Sasaran Mutu dan Perencanaan Pencapaiannya di ISO 9001:2026
Sasaran mutu (quality objectives) adalah jembatan antara kebijakan mutu yang bersifat umum dan aktivitas operasional harian. Klausul 6.2 pada ISO 9001:2026 tidak mengalami perubahan struktural besar, namun tetap menjadi salah satu klausul yang paling sering menjadi temuan audit jika tidak diterapkan dengan benar.
Apa Itu Sasaran Mutu?
Sasaran mutu adalah target terukur yang ditetapkan organisasi pada fungsi, level, dan proses yang relevan untuk mendukung pencapaian kebijakan mutu. Sasaran ini harus konsisten dengan kebijakan mutu, terukur, memperhitungkan persyaratan yang berlaku, relevan dengan kesesuaian produk/jasa dan kepuasan pelanggan, dipantau, dikomunikasikan, dan diperbarui sesuai kebutuhan.
Kriteria Sasaran Mutu yang Efektif
1. Konsisten dengan Kebijakan Mutu
Sasaran mutu harus benar-benar menerjemahkan kebijakan mutu (klausul 5.2) menjadi target operasional — bukan target yang tidak berkaitan dengan arah kebijakan.
2. Terukur (Measurable)
Sasaran harus memiliki indikator kuantitatif yang jelas, misalnya persentase cacat produk, waktu respons komplain, atau tingkat kepuasan pelanggan.
3. Memiliki Rencana Pencapaian yang Jelas
Organisasi wajib merencanakan: apa yang akan dilakukan, sumber daya yang dibutuhkan, siapa yang bertanggung jawab, kapan target selesai, dan bagaimana hasil dievaluasi.
Kenapa Klausul Ini Sering Jadi Temuan Audit?
- Sasaran mutu yang dibuat generik dan tidak terukur (misalnya “meningkatkan kepuasan pelanggan” tanpa angka target).
- Rencana pencapaian yang tidak mencantumkan sumber daya, penanggung jawab, atau tenggat waktu.
- Sasaran mutu yang tidak dipantau secara berkala sehingga tidak diketahui statusnya saat tinjauan manajemen.
Langkah-Langkah Menyusun Sasaran Mutu yang Baik
- Turunkan sasaran mutu dari kebijakan mutu dan hasil analisis risiko & peluang (klausul 6.1).
- Gunakan kriteria SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) saat merumuskan target.
- Tetapkan penanggung jawab dan sumber daya yang dibutuhkan untuk setiap sasaran.
- Pantau progres secara berkala dan laporkan hasilnya pada tinjauan manajemen.
- Perbarui sasaran saat target tercapai atau konteks organisasi berubah signifikan.
Sasaran mutu berakar dari Manajemen Risiko dan Peluang ISO 9001:2026. Untuk perbandingan dengan persyaratan edisi sebelumnya, baca juga Sasaran Mutu ISO 9001:2015 di Organisasi. Langkah selanjutnya membahas Perencanaan Perubahan dalam Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2026.
Butuh Bantuan Konsultan Menyusun Sasaran Mutu Sesuai ISO 9001:2026?
Tim Konsultan ISO – sertifikat-iso.com siap membantu perusahaan Anda merumuskan sasaran mutu yang terukur, relevan, dan mudah dipantau sesuai persyaratan ISO 9001:2026.
Catatan: artikel ini disusun berdasarkan Draft International Standard (DIS) dan Final Draft International Standard (FDIS) ISO 9001:2026 yang beredar hingga September 2026. Untuk kepastian klausul resmi, selalu rujuk dokumen standar asli dari ISO setelah publikasi final.

