Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008

Checklist sistem manajemen mutu

 

Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008  merupakan persyaratan standard  yang berfokus pada proses dan pelanggan, maka pemahaman terhadap persyaratan-persyaratan dari ISO 9001:2008 akan membantu organisasi dalam menetapkan dan mengembangkan sistem manajemen mutu secara sistematik untuk memenuhi kepuasan pelanggan (customer satisfaction) dan peningkatan proses terus-menerus (continious process impovement). 

klausal utama dalam sisitem manajemen mutu tersebut adalah :

 

Klausul 4. Sistem Manajemen Mutu

Klausul ini lebih menekankan pada kebutuhan untuk peningkatan terus-menerus (continual improvement). Manajemen organisasi harus menetapkan langkah-langkah untuk implementasi sistem manajemen mutu 9001:2008.

klausal ini berisi terutama terkait dengan persyaratan umum dari sisitem manajemen mutu dan persyaratan dokumentasi sisitem manajemen mutu.

 

Klausul 5. Tanggung Jawab Manajemen

Klausul ini menekankan pada komitmen dari manajemen puncak menuju perkembangan dan peningkatan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008. Klausul ini juga menjelaskan

1. keterlibatan manajemen puncak untuk memahami  kebutuhan-kebutuhan pelanggan,

2. menetapkan kebijakan untuk mutu,

3. menetapkan sasaran  mutu, perencanaan sistem manajemen mutu,

4. menetapkan tanggung jawab dan wewenang organisasi,

5. mengangkat  seorang yang mewakili manajemen dan

6. menjamin proses komunikasi internal yang tepat,

7. serta harus melakukan peninjauan ulang sistem manajemen mutu.

 

Klausul 6. Manajemen Sumber Daya Manusia

Klausal ini menyatakan bahwa suatu organisasi hasus menetapkan dan memberikan sumber-sumber daya yang diperlukan untuk memenuhi harapan dan kepuasan pelanggan.

1. Menyiapkan sumber daya yang diperlukan untuk proses produksi atau penyediaan jasa

2. Memastikan bahwa orang  yang bekerja di masing masing bagian sesuai dengan kompetensinya

3. Penyelenggaraan training dan evaluasinya

4. kesadaran pentingnya memenuhi persyaratan pelanggan

Klausul 7. Realisasi Produk/ Jasa

Klausul ini menyatakan bahwa organisasi harus menjamin bahwa proses realisasi produk/Jasa  berada di bawah pengendalian agar memenuhi persyaratan produk.

1. Perencanaan Realisasi Produk

2. Komunikasi pelanggan

3. Design dan Pengembangan

4. Pembelian

5. Pengendalian Produksi/ Jasa

6. Kalibrasi

 

Klausul 8. Pengukuran, Analisis dan Peningkatan

Menurut klausul ini organisasi harus  menerapkan proses-proses pengukuran, pemantauan, analisis dan peningkatan yang diperlukan agar menjamin kesesuaian dari produk, menjamin kesesuaian dari sistem manajemen mutu dan meningkatkan terus-menerus efektivitas dari sistem manajemen mutu.

1. Pengukuran Produk

2. Pengukuran Proses

3. Internal audit

4. Ketidaksesuaian Produk/ Jasa

4. Tindakan Perbaikan

5. Tindakan Pencegahan

6. Analisa Data

demikian sedikit penjelasan pengenai persyaratan ISO 9001:2008, semoga bermanfaat….

Kontraktor dan sertifikat ISO yang sering digunakan

Crane di lokasi konstruksi bangunan

Apa itu kontraktor??

Secara umum kontraktor adalah orang yang kerjanya terikat oleh kontrak dimana jasanya adalah membantu mereka – mereka yang tidak memiliki cukup waktu dalam membangun rumah. Para kontraktor akan mengalkulasi perencanaan,analisis pengeluaran,sampai dengan implementasi yang dibutuhkan

Kontraktor atau yang juga dikenal dengan istilah Penyedia Jasa Pelaksana Konstruksi, merupakan salah satu bidang usaha yang memberikan jasa pelaksanaan dalam bidang pembangunan. Disebagian masyarakat istilah “kontraktor” lebih lekat dengan usaha “Jasa Pemborongan Bangunan” atau diartikan orang atau badan usaha yang melayani pengerjaan konstruksi bangungan dengan sistem pembayaran “borongan” atau satu paket pekerjaan bukan harian

JENIS PEKERJAAN YANG DITANGANI KONTRAKTOR

  1. Arsitektur,
  2. Elektrikal,
  3. Mekanikal,
  4. Pekerjaan Terintegrasi,
  5. Sipil,
  6. Tata Lingkungan

dari enam pekerjaan diatas masih bisa dibagi lagi menjadi berbagai sub pekerjaan

  1. Perumahan tunggal dan koppel, termasuk perawatannya;
  2. Perumahan multi hunian, termasuk perawatannya;
  3. Bangunan pergudangan dan industri, termasuk perawatannya;
  4. Bangunan komersial, termasuk perawatannya;
  5. Bangunan-bangunan non perumahan lainnya, termasuk perawatannya;
  6. Fasilitas pelatihan sport diluar gedung, fasilitas rekreasi, termasuk perawatannya;
  7. Pertamanan, termasuk perawatannya;
  8. Pekerjaan pemasangan instalasi asesori bangunan, termasuk perawatannya;
  9. Pekerjaan dinding dan jendela kaca, termasuk perawatannya;
  10. Pekerjaan interior, termasuk perawatannya;
  11. Pekerjaan kayu;
  12. Pekerjaan logam;
  13. Perawatan Gedung / Bangunan
  14. dll

Sertifikat ISO Kontraktor

kontraktor banyak sekali melengkapi diri dengan berbagai sertifikasi ketrampilan personel maupun sertifikasi terkait dengan sistem manajemen

yang paling banyak di sertifikasi oleh kontraktor adalah sertifikat ISO kontraktor sbb:

1. Sertifikasi ISO 9001:2008 kontraktor

sertifikat terkait dengan jasa atau produk yang diberikan ke pada pelanggan

2. Sertifikat ISO 14001:2004 Kontraktor

Sertifikat terkait dengan pengurangan pencemaran lingkungan dan pengurangan dampak lingkungan negative dari proses pekerjaan kontraktor.

3. Sertifikat OHSAS 18001:2007 Kontraktor

Sertifikat mengenai sistem manajemen K3 ini bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan resiko dan bahaya dalam pekerjaan kontraktor.

demikian sedikit penjelasan mengenai kontraktor dan sertifikat ISO kontraktor yang biasa diterapkan di perusahaan kontraktor.

anda membutuhkan konsultasi Training dan Sertifikat ISO kontraktor ? hubungi kami di HP 0813 1641 0129

email : globalK_consulindo@yahoo.co.id

Sertifikat ISO 9001, 14001, ISO 45001 Kontraktor

Pekerja dengan helm keselamatan di lokasi kerja

Seiring dengan perkembangan global maka saat ini banyak sekali perusahaan kontraktor yang mengimplementasikan dan mendapatkan sertifikat ISO 9001, 14001 dan ISO 45001

banyak sekali alasan mengapa kontraktor mengimplementasikan dan mensertifikasi perusahaan dengan standard internasional seperti ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001.

1. Memberikan Pelayanan yang terbaik

dengan membuat standard sisitem manajemen terutama sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 tentu saja diharapkan bahwa pelayanan akan meningkat pesat sehingga sistem dalam organisasi akan berjalan efektif dan efisien.

2. Efisiensi dan efektifitas Pelayanan

Jasa yang diberikan kepada customer tentu saja yang terbaik, namun hal itu juga harus dibarengi dengan efisiensi dan efektifitas dalam segala hal, sisitem manajemen ISO 14001 dan OHSAS tentu saja dapat digunakan untuk memperoleh tujuan tersebut.

3. Mengurangi kecelakaan Kerja

Ya dalam pekerjaan kontraktor tentu saja banyak sekali resiko dalam proses pekerjaan, dengan menerapkan sisitem manajemen keselamatan kerja yang baik, tentu saja resiko bahaya dan kecelakaan kerja bisa dihindari.

4. Mengurangi dampak terhadap lingkungan

dalam melakukan pekerjaan kontraktor, tentu saja banyak sekali proses yang berdampak terhadap lingkungan, menerapkan sisitem manajemen lingkungan tentu saja bisa digunakan untuk mengelola dan mengurangi aspek dampak lingkungan.

5.Pengakuan Secara Internasional sistem manajemen di Perusahaan

Dengan sertifikasi ISO ini, maka sistem manajemen perusahaan sudah mendapatkan pengakuan oleh badan sertifikasi bahwa standard manajemen organisasi sudah sesuai dengan sistem manajemen yang diakui secara internasional.

6. Membuka Peluang Pasar

banyak sekali organisasi yang mensyaratkan sertifikat ISO bagi suppliernya, dengan sertifikasi ISO ini tentu saja organisasi akan berpeluang mendapatkan market yang mensyaratkan Sertifikat ISO tersebut.

demikian sedikit penjelasan mengenai sertifikat ISO kontraktor, semoga bermanfaat….

Konsultan ISO 9001

Checklist sistem manajemen mutu

konsultasi ISO 9001

Konsultan ISO 9001:2008

ISO 9001 Fokus pada Manajemen Mutu,yang berarti bahwa bagaimana organisasi harus bisa memenuhi:

Permintaan Cus-tomer, Mencapai Kepuasan Konsumen dan Peningka-tanBerkelanjutan.

Manfaat penerapan ISO 9001:2008

•Membuka pangsa pasar Nasional maupun Internasional

•Mempertahankan dan Meningkatkan mutu produk/jasa

•Meningkatkan efisiensi dan efektifitas operasional perusahaan

•Standarisasi proses dan mutu produk/jasa yang dihasilkan

•Meningkatkan image perusahaan

•Menunjukan komitmen perusahan yang kuat terhadap kualitas produk/jasa yang dihasilkan

•Pengakuan secarai nternasional terhadap Sistem

•Peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan kompetensi karyawan perusahaan.

Banyak Sekali Perusahaan yang telah mendapatkan manfaat dari penerapan ISO 9001:2008 ini, bagi anda yang ingin membangun dan menerapkan sistem manajemen Mutu ISO 9001:2008 di Organisasi anda, kami siap membantu memberikan service konsultasi ISO 9001:2008 yang sangat customize dan sesuai dengan bisnis model organisasi anda.

Waktu Konsultan ISO 9001:2008

Untuk waktu yang diperlukan untuk membangun dan menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008, sangat bervariasi bisanya natara 3-5 bulan, apabila Tim dalam organisasi bisa berjalan dengan baik maka waktu yang diperlukan pun semakin singkat.

Biaya Konsultan ISO 9001:2008

Biaya Konsultasi sangat Terjangkau bisa disesuaikan dengan budget organisasi, sehingga jumlah kunjungan kami bisa sangat flexible tergantung dengan upaya internal perusahaan dan kerjasama yang baik dengan Tim Konsultan Kami.

Bonus Konsultan ISO 9001:2008

untuk 3 organisasi pertama setiap bulan yang sudah sepakat mengambil paket konsultasi ISO 9001:2008 ini dengan kami maka kami akan memberikan bonus berupa :

1. Gratis Pelatihan ISO 9001:2008 Awareness untuk 15 orang Senilai 5 Juta Rupiah
2. Gratis Pelatihan ISO 9001:2008 ISO 9001:2008 untuk 15 Orang Senilai 7,5 Juta Rupiah
3. Gratis Satu Hari Pre Asses Audit Kesiapan ISO 9001:2008 senilai 3,5 Juta Rupiah

Total Bonus Sebesar 16 Juta Rupiah, ayo burauan kontak kami sekarang di HP : 0813 1641 0129 email: globalK_Consulindo@yahoo.co.id

Pertanyaan Internal Audit ISO 9001:2008

Checklist audit sistem manajemen ISO 19011

Banyak pertanyaan Internal Audit ISO 9001 :2008  dalam pelaksanaan internal audit, hanya kadang kita kurang memahami pola yang ada dalam typical pertanyaan internal audit, auditor biasanya menggunakan Pola PDCA dalam membuat pertanyaan seperti contoh pertanyaan pertanyaan di bawah ini :

 

Pertanyaan Internal Audit ISO 9001:2008  PLAN

1. Jelaskan Tentang  Kebijakan Mutu &  Sasaran Mutu ?

Pertanyaan ini sangat sering muncul karena berkaitan dengan :

  1. Perencanaan Perusahaan Secara global, untuk memastikan bahwa semua orang dalam organisasi mengetahui apa yang diinginkan organisasi berkaitan dengan Sistem Manajemen Mutu nya
  2. Perencanaan Departemen/ Bagian/ Seksi, guna mengetahui apa target Departemen/ Bagiant tersebut.
  3. memastikan sampai dimana pencapaian departemen/ bagian/ seksi tersebut dan memastikan tindakan pencegahan sudah di identifikasi untuk menghindari melesetnya pencapaian target
  4. Memastikan kesadaran karyawan mengenai sistem manajemen mutu pada organisasi tersebut.

 

2. Jelaskan Apa tugas dan tanggung jawab anda

Pertanyaan ini terkait dengan Job Description, kepastian tanggung jawab dan tugas, sekaligus melihat kompetensi auditee apakah sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, sampai dengan hirarki organisasi (Struktur Organisasi) dimana dengan siapa auditee bertanggung jawab dan siapa saja yang menjadi bagian dari departemenya. Sekaligus melihat apa kontribusi auditee bagi pencapaian sasaran mutu departemen, sasaran mutu perusahaan, dan melihat potensi hambatan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

 

Pertanyaan Internal Audit ISO 9001:2008 DO

3. Apakah anda mempunyai acuan dalam menjalankan tugas & Bagaimana anda melakukan tugas ? (Acuan bisa termasuk UU, Peraturan, Manual, Prosesdur, IK, Persyaratan lain)

Pertanyaan ini diajukan untuk melihat apakah auditee memiliki standard­standard/ Petunjuk/ Pedoman dalam melaksanakan tugas­tugasnya. Ini adalah pertanyaan pembuka bagi auditor untuk masuk ke dalam proses kegiatan yang dilakukan oleh auditeee, melihat apakah proses tersebut sesuai dengan acuan tersebut, dan melihat potensi improvement proses yang sudah dijalankan selama ini. Termasuk di dalamya waktu penyelesaian proses, hasil yang diperoleh dan bahan / alat/ Sumber daya yang diperlukan selama proses. dan melihat ketrampilan/ kemampuan auditee dalam melakukan proses tersebut.

 

Pertanyaan Internal Audit ISO 9001:2008 CHECK

4. Bagaimana anda memastikan bahwa dengan proses yang sekarang, Sesuai dengan

Rencana  ?

Pertanyaan ini untuk memastikan proses monitoring berjalan, sampai dimana, mau kemana, berapa lama lagi Target akan menjadi aktual. Dan apa apa yang diperlukan untuk mencapainya. Sekaligus melakukan cek apakah hasil dari proses sesuai dengan permintaan customer dan, pertanyaan berikutnya ….

5. Bagaimana jika proses/ produk/ jasa tidak sesuai dengan persyaratan ?

Pertanyan ini digunakan untuk mendapatkan gambaran apakah Ketidaksesuain telah teridentifikasi dan bagaimana menanggulanginya/ bagaiamana perlakuaan terhadap produk yang tidak sesuaia tsb.

 

Pertanyaan Internal Audit ISO 9001:2008 ACT & IMPROVEMENT

Apa ada yang bisa di tingkatkan?

Pertanyaan ini untuk melihat potensi peningkatkan kinerja proses dan potensi penghematan sumber daya yang digunakan, dibandingkan dengan apa yang telah dilakukan sekarang.

7.  dll…

 

 

Semoga Bermanfaat :

Training,  Internal Audit ISO 9001:2008, ISO 14001, OHSAS 18001, kontak kami HP  0813 1641 0129

Pendekatan Proses dalam ISO 9001:2015

logo ISO 9001

Pengertian Manajemen  Proses

menurut wikipedia Manajemen proses adalah rangkaian aktivitas perencanaan dan pengawasan kinerja suatu proses, terutama proses bisnis . Manajemen proses mengaplikasikan pengetahuan, ketrampilan, peralatan, teknik, serta sistem untuk mendefinisikan, memvisualisasikan, mengukur, mengontrol, melaporkan, dan memperbaiki proses dengan tujuan untuk meningkatkan keuntungan atau laba. ISO 9001 mempromosikan pendekatan proses untuk mengelola suatu organisasi

di dalam ISO 9001 2015 diterapkan juga prinsip pendekatan / manajemen proses ini untuk terus menerus menemukan proses yang terstandard dan diperbaiki efektifitas dan Efisiensinya,

Pendekatan Proses :

Identifikasi dan pengaturan yang sistematis dari proses-proses yang dikerjakan dalam  suatu organisasi dan merupakan Interaksi Antar Proses-proses tersebut

Metode dalam menjelaskan pendekatan proses ini adalah siklus deming yaitu Plan  – Do  – Check  – Act (PDCA) yang diterapkan dalam penyusunan dan penetapan proses-proses yang dilakukan.

 

siklus PDCA

 

PDCA inilah nantinya yang akan menjadi nyawa dalam implementasi ISO 9001 di Orgianisasi, baik level individu, departemen atau dalam lingkaran utama di dalam organisasi.

sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 ini juga menerapkan prinsip pendekatan proses ini seperti yang terlihat pada gambar berikut :

pendekatan proses ISO-9001-2008-Model

 Plan dalam siklus diatas adalah Management Responsibility dan Resource Management, Do nya adalah Product Realization, check nya adalah measurement analysis, actnya kembali lagi ke Management responsibility dan jangan lupa Improvement.

siklus PDCA ini seharusnya tetap dipelihara dari level individu, departemen sampai dengan organisasi, agar semua orang dan semua bagian terlibat dalam usaha usaha mencari cara / proses yang paling efisien dan efektif dalam organisasi.

seandainya ini sudah dijalankan dengan baik, maka kepuasan pelanggan dapat diraih dan proses kerja dalam organisasi pun terus menerus ditingkatkan, sehingga organisasi bisa semakin maju dan berkembang..

demikian sedikit shraing mengenai pendekatan proses dalam ISO 9001:2015, semoga bermanfaat…

training, konsultasi, mengenai PDCA concept dan Sertifikasi ISO 9001: 2015 dapat menghubungi kami di HP 0812 10 9 10 329, email :budiwibowo.gmci@gmail.com

Pengertian ISO 9001

Checklist sistem manajemen mutu

Training  ISO 9001

Pengertian ISO 9001

menurut wikipedia ISO 9001 merupakan standar internasional di bidang sistem manajemen mutu. Suatu lembaga/organisasi yang telah mendapatkan akreditasi (pengakuan dari pihak lain yang independen) ISO tersebut, dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk/jasa yang dihasilkannya.

Generic Generic berarti standar yang sama dapat diterapkan pada berbagai organisasi, besar atau pun kecil, apapun product dan layanannya, dalam sembarang actifitas suatu sektor, dan apakah itu adalah perusahaan business, layanan public atau departemen pemerintahan.

Sistem manajemen mengacu pada apa yang organisasi lakukan untuk mengelola proses, atau aktivitas, sehingga produk atau jasa memenuhi tujuan yang telah ditetapkannya sendiri, seperti:

  • Memenuhi persyaratan kualitas pelanggan,
  • Sesuai dengan peraturan, atau
  • tujuan lingkungan.

Sejarah ISO 9001:2008

  • Dikeluarkan oleh International Organization for Standardization (ISO) , berkedudukan di Genewa, Swiss.
  • ISO 9001:2008 disusun oleh Technical Committee (TC) 176.
  • Dikeluarkan pertama kali pada tahun 1987.
  • Telah mengalami perubahan / revisi sebanyak dua kali yaitu pada tahun 1994 dan 2008.
  • Diadopsi oleh serluruh negara anggota ISO menjadi standar pada masing-masing negara tersebut

Keluarga ISO 9000

  • ISO 9000 – Sistem Manajemen Mutu           Dasar Acuan dan Kosa Kata
  • ISO 9001 – Sistem Manajemen Mutu                           Persyaratan
  • ISO 9004 – Sistem Manajemen Mutu         Panduan untuk Peningkatan Kinerja
  • ISO 19011 – Panduan untuk Audit Sistem Manajemen      Mutu dan Lingkungan

 

Pada dasarnya ISO 9001 satu ini adalah suatu standard bagi organisasi untuk dapat mencapai kepuasan pelanggan sehingga pada akhirnya bisnis organisasi tersebut bisa berjalan secara berkesinambungan.

Manfaat Penerapan  sistem manajemen Mutu ISO 9001:2008

  • Untuk menetapkan standar dan membakukan proses kerja serta penanggung jawabnya
  • Untuk memastikan standar kerja tetap pada perusahaan, bukan pada individu karyawannya
  • Untuk memastikan proses tetap berkelanjutan, walaupun ada perubahan personel
  • Sebagai alat bantu training untuk karyawan baru
  • Untuk menghindari perubahan tanpa adanya pemberitahuan
  • Sebagai referensi dan bukti tertulis yang standar sehingga proses bisa diaudit
  • Bisa digunakan untuk pengembangan organisasi
  • Memenuhi kebutuhan pasar

kira kira bagaimana kondisi organisasi apabila tidak menjalankan sistem manajemen Mutu ini ?

  • Tidak ada instruksi kerja / informasi tertulis
  • Instruksi kerja tidak ditaati
  • Tidak ada record (rekaman)
  • Record sukar ditemukan
  •  Dokumen-dokumen tidak terkontrol
  •  Melakukan perubahan yang bukan wewenangnya
  •  Peralatan inspeksi tidak dikalibrasi
  •  Meletakan barang tidak pada tempatnya
  •  Status barang tidak jelas
  •  Komplain Pelanggan tidak ditangani sampai tuntas
  • Target dan sasaran perusahaan tidak jelas
  • tidak ada improvement dan efisiensi

nah bisa dibayangkan kondisi usaha yang tidak menjalankan sistem manajemen mutu dengan baik, apabila organisasi mengalami salah satu kondisi seperti di atas maka sudah saatnya organisasi anda menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001 ini ..

Demikian sedikit penjelasan mengenai ISO 9001:2008, semoga bermanfaat,

apabila organisasi anda membutuhkan konsultasi , Training, Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 ini , silahkan mengontak kami

Global Management Consulting Indonesia, HP 0812 10 9 10 329

 

Konsultasi, Training , Sertifikasi

Sesi training awareness dan interpretasi standar ISO

Konsultan ISO Kontraktor

Global K Consulindo  merupakan private consulting yang di dedikasikan untuk mengembangkan dan meningkatkan standarisasi perusahaan baik melalui program pelatihan, jasa konsultasi hingga sertifikasi.

Sejak berdiri pada pada tahun 2010 lalu di Jakarta, Prosafe tumbuh dan berkembang dengan cepat dan telah banyak berkonstribusi diberbagai perusahaan dalam mengelola, memperbaiki  dan meningkatkan kinerja Sistem Manajemen perusahaan agar berjalan dengan maksimal, efektif dan sesuai dengan hasil yang diharapkan.

Sejauh ini jenis jasa pelayanan yang kami selenggarakan adalah program pelatihan dan konsultasi dalam bidang Quality Management (Manajemen Mutu), Occupational Health Safety Management System (Sistem Manajemen K3), Keselamatan Pangan (Food Safety Management) dan Environment Management (Manajemen Lingkungan) dimana sebagian besar perusahaan yang kami layani adalah perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang Oil & Gas, industri Manufaktur, industri Farmasi, industri Kimia & Petrokimia, Pertambangan, Konstruksi, Building Management, Universitas/ Lembaga Pendidikan, industri Air Supply, Pulp & Papers, Laboratories, Services, dan lain sebagainya.

Melalui berbagai program pelatihan dan konsultasi yang terstandarisasi baik secara nasional dan internasional serta didukung oleh sumber daya manusia yang professional dan ahli dibidangnya, kami yakin bahwa program pelatihan dan konsultasi yang kami selenggarakan akan bermanfaat dan memberikan konstribusi yang maksimal dalam meningkatkan performa dan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Akhirnya, dengan segala potensi dan kemampuan yang dimiliki saat ini, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan solusi yang terbaik kepada para pelanggan (masyarakat umum dan perusahaan) dalam rangka menjadi salah satu perusahaan jasa  nasional yang mampu bersaing baik secara nasional dan diakui di dunia internasional.

 

 

 

Salam hangat kami,

 

 

Global K Consulindo

 

1 … 35 36 37