Tag Archives: ISO 14001:2004

10 Aturan utama bagi kontraktor terkait dengan ISO 14001:2004

  1. Pemasok / Kontraktor memahami pentingnya mematuhi peraturan yang relevan dan peraturan lingkungan, dan konsekuensi dari ketidakpatuhan
  2. Semua Pemasok / Kontraktor yang bekerja di fasilitas perusahaan harus  memastikan bahwa karyawan mereka mematuhi dan menjalankan  Sistem Manajemen  Lingkungan (EMS) dan kebijakan lingkungan.
  3. Semua Pemasok / Kontraktor mengakui menerima atau memahami kebijakan lingkungan, serta prosedur sistem yang berlaku dan praktek kerja.
  4. Pemasok / Kontraktor tidak akan melepaskan apa pun ke saluran air dan / atau selokan tanpa persetujuan terlebih dahulu dari manajer lingkungan , Tumpahan dan rilis lain ke lingkungan harus segera dilaporkan kepada manajer lingkungan.
  5. Pemasok / Kontraktor harus menyediakan pencegahan rilis tumpahan yang memadai, yang disetujui oleh manajer lingkungan.
  6. Pemasok / Kontraktor harus segera memberitahukan manajer lingkungan dari setiap kondisi abnormal yang ditemukan selama bekerja di fasilitas itu.
  7. Pemasok / Kontraktor harus membuat label atau penendaan yang benar, dan menyimpan, membuang semua bahan limbah mereka  sesuai dengan prosedur lingkungan dan persyaratan hukum.
  8. Jika pemasok/ kontraktor menggunakan  bahan-bahan berbahaya harus ada persetujuan terlebih dahulu dari manajer lingkungan
  9. Pemasok/ kontraktor harus berupaya untuk mengurangi pemekaian sumberdaya alam, pencemaran lingkungan, kebisingan, dll
  10. Pemasok / Kontraktor harus mendapatkan pemehaman dan pelatihan mengenai kondisi darurat yang terkait dengan lingkungan.

Elemen ISO 14001:2004

Elemen ISO 14001 2004

ELEMEN ISO 14001 

elemen ISO 14001:2004 terdiri dari 17 elemen yang saling berkait satu sama lain sehingga membentuk suatu sistem manajemen lingkungan yang solid, ke tujuh belas elemen tersebut adalah :

4.1  General Requirements

4.2  Environmental Policy

  • Environmental policy (kebijakan lingkungan): Pengembangan sebuah pernyataan komitmen lingkungan dari suatu organisasi. Kebijakan ini akan dipergunakan sebagai kerangka bagi penyusunan rencana lingkungan.

PLANNING

4.3.1    Environmental Aspects

  • Environmental aspects (aspek lingkungan): Identifikasi aspek lingkungan dari produk, kegiatan, dan jasa suatu perusahaan, untuk kemudian menentukan dampak-dampak penting yang timbul terhadap lingkungan.

4.3.2    Legal and Other Requirements

  • Legal and other requirements (persyaratan perundang-undangan dan persyaratan lain): Mengidentifikasi dan mengakses berbagai peraturan dan perundangan yang terkait dengan kegiatan perusahaan.

4.3.3    Objectives and Targets

  • Objectives and targets (tujuan dan sasaran): Menetapkan tujuan dan sasaran lingkungan, yang terkait dengan kebijakan yang telah dibuat, dampak lingkungan, stakeholders, dan faktor lainnya.

4.3.4    Environment Management Programme

  • Environmental management program (program manajemen lingkungan): rencana kegiatan untuk mencapai tujuan dan sasaran

IMPLEMENTATION AND OPERATION

4.4.1    Structure and Responsibility

  • Structure and responsibility (struktur dan tanggung jawab): Menetapkan peran dan tanggung jawab serta menyediakan sumber daya yang diperlukan

4.4.2    Training, Awareness and Competence

  • Training awareness and competence (pelatihan, kepedulian, dan kompetensi): Memberikan pelatihan kepada karyawan agar mampu mengemban tanggung jawab lingkungan.

4.4.3    Communication

  • Communication (komunikasi): Menetapkan proses komunikasi internal dan eksternal berkaitan dengan isu lingkungan

4.4.4    Environmental Management System Documentation

  • EMS Documentation (dokumentasi SML): Memelihara informasi EMS dan sistem dokumentasi lain

4.4.5    Document Control

  • Document Control (pengendalian dokumen): Menjamin kefektifan pengelolaan dokumen prosedur dan dokumen lain.

4.4.6    Operational Control

  • Operational Control (pengendalian operasional): Mengidentifikasi, merencanakan dan mengelola operasi dan kegiatan perusahaan agar sejalan dengan kebijakan, tujuan, dan saasaran.

4.4.7    Emergency Preparedness and Response

  • Emergency Preparedness and response (kesiagaan dan tanggap darurat): mengidentifikasi potensi emergency dan mengembangkan prosedur untuk mencegah dan menanggapinya.

CHECKING AND CORRECTIVE ACTION

4.5.1    Monitoring and Measurement

  • Monitoring and measurement (pemantauan dan pengukuran): memantau aktivitas kunci dan melacak kinerjanya

4.5.2    Nonconformance and Corrective and Preventive Action

  • Nonconformance and corrective and preventive action (ketidaksesuaian dan tindakan koreksi dan pencegahan): Mengidentifikasi dan melakukan tindakan koreksi terhadap permasalahan dan mencegah terulang kejadiannya.

 

4.5.3    Records

  • Records (rekaman): Memelihara rekaman kinerja SML

 

4.5.4    Environmental Management System Audit

  • EMS audits (audit SML): Melakukan verifikasi secara periodik bahwa SML berjalan dengan baik.

4.6  Management Review      

  • Management Review (pengkajian manajemen): Mengkaji SML secara periodik untuk melihat kemungkinan-kemungkinan peyempurnaan berkelanjutan.

Pemahaman ISO 14001:2004

 

Pembangunan berkelanjutan merupakan salah satu isu penting yang berkembang sepanjang abad ini. Degradasi kualitas lingkungan yang terjadi di bum misalnya pencemaran air, pencemaran udara, kerusakan keanekaragaman hayati, atau pengurangan cadangan air tanah.

Organisasi dalam menjalankan usahanya seringkali melupakan aspek dan dampak kegiata industrinya terhadap lingkungan, Semua jenis dampak lingkungan dari kegiatan bisnis organisasi  akan memberikan resiko yang mempengaruhi bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. Misalnya pencemaran air yang ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan, akan memberikan resiko pertanggungjawaban dalam bentuk tuntutan pidana dan tuntutan perdata.

organisasi yang mempunyai komitmen terhadap upaya mengurangi atau mencegah pencemaran lingkungan tentu akan berupaya untuk membangun suatu sistem manajemen yang dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan aspek dampak lingkungan dari hasil kegiatan organisasinya, salah satunya adalah ISO 14001.

 

Apakah yang dimaksud dengan ISO 14001 ?

menurut wikipedia ISO 14000 adalah kumpulan standar-standar terkait pengelolaan lingkungan yang disusun untuk membantu organisasi untuk:

  1. meminimalisir dampak negatif kegiatan-kegiatan (proses dll) mereka terhadap lingkungan, seperti menimbulkan perubahan yang merugikan terhadap udara, air atau tanah;
  2. mematuhi peraturan perundangan-undangan dan persyaratan-persyaratan berorientasi lingkungan yang berlaku;
  3. memperbaiki hal-hal di atas secara berkelanjutan.

Manfaat Penerapan ISO 14001:2004

banyak sekali manfaat dari penerapan sistem manajemen ISO 14001:2004 ini

diantaranya adalah :

  • berkurangnya pencemaran lingkungan melalui penurunan  penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya, pengurangan limbah berbahaya
  • mengurangi gangguan sosial yang berasal dari keberadaan industri itu sendiri misalnya, mengurangi kebisingan, polusi air, polusi udara, kemacetan, dan social responsibilt
  • Meminimasi potensi konflik antara pekerja dengan pengusaha dalam penyediaan lingkungan kerja yang layak dan sehat dan meningkatkan produktivitas pekerja melalui efisiensi waktu dan biaya
  • Menjembatani pemenuhan peraturan lingkungan dengan lebih terencana dan terstruktur
  • Penggunaan sumber daya alam yang lebih bijaksana menuju terciptanya eko-efisiensi
  • Menjaga citra bisnis industri yang selama ini sering dikaitkan secara negatif dengan pencemaran lingkungan
  • Bagi konsumen adalah turut berpartisipasi dalam mendukung perlindungan lingkungan dengan membeli produk yang ramah lingkungan.

SIAPA YANG DAPAT MENERAPKAN ISO 14001?

Segala jenis organisasi;

  • Industri jasa (kontraktor, hotel, properti, real estate, dll)
  • Industri pabrikasi (manufakturing, assembly, dll)
  • Institusi pendidikan
  • Lembaga pemerintahan
  • Lembaga sosial
  • Dan lain-lain

HAL-HAL  PENTING DARI ISO 14001

  • Penerapan ISO 14001 bersifat SUKARELA
  • ISO 14001 TIDAK sama dengan AMDAL
  • ISO 14001 BUKAN kriteria standar kinerja lingkungan
  • ISO 14001 TIDAK mencakup persyaratan SMK3
  • ISO 14001 TIDAK mensyaratkan perusahaan untuk 100% memenuhi peraturan
  • ISO 14001 DAPAT dipadukan dengan sistem manajemen lainnya.
  • Tujuan ISO 14001 adalah mendukung perlindungan lingkungan dan PENCEGAHAN PENCEMARAN yang seimbang dengan kebutuhan sosio-ekonomis.

pemahaman iso 14001 2004