Perubahan Iklim dan Keanekaragaman Hayati dalam EADL: Yang Perlu Dipertimbangkan Organisasi

Hutan hijau melambangkan perlindungan lingkungan dan keanekaragaman hayati

Hutan hijau melambangkan perlindungan lingkungan dan keanekaragaman hayati

Isu iklim kini ada di dalam standar ISO 14001. Sejak 2024 organisasi sudah diminta mempertimbangkannya, dan revisi 2026 memperluas perhatian ke kondisi lingkungan lain. Pertanyaannya: bagaimana semua itu memengaruhi EADL?

Amandemen Iklim 2024

Amandemen ISO 14001:2015 pada 2024 menambahkan satu kalimat pada klausul 4.1 dan 4.2:

  • 4.1: organisasi harus menentukan apakah perubahan iklim merupakan isu yang relevan.
  • 4.2: organisasi harus mempertimbangkan bahwa pihak berkepentingan dapat memiliki kebutuhan dan harapan terkait iklim.

Amandemen ini tidak mengubah klausul 6.1.2 secara langsung, tetapi hasil analisis konteks wajib mengalir ke perencanaan, termasuk aspek, risiko, dan sasaran.

Revisi ISO 14001:2026

Menurut ulasan DNV dan DQS, edisi 2026 memasukkan amandemen iklim dan memperluas analisis konteks ke kondisi lingkungan lain, antara lain keanekaragaman hayati, kesehatan ekosistem, tingkat pencemaran, dan ketersediaan sumber daya alam. DQS juga mencatat bahwa walaupun dampak dinilai tidak signifikan, penilaiannya sebaiknya tetap didokumentasikan dan dijustifikasi.

Dampaknya pada EADL

1. Aspek yang mungkin terlewat

  • Emisi gas rumah kaca dari energi, kendaraan, dan proses.
  • Penggunaan air dan lahan, terutama di wilayah rawan kekeringan atau dekat kawasan sensitif.
  • Dampak ke habitat bagi kegiatan di dekat hutan, pesisir, atau sungai.

2. Aspek yang berkaitan dengan risiko iklim

Banjir, gelombang panas, atau cuaca ekstrem dapat memicu situasi darurat, misalnya kebocoran bahan kimia akibat banjir. Masukkan skenario ini ke bagian kondisi darurat EADL.

3. Kriteria signifikansi

Pertimbangkan menambah kriteria seperti intensitas karbon, ketergantungan pada sumber daya langka, atau kedekatan dengan kawasan sensitif.

Langkah Praktis

  1. Tinjau analisis konteks dan pihak berkepentingan, tambahkan isu iklim, biodiversitas, dan sumber daya.
  2. Telusuri apakah ada aspek baru yang muncul dan tambahkan ke register EADL.
  3. Dokumentasikan keputusan relevan atau tidak relevan beserta alasannya.
  4. Hubungkan hasilnya dengan sasaran, risiko dan peluang, serta pelaporan keberlanjutan.

Butuh Bantuan Konsultan?

Konsultan ISO – sertifikat-iso.com membantu memperbarui analisis konteks dan EADL agar siap menghadapi audit ISO 14001:2026.

Catatan: artikel ini disusun berdasarkan publikasi dan informasi terbaru dari berbagai sumber industri. Untuk kepastian resmi, selalu rujuk dokumen resmi terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.