , atau melakukan kontrol untuk meminimalkan dampak potensial resiko dan bahayanya.
  • Menetapkan pengendalian operasional untuk mengelola risiko K3 dan persyaratan hukum dan lainnya
  • Meningkatkan kesadaran akan risiko K3
  • Mengevaluasi kinerja K3 dan berusaha untuk memperbaikinya, melalui tindakan yang tepat
  • Memastikan pekerja berperan aktif dalam masalah K3
  • Memaksimalkan Efektifitas dan Efisiensi pekerja dan alat dengan mengurangi downtime karena cedera atau sakit akibat kerja
  • Membuka Pasar baru terutama bagi customer yang mensyaratkan K3
  • Memenuhi persyaratan Tender , dll
  • Meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan dan perundangan dan mencegah permasalahan yang ditimbulkannya
  • Mengurangi keseluruhan biaya insiden
  • Mengurangi downtime dan biaya gangguan operasi
  • Mengurangi biaya premi asuransi
  • Mengurangi ketidakhadiran dan tingkat turnover karyawan

Pengakuan secara Internasional terkait SMK3 organisasi
Untuk perusahaan yang membutuhkan Training, Konsultasi, Sertifikasi ISO 45001 silahkan menghubungi kami di HP 0812 10 9 10 329 email : budiwibowo.gmci@gmail.com

Sasaran Mutu ISO 9001:2015 Di Organisasi

Sasaran Mutu ISO 9001:2015

Sasaran Mutu dalam Organisasi yang menjalankan ISO 9001:2015 adalah bagian yang sangat crusial dan menentukan bagaiamana arah organisasi dalam tenggat satu tahun yang akan datang,

nah pada ISO 9001:2015 ini ada beberapa kriteria yang di penuhi terkait dengan bagaimana organisasi membangun dan merencanakan sasaran mutu nya.

Sasaran Mutu harus inline dengan kebijakan mutu organisasi,

membuat sasaran mutu harus inline atau sesuai dengan apa yang menjadi komitment organisasi terhadap Sisitem Manajemen Mutu yang dituliska di dalam kebijakan mutu, misalnya apabila di dalam kebijakan mutu ada komitment untuk meningkatkan mutu produk atau services yang dihasilkan, maka organisasi harus membuat sasaran mutu yang terkait dengan peningkatan produk atau services tersebut, jadi komitment di kebijakan mutu, nantinya bisa dipantau dan diukur.

Sasaran Mutu Yang Dibuat perlu mempertimbangkan Context organisasi

Membuat Sasaran Mutu perlu mempertimbangkan Isu Internal, Eksternal ataupun pihak pihak yang berkepentingan terkait dengan Produk/ Jasa organisasi, karena context organisasi tadi sangat bisa mempengaruhi kinerja organisasi dalam masa masa yang akan datang sehingga menjadi penting bagi organisasi untuk mempertimbangkan context organisasi dalam membuat sasaran mutunya

Sasaran Mutu harus dibuatkan Action plan atau Activity Plan.

Semua sasaran mutu yang sudah dibuat harus ada action plan atau activity plan, yang berisi rencana operasional departemen/ bagian bagiamana mencapai sasaran mutu nya, action plan ini berisi apa,kenapa, siapa,dimana, kapan, bagaiamana setiap action plan ini akan dijalankan. sehingga action plan yang dibuat nanti benar-benar bisa dijalankan.

Sasaran Mutu Harus di komunikasikan dan diimplementasikan dalam semua tingkatan di Organisasi.

Sasarn Mutu yang sudah disepakati harus dikomunikasikan di dalam organisasi sesuai dengan tingkatan dalam organisasi, komunikasi ini menjadi penting agar semua karyawan paham dan tahu bagaimana kontribusi mereka terhadap pencapaian sasaran mutu organisasi.

demikian sedikit penjelasan mengenai sasaran mutu ISO 9001:2015 dalam organisasi

semoga bermanfaat

untuk training mengenai sasaran mutu ini bisa menghubungi GMCI :

HP/SMS/WA : 0812 10 9 10329

email : budi_wibowo_bb@yahoo.com

 

Konsultan ISO 9001: Peran Konsultan ISO dalam membantu Organisasi Anda

Konsultan ISO 9001

Konsultan ISO 9001 dalam membantu Organisasi Anda

Konsultan ISO 9001 memastikan sistem manajemen mutu (SMM) ISO 9001berjalan dengan baik dan sesuai dengan persyaratan ISO 9001.

Meningkatkan Pemahaman Organisasi Mengenai ISO 9001

organisasi atau perusahaan harus memahami dan mengerti Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dengan baik sebelum menerapkannya, disinilah peran dari konsultan ISO 9001 diperlukan, dengan keahlian dan ketrampilan yang mereka miliki, mereka dapat membantu organisasi dalam meningkatkan pemeahaman dan pengetahuan mengenai Sistem Manajemen yang sedang dibangun.

Meningkatkan Efesiensi dan Efektifitas Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 yang dibangun.

Konsultan ISO 9001 biasanya mempunyai banyak pengalaman dalam membangun dan menerapkan ISO 9001 di berbagai organisasi atau perushaan, dengan pengalaman dan pengetahuannya ini maka mereka akan membangun dan mengimplementasikan sisitem manajemen mutu di organisasi dengan cepat, efisien dan efektif,

Memberikan masukan dan saran kepada Organisasi

Dengan keahlian mereka, konsultan ISO dapat membantu organisasi dalam mengarahkan SMM yang sedang dikembangkan, mereka akan memberikan masukan dan arahan dalam membuat kebijakan mutu, Sasaran mutu, rencana mutu, Prosedur Mutu, dll  yang akan bisa meningkatkan efesiensi dan efektifitas ISO 9001 di Organisasi, apabila ada kebijakan, sasaran atau rencana mutu yang kurang sesuai, konsultan ISO 9001 dapat memberikan masukan.

Membantu Organisasi dalam Melihat Resiko Proses Internal

Konsultan ISO 9001 melakukan audit internal perusahaan dan audit pre asses audit sebelum dilakukan audit eksternal, dalam audit ini tentu saja auditor akan mereview dan melihat sistem manajemen mutu iso 9001 yang dibangun oleh organisasi, sehingga dari situ Konsultan ISO 9001 akan memberikan input / catatan terkait dengan resiko proses dari SMM yang sedang dijalankan.

Meningkatkan Kepercayaan organisasi dalam menghadapi auditor eksternal

Konsultan ISO 9001 akan memberikan pendampingan pada saat eksternal audit dan sebelumnya mereka akan melakukan Try Out Audit seperti yang akan dilakukan oleh eksternal audit, dengan demikian maka karyawan akan lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi auditor eksternal.

Membantu organisasi dalam bernegosiasi dengan badan sertifikasi

Konsultan ISO 9001 mempunyai kerja sama dengan badan sertifikasi pada kurun waktu yang lama, sehingga mereka sangat paham mengenai kontrak klien dengan badan sertifikasinya, dengan demikian makan Konsultan ISO 9001, dapat membantu organisasi dalam bernegosiasi dengan badan sertifikasi agar organisasi akan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Membantu organisasi dalam menjaga (Maintanance) sistem manajemen mutu ISO 9001

Konsultan ISO 9001 sesuai dengan kontrak yang disepakati tentu saja dapat membantu organisasi dalam maintanance SMM yang dibangun, misalnya saja dengan kunjungan rutin ke organisasi yang baru memperoleh sertifikasi, periode kunjungan cukup 1 kali sebulan, sehingga implementasi ISO 9001 tetap terjaga.

 

Demikian sedikit penjelasan mengenai Peran Konsultan ISO 9001 dalam membantu Organisasi Anda, apabila organisasi anda membutuhkan Konsultan ISO 9001, 14001, OHSAS 18001, MLC 2006, dll silahkan menghubungi kami di HP  0813 16410129   email : budi_wibowo_bb@yahoo.com

 

 

 

 

Cara Memilih Konsultan ISO

Konsultan ISO

Cara memilih konsultan ISO :

1. Memilih konsultan ISO yg mandaysnya flexible
Cari konsultan yang mandays kunjunganya tidak terlalu fix tapi juga tidak terlalu longgar, bila terlalu fix biasanya konsultan akan straight pada jumlah mandays di perjanjian, hal ini tentu kurang bagus bagi organisasi, karena cepat lambatnya proses development sistem di suatau perusahaan berbeda satu dengan yang lain, kalau mandaysnya terlalu longgar, berapapun deh kunjungan kita tidak hitung ?? wah bahaya juga jangan jangan proyek implementasinya nanti ga selesai selesai ?? untuk Global K consulindo, kami memberikan spare maksimum 10% dari total kunjungan kami , free untuk organisasi yang kita tangani.

2. Memilih Konsultan ISO yang berpengalaman

Cari konsultan yang punya experience menangani perusahaan-perusahaan besar yang skopenya nasional/ multinasional, dengan demikian tidak ada kekhawatiran bagi perusahaan untuk menyerahklan development sistem manajemennya pada konsultan tsb. Konsultan dari gmci (www.consultant-iso.com ) sangat berpengalaman dalam menangani perusahaan- perusahaan nasional maupun multinasional.

3. Memilih Konsultan ISO dengan harga yang bersahabat
Sekali lagi mahal belum tentu bagus, kami global K Consulindo sangat memahami kebutuhan klien untuk mendapatkan sertifikasi iso namun dengan biaya yang terjangkau, bila bapak ibu berkenan silakan berkonsultasi dengan kami mengenai pembiayaan konsultasi dengan gmci.

4. Biaya development sistem

Dalam mendevelop sistem tentu akan muncul pembiayaan-pembiayaan terkait pemenuhan standard maupun regulasi. Misalnya untuk iso 9001 akan muncul pembiayaan untuk kalibrasi alat, pengurusan perijinan, dsb, untuk iso 14001 akan muncul pembiayaan untuk TPS, Ijin penyimpanan limbah, upl ukl, dsb, untuk OHSAS dan SMK3, akan muncul pembiayaan APD, Pemeriksaan kesehatan dsb.

Nah sekarang tidak ada keraguan lagi untuk hitung-hitungan “ menjadi perusahaan yang bersertifikasi internasional”

 

“ Penerapan sistem itu lebih penting daripada hanya sertifikasi” boleh saja bagi organisasi anda untuk membangun sistem manajemennya saja tanpa sertifikasi, bila merasa sudah siap, silakan sewaktu waktu bisa diaudit untuk sertifikasi, namun apapun kebutuhan anda kami siap membantu….

Untuk Sertifikasi ISO dengan harga terjangkau …? Hubungi Kami 0813 1641 0129

Biaya Sertifikasi ISO

Biaya Sertifikasi ISO

Biaya Sertifikasi ISO 9001 2008, ISO 14001 2004, OHSAS 18001 2007, SMK3

Berapa sebenarnya sih biaya yang diperlukan untuk memperoleh sertifikat ISO 9001 2008, ISO 14001 2004, OHSAS 18001 2007, SMK3 ?

Pertanyaan ini sering sekali muncul di berbagai forum di internet , sebenarnya sulit untuk menentukan patokan baku berapa sebenarnya biaya yang dibutuhkan sampai dengan sertifikat keluar dari badan sertifikasi dan perusahaan dinyatakan lulus.

Namun ada beberapa aspek yang menjadi unsur dari pembiayaan tersebut :

Biaya badan sertifikasi ISO

Pembiayaan dari badan sertifikasi sangat ditentukan oleh

a. Skope dari sertifikasinya (office, site, workshop, atau yang lainya) artinya adalah makin besar lingkup penerapan sistem manajemen akan semakin besar biayanya, dalam hal ini kita harus bijaksana dalam menentukan lingkup sertifikasi organisasi/ atau perusahaan, sesuai dengan tujuan diperolehnya sertifikasi .

Contoh lingkup penerapan : hanya workshop
Hanya office
Hanya CS , dll
Perusahaan/ organisasi bebas menentukan lingkup dari penerapan sistem yg dibangun /
tergantung besar kecilnya perusahaan.

b. Jumlah karyawan : untuk sistem manajemen mutu ISO 9001 2008 biasanya badan sertifikasi hanya menghitung jumlah karyawan tetap, namun untuk sistem manajemen yang lain akan dihitung jumlah keseluruhan karyawan.

c. Jenis badan sertifikasi : ada banyak sekali badan sertifikasi, kita harus bijak memilih badan sertifikasi mana yang akan kita pilih, biasanya dalam memilih badan sertifikasi organisasi/ perusahaan memilih berdasarkan ( kualitas badan sertifikasi, harga, jumlah mandays, durasi survailance, pasar tujuan , dll)

Kualitas badan sertifikasi : kualitas = mahal ?? jelas sekali bahwa biasanya badan sertifikasi yang berkualitas akan menerapkan harga yang mahal ? namun sebenarnya harga untuk sertifikasi SMM tidak terlalu jauh beda kisaran, namun tidak ada jaminan bahwa bila kita memilih badan sertifikasi yang mahal, implementasi iso di dalam perusahaan akan menjadi bagus juga, karena bagus / tidaknya sistem yang dibangun tidak bisa kita serahkan pada auditor eksternal/ badan sertifikasi yang datang mungkin hanya sekali setahun/ 6 bulan sekali, kembali lagi bahwa justru internal perusahaan yang harus bagus menerapkan sistem ini, dengan ataupun tanpa badan sertifikasi ?
Jadi kalau organisasi selama ini hanya berpikir bahwa hanya satu badan sertifikasi yang bagus ? think it over ??

Jumlah mandays : mandays biasanya sudah ditetapkan dari badan sertifikasi, namun beberapa badan sertifikasi akan menerapkan mandays yg berbeda, ada yang 3,5,6,8, dsb, disinilah kejelian kita dituntut untuk menentukan badan sertifikasi yang cocok, sesuai tujuan & budget kita tentunya. Nah kalau berencana menerapkan lebih dari satu sistem biasanya badan sertifikasi akan memberikan potongan mandays, lebih irit kan daripada kita sertifikasi satu persatu?

Durasi survailance : beberapa badan sertifikasi melakukan surveilance bervariasi ada yang enam bulan sekali dan ada juga yang 1 tahun sekali, namun demikian tidak ada jaminan bahwa yang lebih sering datang itu yang lebih bagus atau sebaliknya, dalam hal ini organisasi harus bisa memilih periode kedatangan surveilance mana yang paling pass bagi perusahaannnya ?
Kalau badan sertifikasinya datang setahun sekali bagaiamana dengan sistem yang ada di perusahaan ?? jawabanya mudah, sepanjang organisasi menjalankan sitem dengan benar maka hal itu tidak perlu dikhawatirkan , toh masih ada internal audit yang bisa kita lakukan dengan durasi yang lebih rapat, atau bisa juga sekali –kali kita minta konsultan Global K Consulindo untuk mengaudit sistem yang dijalankan , sebagai pembanding sehingga organisasi tetap mengetahui implementasi sistem yang sedang dijalankan.

d. Jarak perusahaan/ organisasi dari badan sertifikasi, jangan lupa bahwa bila perusahaan yang akan disertifikasi di luar daerah tempat badan sertifikasi itu ada (jakarta, surabaya, batam), perusahaan harus menanggung biaya akomodasi, dan tiket pesawat untuk auditor, selain itu perusahaan harus menambah mandays untuk perjalanan auditor.

2. Biaya konsultasi (consultan fee)
Unsur unsur pembiayaan konsultan mirip dengan unsur pembiayaan badan sertifikasi

a. Skope penerapan sistem : semakin besar skope penerapan sistem tentu smakin besar biayanya
b. Jumlah Karyawan
c. Kerumitan proses : perusahaan yang tidak terlalu rumit biasanya akan mendapatkan harga yang lebih murah daripada perusahaan yang kompleks.
d. Jumlah kunjungan ( mandays) dari ketiga aspek diatas pada akhirnya akan memunculkan mandays , berapa sih kira kira jumlah kunjungan yang diperlukan s/d sertifikasi ??
e. Jarak perusahaan dengan kantor konsultan : bila jarak semakin jauh maka akan dibebankan biaya tambahan transportasi dan akomodasi,

Untuk Sertifikasi ISO dengan harga terjangkau …?

Kontak kami sekarang juga di HP 0813 16 41 0129 email : budi_wibowo_bb@yahoo.com

Tim kami dengan senang hati akan membantu anda

Audit Mutu Internal ISO 9001

Pengertian Audit

audit adalah membandingkan antara “Kriteria Audit” dengan kondisi actual,

Menurut Wikipedia Audit atau pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor. Tujuannya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima.
kondisi actual adalah apa yang terjadi di lapangan misalnya kita bisa melihat laporan-laporan, demonstrasi karyawan dalam melakukan pekerjaan, dll

sedangkan kriteria audit adalah standard yang diajadikan acuan, misalnya kita akan menjalankan audit internal untuk standard ISO 9001:2008 jadi yang menjadi acuan adalah ISO 9001:2008 requirement (Klausal-klausal yang sesuai dengan ISO 9001:2008 termasuk didalamnya prosedur ISO 9001, Instruksi Kerja ISO 9001, Policy, UU, Surat Edaran, dll yang berlaku di perusahaan tersebut.

Tujuan Audit Mutu Internal

Audit bertujuan untuk melihat kesesuaian antara kondisi actual dan apa yang tertlis di dokumen, kondisi actual itu bisa berupa record atau catatan mutu ataupun observasi dengan melihat tata cara seseorang dalam melakuakan tugas/ pekerjaannya apakah sesuai dengan yang tertulis dalam Prosedur/ Instruksi Kerja.

Audit Juga bertujuan untuk melihat potensi improvement (effektifitas & Effisiensi) dari suatu proses.

Audit juga bisa dijadikan sarana pembelajaran baik bagi auditor maupun auditee sendiri, karena mereka bisa mempelajari proses dari bagian lain, dan sekaligus bisa menularkan pengetahuannya ke bagian yang di audit.

yang terutama audit ini bertujuan sebagai alat untuk memonitor implementasi system manajemen yang diterapkan perusahaan apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan atau masih perlu ditingkatkan lagi, sekaligus memetakan mana departemen atau bagian yang sudah baik implementasi dan performancenya dan mana bagian yang belum begitu bagus, sehingga langkah-langkah perbaikan bisa diambill segera.

Siklus Audit Mutu Internal ISO 9001

Audit internal adalah siklus berulang yang dimulai dari perencanaan audit yang meliputi pembuatan Pelatihan Audit, Pembentukan Tim Audit Internal, Pembuatan Audit KIT untuk Auditor. (Pembuatan Cek List Audit),Pembuatan Jadwal audit sampai dengan pemberitahuan Pelaksanaan Internal Audit,
selanjutnya Pelaksanaan Audit yang meliputi Opening Meeting, Pelaksanaan Audit, Interview, Observasi, Review Dokumen, sampai dengan Closing Meeting
siklus selanjutnya adalah Pelaporan Audit yang meliputi penulisan laporan (PLOR), Grading Ketidaksesuaian, Root Cause Analisis sampai Corrective Action/ Preventive Action plan.
Tindak Lanjut Audit dimulai dari Verivikasi Audit sampai dengan Laporan Hasil Audit Ke Top Management dan kembali lagi ke perencanaan audit.

demikian sekilas sharing mengenai Audit Mutu Internal

bagi anda yang memerlukan training Audit Mutu Internal ISO 9001/ 14001 atau OHSAS 18001, kontak kami di

HP : 0813 16410129

email: budi_wibowo_bb@yahoo.com

Sasaran Mutu

Pengertian Sasaran Mutu

Sasaran Mutu adalah Target dari Masing Masing Bagian / departemen yang ingin dicapai dalam jangka waktu tertentu,

Syarat Sasaran Mutu

Scopenya Jelas untuk bagian atau departemen mana, Misalnya HRD, Operation, Marketing, dsb.
Measurable yang artinya sasaran mutu tersebut harus bisa diukur ( baik dlm bentuk Jumlah ataupun presentase)
Achievable : semestinya menentuan target / sasaran Mutu itu harus dapat dicapai, bila target terlalu tinggi, departemen/ bagian cenderung malas untuk mengejarnya
Realible : Sasaran Mutu haruslah sesuatu yang nyata / Sesuatu yang tidak nyata akan sulit untuk dijadikan target.
Time Frame nya juga harus jelas, jadi kapan seharunya sasaran itu dicapai sudah jelas di awal pembuatan sasaran mutu tersebut.

Langkah Pembuatan Sasaran Mutu

Penetapan Rencana Bisnis Perusahaan / Business Plan , di akhir tahun/ awal tahun berjalan.
Dari Rencana Bisnis tersebut diturunkan ke dalam target/ sasaran mutu masing masing departemen / bagian.

Masing Masing sasaran mutu departemen harus bisa mensupport untuk mencapai rencana bisnis perusahaan.

Sasaran Mutu sebaiknya dipilih sesuatu yang menantang bukan sesuatu yang memang sudah bisa dicapai sehari hari.
Bisnis Plan : Profit 500.000.000 di tahun 2014

Sasaran Mutu Operation :

Produksi 1.100.000 Item produk / Barang di tahun 2014 ( 1 item barang mendatangkan profit 500)

Sasaran Mutu Marketing :

Menjual Produk sebanyak 1.050.000 barang di tahun 2014

Sasaran Mutu Maintanance :

Delay produksi karena kerusakan mesin maksimal 30 menit / hari untuk

(memaksimalkan produksi sehingga target operation 1.100.000 bisa tercapai)

 

Sasaran Mutu HRD :

Menyediakan tenaga kerja yang trampil 100% sesuai dari segi kompetensi dan Jumlahnya.

Dll

Jadi semua departemen berkontribusi terhadap pencapaian target perusahaan melalui sasaran mutu masing masing departemen.

Rencana Kerja Sasaran Mutu:

Setelah sasaran Mutu ditetapkan dibuatlah rencana kerja untuk mencapai sasaran mutu tersebut.

Misalnya Operation menargetkan produksi sebesar 1.100.000 item barang, apa saja yang akan dilakukan

Contoh  :

Menambah kapasitas mesin (kapan mau dilakukan)
Menambah jam kerja/ Shift ( kapan mau dilakukan )
Dll….
Dengan rencana kerja ini diharapkan sasaran mutu bisa dicapai karena step-stepnya sudah jelas.

Monitoring Sasaran Mutu,

Yang disebut monitoring adalah proses pemantauan terhadap pencapaian sasaran mutu yang sudah ditetapkan secara periodic, misalnya mingguan, bulanan, 3 bualanan, atau empat bulanan,

Monitoring ini dibuat untuk mengantisipasi permasalahan/ hambatan yang timbul dalam mencapai sasaran yang ditetapkan, sekaligus melakukan tindakan perbaikan dan pencegahan untuk berbagai masalah.

Action

Improvement Sasaran / Target apabila target telah tercapai, atau mengganti target apapbila target sudah tidak mungkin lagi dinaikan…..

wow… mudah sekali ya….?

Pelatihan ISO, Konsultasi ISO, Training ISO, hubungi kami Konsultan ISO

HP : 0813 16410129

email: budi_wibowo_bb@yahoo.com

Sertifikat ISO 9001

Pemahaman Sertifikat ISO

Sertifikat ISO 9001 adalah sertifikat mengenai sistem manajemen mutu perusahaan, sertifikat ini sebagai pengakuan oleh pihak ketiga bahwa perusahaan atau organisasi sudah menjalankan semua kaidah kaidah yang diminta oleh Persyaratan Sisitem Manajemen Mutu ISO 9001:2015,

Proses Sertifikat ISO 9001 sangat mudah dengan cara sbb:

1. Menyiapkan semua dokumen yang diperlukan untuk sertifikasi ISO 9001

  • Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu
  • Prosedur Mutu
  • Instruksi Kerja
  • Form

2. Implementasi Sistim Manajemen Mutu ISO 9001

  • Review Prosedur / Instruksi Kerja
  • Perbaikan Prosedur/ Instruksi Kerja
  • Mencatat dan menyimpan bukti bukti / Catatan Mutu
  • Pengarsipan

3. Review/ Pengecekan Sistem Dengan Internal Audit

  • Pelatihan Internal Audit
  • Pelaksanaan Internal Audit
  • Tindakan Perbaikan
  • Verivikasi

4. Manajemen Review

  • Pengumpulan materi manajemen Review
  • Pelaksanaan Manajemen Review
  • Rekomendasi dan Tindak Lanjut

5. Audit Sertifikasi Oleh Badan Sertifikasi

 

Cara Pemilihan Badan Sertifikasi untuk Sertifikat ISO 9001

  1. Pilih Badan sertifikasi yang mempunyai akreditasi yang jelas (UKAS, JAS-ANZ, dll),
  2. Nomer Sertifikat yang dikeluarkan teregister secara online.
  3. Biaya yang diminta rasional tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah.
  4. Biaya Assesment/ Kunjungan  tidak  mahal,  biasanya  karena  biaya sertifikasinya Murah, biaya kunjungan menjadi mahal.
  5. Periode waktu Assessment Jelas.

Masa Berlaku Sertifikat ISO 9001

masa berlaku sertifikat ISO selama 3 Tahun, namun setiap 6 atau 12 bulan badan sertifikasi akan melakukan audit survailance untuk memastikan apakah implementasi ISO 9001 masih berjalan dengan baik dan apakah perusahaan masih dapat mempertahankan Sertifikat ISO 9001 nya

Biaya Sertifikat ISO 9001

Biaya yang harus dikeluarkan untuk sertifikasi biasanya dihitung berdasarkan jumlah karyawan dan berapa lokasi yang akan disertifikasi.

selain itu biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk sertifikat iso 9001 adalah sbb:

  • Biaya Konsultasi dan Training ISO 9001
  • Biaya Badan Sertifikasi
  • Biaya Transportasi konsultan dan badan sertifikasi bila diluar kota

Jangka Waktu Proses Sertifikat ISO

waktu proses sertifikat ISO 9001 antara 2-4 bulan, tergantung aktif tidaknya Tim Implementor di Perusahaan.

Demikian sharing mengenai sertifikat ISO 9001, semoga bermanfaat….Konsultasi , Training dan sertifikasi ISO 9001, silahkan menghubungi kami di HP 0812 10 9 10 329 banyak perusahaan yang sudah kami bantu……

CARA MENDAPATKAN SERTIFIKASI ISO 9001, 14001, OHSAS 18001 dengan Mudah

Bagaiamankah caranya langkah-langkah untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001 kontraktor dengan sangat mudah ?

beginilah garis besar langkah -langkahnya :

Pembuatan Tim & Pelatihan ISO

1. Perusahaan harus membuat Tim Implementor atau Steering commitee untuk menjalankan ISO yang akan dibangun

2. Buat Pelatihan Pelatihan terkait dengan peningkatan pemahaman mengenai ISO yang akan dibangun
misalnya : Pelatihan ISO 9001 / 14001 / OHSAS 18001 Aareness , Pelatihan Dokumentasi ISO, dsb

Pembuatan Dokumentasi ISO 9001,14001, OHSAS 18001 Kontraktor

1. Perusahaan harus membuat Dokumen yang diperlukan untuk proses sertifikasi ISO tersebut, berupa manual Mutu, Prosedur dan Instruksi Kerja.
Misalnya untuk ISO 9001 di kontraktor dokumen yang di buat adalah sbb :

  • Prosedur Pengendalian Dokumen
  • Prosedur Pengendalian Catatan Mutu
  • Prosedur Audit Mutu Internal
  • Prosedur Tinjauan Manajemen
  • Ketidaksesuaian, komplain & tindakan perbaikan
  • Tindakan Pencegahan
  • Analisa Data
  • Survey kepuasan pelanggan
  • Pelatihan Karyawan
  • Penerimaan Karyawan
  • Pemeliharaan asset
  • Pengelolaan Lingkungan
  • Pembelian
  • IT
  • Tender
  • Pelaksanaan Pekerjaan
  • Laporan Project
  • Project Control
  • Kegiatan Engineering
  • Pengujian dan serah terima pekerjaan
  • dll

2. Steering commitee yang sudah dibentuk bertugas membuat draft SOP dan IK

3. Steering commitee membahas semua Draft SOP

4. Prosedur/ IK disyahkan setelah sesuai dengan kondisi aktual perusahaan dan sesuai dengan persyaratan ISO,

5. Distribusi Dokumen untuk diimplementasikan.

 

IMPLEMENTASI & SERTIFIKASI ISO

Kemudian Implementasikan semua prosedur baik 9001, 14001 maupun OHSAS

18001 , terakhir perusahaan bisa diaudit untuk medapatkan sertifikat ISO 9001,

14001, atau OHSAS 18001.

bagaimana mudah bukan ? bagi anda yang membutuhkan Training, Konsultasi, Sertifikasi ISO 9001, 14001, OHSAS 18001. silahkan menghubungi kami di HP : 0813 1641 0129

email : budi_wibowo_bb@yahoo.com

 

 

Pertanyaan Internal Audit ISO 9001:2008

Banyak pertanyaan Internal Audit ISO 9001 :2008  dalam pelaksanaan internal audit, hanya kadang kita kurang memahami pola yang ada dalam typical pertanyaan internal audit, auditor biasanya menggunakan Pola PDCA dalam membuat pertanyaan seperti contoh pertanyaan pertanyaan di bawah ini :

 

Pertanyaan Internal Audit ISO 9001:2008  PLAN

1. Jelaskan Tentang  Kebijakan Mutu &  Sasaran Mutu ?

Pertanyaan ini sangat sering muncul karena berkaitan dengan :

  1. Perencanaan Perusahaan Secara global, untuk memastikan bahwa semua orang dalam organisasi mengetahui apa yang diinginkan organisasi berkaitan dengan Sistem Manajemen Mutu nya
  2. Perencanaan Departemen/ Bagian/ Seksi, guna mengetahui apa target Departemen/ Bagiant tersebut.
  3. memastikan sampai dimana pencapaian departemen/ bagian/ seksi tersebut dan memastikan tindakan pencegahan sudah di identifikasi untuk menghindari melesetnya pencapaian target
  4. Memastikan kesadaran karyawan mengenai sistem manajemen mutu pada organisasi tersebut.

 

2. Jelaskan Apa tugas dan tanggung jawab anda

Pertanyaan ini terkait dengan Job Description, kepastian tanggung jawab dan tugas, sekaligus melihat kompetensi auditee apakah sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, sampai dengan hirarki organisasi (Struktur Organisasi) dimana dengan siapa auditee bertanggung jawab dan siapa saja yang menjadi bagian dari departemenya. Sekaligus melihat apa kontribusi auditee bagi pencapaian sasaran mutu departemen, sasaran mutu perusahaan, dan melihat potensi hambatan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

 

Pertanyaan Internal Audit ISO 9001:2008 DO

3. Apakah anda mempunyai acuan dalam menjalankan tugas & Bagaimana anda melakukan tugas ? (Acuan bisa termasuk UU, Peraturan, Manual, Prosesdur, IK, Persyaratan lain)

Pertanyaan ini diajukan untuk melihat apakah auditee memiliki standard­standard/ Petunjuk/ Pedoman dalam melaksanakan tugas­tugasnya. Ini adalah pertanyaan pembuka bagi auditor untuk masuk ke dalam proses kegiatan yang dilakukan oleh auditeee, melihat apakah proses tersebut sesuai dengan acuan tersebut, dan melihat potensi improvement proses yang sudah dijalankan selama ini. Termasuk di dalamya waktu penyelesaian proses, hasil yang diperoleh dan bahan / alat/ Sumber daya yang diperlukan selama proses. dan melihat ketrampilan/ kemampuan auditee dalam melakukan proses tersebut.

 

Pertanyaan Internal Audit ISO 9001:2008 CHECK

4. Bagaimana anda memastikan bahwa dengan proses yang sekarang, Sesuai dengan

Rencana  ?

Pertanyaan ini untuk memastikan proses monitoring berjalan, sampai dimana, mau kemana, berapa lama lagi Target akan menjadi aktual. Dan apa apa yang diperlukan untuk mencapainya. Sekaligus melakukan cek apakah hasil dari proses sesuai dengan permintaan customer dan, pertanyaan berikutnya ….

5. Bagaimana jika proses/ produk/ jasa tidak sesuai dengan persyaratan ?

Pertanyan ini digunakan untuk mendapatkan gambaran apakah Ketidaksesuain telah teridentifikasi dan bagaimana menanggulanginya/ bagaiamana perlakuaan terhadap produk yang tidak sesuaia tsb.

 

Pertanyaan Internal Audit ISO 9001:2008 ACT & IMPROVEMENT

Apa ada yang bisa di tingkatkan?

Pertanyaan ini untuk melihat potensi peningkatkan kinerja proses dan potensi penghematan sumber daya yang digunakan, dibandingkan dengan apa yang telah dilakukan sekarang.

7.  dll…

 

 

Semoga Bermanfaat :

Training,  Internal Audit ISO 9001:2008, ISO 14001, OHSAS 18001, kontak kami HP  0813 1641 0129

1 2