Training Internal Audit Berbasis ISO 19011:2026

Checklist audit internal sistem manajemen ISO

Checklist audit internal sistem manajemen ISO

Training Internal Audit Berbasis ISO 19011:2026 dirancang untuk membekali tim audit internal perusahaan dengan kompetensi audit sistem manajemen terkini — mengacu langsung pada ISO 19011:2026, revisi terbaru panduan audit sistem manajemen yang resmi menggantikan edisi 2018. Training ini cocok diterapkan untuk audit sistem manajemen apa pun (ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, ISO 27001, dan standar lainnya), karena ISO 19011 adalah panduan lintas standar untuk pelaksanaan audit.

Kenapa Harus Mengacu pada ISO 19011:2026?

ISO 19011:2026 membawa sejumlah pembaruan penting yang memengaruhi cara audit internal seharusnya dijalankan hari ini — termasuk audit jarak jauh (remote) dan hybrid yang kini setara dengan audit on-site, kompetensi ICT sebagai bagian formal penilaian auditor, penguatan pendekatan berbasis risiko, hingga kesadaran terhadap isu perubahan iklim dan keamanan informasi. Tim auditor internal yang masih mengacu pada praktik lama berisiko tertinggal dari perkembangan standar dan kurang siap menghadapi audit sertifikasi dari lembaga yang sudah mengadopsi panduan terbaru.

Tujuan Training

  • Memahami prinsip dan teknik audit terkini sesuai ISO 19011:2026
  • Memahami perubahan utama dari ISO 19011:2018 ke ISO 19011:2026 dan dampaknya pada program audit internal
  • Mampu menyusun program dan checklist audit internal yang mengakomodasi metode on-site, remote, maupun hybrid
  • Mampu melaksanakan audit, mengidentifikasi temuan, dan menuliskan laporan audit secara objektif dan berbasis bukti
  • Memahami tindak lanjut ketidaksesuaian (non-conformity) hasil audit hingga verifikasi efektivitas tindakan korektif

Materi yang Dibahas

  • Prinsip-prinsip audit menurut ISO 19011:2026
  • Perubahan utama ISO 19011:2026: audit remote/hybrid, kompetensi ICT, risiko, perubahan iklim, dan keamanan informasi
  • Perencanaan dan pengelolaan program audit internal
  • Teknik pengumpulan bukti audit — observasi, wawancara, tinjauan dokumen (termasuk dokumen elektronik)
  • Praktik audit jarak jauh: penggunaan platform digital, wawancara via video conference, dan verifikasi bukti secara elektronik
  • Penyusunan checklist audit dan penilaian risiko dalam perencanaan audit
  • Simulasi audit (role play) langsung dengan studi kasus
  • Praktik penyusunan laporan audit dan tindak lanjut ketidaksesuaian

Untuk Siapa Training Ini?

Training ini cocok untuk calon auditor internal, tim manajemen mutu/QA-QC, HSE/K3, serta staf dari berbagai fungsi yang ditugaskan menjalankan audit internal sistem manajemen di perusahaan — baik yang baru pertama kali menjadi auditor maupun auditor berpengalaman yang perlu menyesuaikan diri dengan ISO 19011:2026.

Durasi & Metode

Durasi training: 2-3 hari (in-house/online). Metode pelatihan menggabungkan pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi audit langsung (termasuk simulasi audit remote/hybrid), dibawakan oleh fasilitator berpengalaman di bidang audit sistem manajemen yang memahami perubahan terbaru pada ISO 19011:2026.

Output Training

Peserta akan mendapatkan sertifikat keikutsertaan training, pemahaman menyeluruh tentang ISO 19011:2026, serta kompetensi dan kepercayaan diri untuk menjalankan audit internal — baik secara on-site, remote, maupun hybrid — sesuai jadwal dan kebutuhan organisasi.

Tertarik dengan Training Internal Audit Berbasis ISO 19011:2026?

Tim Konsultan ISO – sertifikat-iso.com siap membantu perusahaan Anda menyelenggarakan Training Internal Audit Berbasis ISO 19011:2026 secara in-house maupun online, disesuaikan dengan kebutuhan dan jadwal organisasi Anda. Hubungi kami untuk informasi jadwal dan penawaran lebih lanjut.

Pelatihan ISO 19011:2018 Penting

Checklist audit sistem manajemen ISO 19011

Pelatihan ISO 19011 2018

Pelatihan ISO 19011:2018 Penting untuk Meningkatkan Kualitas Audit Anda

Apakah Anda merasa bahwa audit internal Anda kurang efektif atau tidak memberikan hasil yang diharapkan? Mungkin saatnya untuk mempertimbangkan pelatihan ISO 19011:2018. Ini bukanlah sekadar pelatihan biasa; ini adalah kunci rahasia untuk meningkatkan kualitas audit Anda dengan cara yang signifikan.

Menyelami Kedalaman ISO 19011:2018

ISO 19011:2018 adalah panduan kunci yang dirancang untuk membantu organisasi dalam melakukan audit internal dan eksternal dengan lebih efektif. Namun, memahami sepenuhnya standar ini dan menerapkannya dengan benar memerlukan pengetahuan mendalam tentang prinsip-prinsipnya.

Mengasah Keterampilan Auditor Anda

Pelatihan ISO 19011:2018 memberikan kesempatan emas bagi Anda untuk mengasah keterampilan auditor Anda. Dari teknik audit hingga manajemen risiko, pelatihan ini memberikan fondasi yang kokoh bagi para profesional untuk menguasai keterampilan yang diperlukan untuk melakukan audit yang efektif.

Meningkatkan Kredibilitas dan Kepercayaan

Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, memiliki kredibilitas dan kepercayaan dalam audit Anda adalah kunci untuk memenangkan kepercayaan pemangku kepentingan. Pelatihan ISO 19011:2018 membantu Anda membangun reputasi sebagai seorang profesional yang terampil dan dapat diandalkan dalam melakukan audit yang akurat dan bermanfaat.

Mengurangi Risiko dan Biaya

Sebuah audit yang buruk dapat memiliki konsekuensi serius bagi organisasi, baik dalam hal risiko maupun biaya. Dengan memastikan bahwa Anda dan tim Anda dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan melalui pelatihan ISO 19011, Anda dapat mengurangi risiko kesalahan dan menghindari biaya yang terkait dengan audit ulang atau perbaikan.

Kesimpulan

Pelatihan ISO 19011:2018 bukan hanya tentang memenuhi persyaratan standar, tetapi juga tentang menghasilkan nilai tambah bagi organisasi Anda. Dengan meningkatkan kualitas audit Anda melalui pelatihan ini, Anda tidak hanya akan menjadi seorang auditor yang lebih baik, tetapi juga akan membantu organisasi Anda mencapai tujuan mereka dengan lebih efektif dan efisien.

Jadi, mengapa menunda? Segera daftar untuk pelatihan ISO 19011 dan saksikan bagaimana kualitas audit Anda meningkat secara signifikan, membuka pintu bagi kesuksesan yang lebih besar bagi Anda dan organisasi Anda.

Mengasah Kemampuan Audit Anda: Bergabunglah dalam Training ISO 19011:2018 bersama GMCI

Checklist audit sistem manajemen ISO 19011

ISO 19011:2018

Training ISO 19011:2018
Apakah Anda seorang profesional yang ingin meningkatkan kemampuan audit Anda? Apakah Anda tertarik untuk memahami dan menguasai prinsip-prinsip audit yang efektif? Jika ya, maka GMCI dengan bangga mengundang Anda untuk bergabung dalam training ISO 19011:2018 yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 hingga 28 November 2023.

Mengapa Training ISO 19011:2018 Penting?

ISO 19011:2018 adalah standar internasional yang memberikan panduan tentang bagaimana melakukan audit sistem manajemen dengan efektif. Dalam dunia bisnis yang kompetitif dan berubah dengan cepat, kemampuan untuk melakukan audit yang tepat adalah keterampilan yang sangat berharga. Training ini akan membantu Anda memahami prinsip-prinsip dasar audit, teknik-teknik yang sesuai dengan standar ISO 19011:2018, serta bagaimana mengidentifikasi peluang perbaikan dalam sistem manajemen.

Apa yang Akan Anda Pelajari?

Prinsip-prinsip audit yang efektif.
Cara melakukan audit sesuai dengan standar ISO 19011:2018.
Teknik-teknik audit yang dapat Anda terapkan dalam berbagai situasi.
Bagaimana mengelola risiko dalam audit.
Studi kasus dan praktik terbaik dalam dunia audit.

Mengapa Memilih GMCI?

GMCI (Global Management Certification Institute) adalah penyedia pelatihan terkemuka dalam berbagai bidang manajemen. Kami memiliki tim instruktur berpengalaman yang telah membantu ribuan profesional dalam mengembangkan keterampilan mereka. Training ini akan disampaikan dengan pendekatan yang praktis, dan Anda akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para ahli dalam bidang ini.

Detail Event:

Tanggal: TBA
Lokasi: GMCI Training Center Tangerang
Pendaftaran: WA/ 0812 10 9 10 329

Panduan Lengkap Mengenai Training ISO 19011:2018 – Pandangan Mendalam untuk Audit Mutu dan Keberlanjutan

ISO 19011:2018 merupakan standar internasional yang memberikan pedoman untuk melakukan audit sistem manajemen mutu dan sistem manajemen lingkungan. Standar ini mencakup prinsip-prinsip, konsep, dan praktik audit yang efektif, serta memberikan arahan kepada para profesional yang terlibat dalam proses audit. Training ISO 19011:2018 menjadi kunci untuk memahami dan menerapkan standar ini dengan tepat.

Mengenal ISO 19011:2018

ISO 19011:2018 memberikan pedoman umum untuk audit manajemen, baik di dalam organisasi maupun di antara organisasi. Standar ini diperbarui dari versi sebelumnya untuk memastikan relevansi dan kesesuaian dengan perkembangan terbaru dalam manajemen mutu dan lingkungan. Training ISO 19011:2018 mengenalkan peserta pada struktur, ruang lingkup, dan tujuan dari standar ini.

Prinsip-prinsip Auditing

Training ISO 19011:2018 membahas prinsip-prinsip dasar auditing, termasuk integritas, obyektivitas, kerahasiaan, dan pendekatan berbasis risiko. Peserta training akan memahami bagaimana menerapkan prinsip-prinsip ini dalam konteks audit mutu dan lingkungan untuk memastikan hasil audit yang akurat dan obyektif.

Proses Audit

Artikel ini juga menyoroti tentang proses audit sesuai dengan ISO 19011:2018. Proses ini mencakup perencanaan audit, pelaksanaan audit, dan tindak lanjut audit. Training akan membekali peserta dengan keterampilan yang diperlukan untuk merencanakan dan melaksanakan audit secara efektif, serta mengelola temuan audit dengan bijaksana.

Kompetensi Auditor

Pentingnya kompetensi auditor ditekankan dalam ISO 19011:2018. Training ini memberikan panduan tentang keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan oleh seorang auditor, termasuk pemahaman mendalam terhadap sistem manajemen, etika auditor, dan kemampuan komunikasi yang baik. Peserta training akan memperoleh wawasan tentang bagaimana menjadi auditor yang efektif dan profesional.

Integrasi dengan Standar ISO Lainnya

ISO 19011:2018 tidak berdiri sendiri; standar ini terintegrasi dengan berbagai standar ISO lainnya, seperti ISO 9001 (manajemen mutu) dan ISO 14001 (manajemen lingkungan). Training ISO 19011:2018 akan membahas cara mengintegrasikan prinsip-prinsip dan praktik auditing dengan persyaratan standar lain untuk mencapai keberlanjutan dan keunggulan operasional.

Training ISO 19011:2018 menjadi kunci untuk memahami dan menerapkan prinsip-prinsip auditing yang efektif dalam konteks manajemen mutu dan lingkungan. Dengan mengikuti training ini, para profesional dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam melakukan audit yang berkualitas tinggi, yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan dan keberhasilan organisasi.

Menguasai Audit ISO berdasarkan ISO 19011:2018 memiliki beberapa keuntungan dan pentingnya tidak hanya terbatas pada pemenuhan persyaratan standar, tetapi juga mencakup aspek-aspek lain yang dapat memperkuat sistem manajemen dan memberikan nilai tambah bagi organisasi. Berikut adalah beberapa alasan mengapa penting untuk menguasai Audit ISO berdasarkan ISO 19011:2018:

Pemenuhan Standar Internasional:

Menguasai Audit ISO berarti organisasi dapat memastikan bahwa kegiatan audit mereka sesuai dengan standar internasional terkait manajemen mutu dan lingkungan. Ini menjadi kunci untuk memenuhi persyaratan standar seperti ISO 9001 (Manajemen Mutu) dan ISO 14001 (Manajemen Lingkungan).

Keakuratan dan Obyektivitas:

ISO 19011:2018 memberikan panduan tentang prinsip-prinsip auditing, termasuk integritas dan obyektivitas auditor. Dengan menguasai audit berdasarkan standar ini, auditor dapat memastikan bahwa hasil audit mereka akurat, obyektif, dan dapat diandalkan.

Efisiensi dan Efektivitas Audit:

Training ISO 19011:2018 membekali auditor dengan keterampilan untuk merencanakan dan melaksanakan audit dengan efisien dan efektif. Hal ini dapat mengurangi waktu dan sumber daya yang diperlukan untuk melakukan audit tanpa mengorbankan kualitas hasil.

Peningkatan Kualitas dan Keefektifan Sistem Manajemen:

Auditor yang terlatih dengan baik dapat memberikan wawasan yang berharga untuk meningkatkan kualitas dan keefektifan sistem manajemen. Temuan dari audit dapat digunakan sebagai dasar untuk perbaikan berkelanjutan, membantu organisasi mencapai tujuan strategisnya.

Manajemen Risiko yang Lebih Baik:

ISO 19011:2018 menekankan pendekatan berbasis risiko dalam pelaksanaan audit. Dengan menguasai konsep ini, auditor dapat membantu organisasi mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko dengan lebih baik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan ketahanan organisasi terhadap perubahan dan tantangan.

Integrasi dengan Standar ISO Lainnya:

Banyak organisasi yang menerapkan lebih dari satu standar ISO, seperti ISO 9001 dan ISO 14001. Menguasai Audit ISO berdasarkan ISO 19011:2018 memungkinkan auditor untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip dan praktik auditing dengan standar lain, menciptakan pendekatan yang holistik terhadap manajemen organisasi.

Peningkatan Reputasi dan Kepercayaan Stakeholder:

Ketika organisasi dapat menunjukkan bahwa mereka mengelola sistem manajemen mereka dengan baik, ini dapat meningkatkan reputasi dan kepercayaan dari berbagai pihak, termasuk pelanggan, pemasok, dan pihak berkepentingan lainnya.

Kesiapan untuk Sertifikasi:

Menguasai Audit ISO menjadi persiapan yang baik bagi organisasi yang bermaksud untuk mendapatkan sertifikasi ISO. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari  Training ISO 19011:2018  dapat membantu organisasi melewati proses sertifikasi dengan lebih sukses.

Dengan demikian, menguasai Audit ISO berdasarkan ISO 19011:2018 bukan hanya tentang pemenuhan persyaratan standar, tetapi juga merupakan investasi dalam peningkatan keseluruhan kinerja dan keberlanjutan organisasi.

ISO 19011:2018 adalah panduan internasional untuk melakukan audit sistem manajemen. Panduan ini tidak terbatas pada satu standar ISO tertentu, melainkan dapat digunakan untuk melakukan audit pada berbagai sistem manajemen ISO. Oleh karena itu, ISO 19011:2018 dapat digunakan untuk melakukan audit pada berbagai standar ISO, termasuk:

  • ISO 9001:2015 – Sistem Manajemen Mutu Audit kualitas untuk memastikan perusahaan mematuhi standar manajemen mutu dan berkomitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.
  • ISO 14001:2015 – Sistem Manajemen Lingkungan: Audit terhadap kebijakan dan praktik perusahaan terkait dengan pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan
  • ISO 45001:2018 – Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Audit keselamatan dan kesehatan kerja untuk memastikan perlindungan karyawan dan kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kesehatan kerja.
  • ISO/IEC 27001:2013 – Sistem Manajemen Keamanan Informasi: Audit terhadap kebijakan dan praktik perusahaan terkait dengan keamanan informasi dan perlindungan data.
  • ISO 22000:2018 – Sistem Manajemen Keamanan Pangan: Audit terhadap keamanan pangan dan praktik produksi pangan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan.
  • ISO 50001:2018 – Sistem Manajemen Energi: Audit terhadap penggunaan energi dan praktik efisiensi energi perusahaan.
  • ISO 13485:2016 – Sistem Manajemen Keamanan Produk Kesehatan: Audit terhadap keamanan dan kualitas produk kesehatan.
  • ISO 31000:2018 – Manajemen Risiko: Audit terhadap kebijakan dan prosedur manajemen risiko dalam organisasi.
  • ISO 17025:2017 – Persyaratan Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi: Audit laboratorium pengujian dan kalibrasi untuk memastikan kesesuaian dengan standar internasional.
  • ISO 90003:2014 – Panduan untuk Penerapan ISO 9001 dalam Pengembangan Perangkat Lunak: Audit terhadap praktik pengembangan perangkat lunak dan sistem informasi.
  • ISO/TS 16949:2009 – Sistem Manajemen Mutu Otomotif (digantikan oleh IATF 16949:2016): Audit terhadap sistem manajemen mutu dalam industri otomotif.

Panduan ISO 19011:2018 memberikan kerangka kerja yang umum untuk melakukan audit sistem manajemen, dan dapat disesuaikan untuk berbagai standar ISO sesuai kebutuhan perusahaan atau organisasi.

Jika Anda ingin mengambil langkah pertama dalam Pendaftaran  eningkatkan kemampuan audit Anda, ini adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Jangan ragu untuk mendaftar dan menjadi bagian dari komunitas yang terus berkembang di dunia manajemen audit.

Ayo, bersiap-siap untuk mengambil langkah penting dalam karier Anda! Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, silakan Klik Pendaftaran

Bergabunglah dengan GMCI dalam training ISO 19011:2018, dan mari bersama-sama mencapai kesuksesan dalam dunia audit.

Apa itu ISO 19011:2018 ?

Checklist audit sistem manajemen ISO 19011

AUDIT ISO 19011:2018

Pemahaman ISO 19011:2018

Apa itu ISO 19011:2018 , Apa sebenarnya “audit” itu?

 

Apa sebenarnya “audit” itu?

 

Organisasi Internasional untuk Standardisasi mendefinisikannya sebagai:

“[proses] yang sistematis, independen dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti objektif dan mengevaluasinya secara objektif untuk menentukan sejauh mana kriteria audit terpenuhi.” – ISO, dari ISO 19011:2018 – Pedoman Sistem Manajemen Audit

Itu cara lain untuk mengatakan bahwa seseorang melihat apa yang Anda lakukan, mengumpulkan beberapa bukti, dan membandingkan bukti itu dengan apa yang seharusnya Anda lakukan (dengan kata lain, serangkaian persyaratan yang didokumentasikan dengan jelas).

Dalam kasus ISO, persyaratan ini dikenal sebagai standar. ISO 9001 adalah standar. ISO 14001 adalah standar.

Yang penting, pemahaman audit ini menyiratkan bahwa ada beberapa hal utama yang dipertimbangkan oleh auditor:

Apa yang didokumentasikan oleh perusahaan (misalnya proses internal, kebijakan, dan SOP)
Bukti yang dikumpulkan untuk mendukung bagaimana kebijakan, prosedur, dan SOP ini diterapkan dalam praktik
Persyaratan yang ditentukan oleh standar ISO yang diaudit (misalnya ISO 9001)
Audit yang dilakukan oleh perusahaan untuk menilai dan menganalisis sistem manajemen mereka sendiri dikenal sebagai audit internal. Ada banyak sumber daya untuk memandu perusahaan tentang cara melakukan audit internal, dan yang terpenting adalah standar ISO 19011.

Untuk sebagian besar standar sistem manajemen, audit internal merupakan persyaratan penting. Bahkan standar pedoman seperti ISO 26000 untuk tanggung jawab sosial bergantung pada laporan untuk membuktikan keberhasilan implementasinya.

Dengan demikian, ISO 19011 mendefinisikan seperangkat pedoman; kerangka kerja bagi perusahaan untuk merencanakan, menerapkan, dan meningkatkan program audit mereka, untuk mengaudit penerapan sistem manajemen.

Sejak edisi pertama ISO 19011 diterbitkan pada tahun 2002, banyak standar sistem manajemen baru telah diterbitkan.

Standar-standar ini sering kali memiliki struktur yang sama, termasuk persyaratan, istilah, dan definisi tertentu yang digunakan. Itu berarti ISO 19011 dapat digunakan untuk merancang program audit yang sangat ekonomis, di mana pengetahuan dan proses dapat dibagikan dan diterapkan di berbagai sistem manajemen.

Dengan mempertimbangkan bagaimana mereka dapat mengambil pendekatan yang lebih luas untuk audit dan integrasi sistem manajemen, perusahaan yang menerapkan sistem manajemen ISO dapat menghemat waktu, uang, dan kebingungan saat mempersiapkan dan mengimplementasikan audit internal.

Tujuan dari posting ini adalah untuk memberikan batu loncatan untuk memahami ISO 19011, dan bagaimana memulai dengan audit ISO internal. Dalam posting ini, saya akan membahas:

Apa itu ISO 19011?
7 prinsip audit ISO
Berbagai jenis audit ISO
Elemen kunci dari audit ISO

Apa itu ISO 19011?

ISO 19011 adalah seperangkat pedoman untuk mengaudit sistem manajemen.

Ini bukan seperangkat persyaratan. Anda tidak bisa mendapatkan “bersertifikat ISO 19011”.

Ini seperti meta-standar yang dirancang untuk memberi tahu perusahaan bagaimana mempersiapkan program audit untuk mengaudit sistem manajemen mereka (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen risiko, dan lain-lain).

Pada saat penulisan, revisi terbaru, ISO 19011:2018 (Pedoman untuk mengaudit sistem manajemen), diterbitkan pada Juli 2018 sebagai tanggapan atas permintaan panduan tentang audit sistem manajemen gabungan.

ISO 19011 memiliki tiga bagian penting mengenai sistem manajemen audit:

Bagaimana mengelola program audit

Pendekatan untuk mengevaluasi kompetensi auditor
Ada juga fokus besar pada penerapan prinsip-prinsip perbaikan berkelanjutan untuk program audit.

Salah satu prinsip utama dari pendekatan semacam itu adalah memastikan bahwa tujuan program audit selaras dengan tujuan bisnis utama organisasi, dan bahwa kebutuhan dan kepentingan terbaik pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya diprioritaskan.

Area yang semakin penting dalam audit sistem manajemen adalah prinsip manajemen risiko.

Apa itu ISO 190011:2018 : Standar Sistem Manajemen (SSM)

Standar sistem manajemen (SSM) mengacu pada struktur bersama yang digunakan sistem manajemen ISO untuk memudahkan organisasi mengintegrasikan beberapa sistem manajemen dengan menggunakan kembali pengetahuan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk implementasi.

ANEX L

ANEX L adalah struktur tingkat tinggi (HLS) yang dirancang untuk merampingkan pembuatan, pemeliharaan, dan peningkatan sistem manajemen.

Berdasarkan struktur inti dari sepuluh klausa, Lampiran L dimiliki oleh banyak standar sistem manajemen ISO, seperti ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018.

Ini menggantikan standar Panduan 83 ISO sebelumnya, yang menyediakan struktur dan format dasar untuk standar sistem manajemen.

TUJUH PRINSIP AUDIT

ISO 19011 mendefinisikan 7 prinsip utama yang membantu memastikan audit adalah alat yang efektif dan andal, mendukung sistem manajemen yang mereka audit dengan memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti yang dapat digunakan organisasi untuk meningkatkan kinerja.

Prinsip-prinsip ini dirancang untuk memungkinkan auditor bekerja secara independen satu sama lain untuk mencapai kesimpulan yang sama dalam keadaan yang sama.

Mereka juga membentuk dasar untuk panduan yang diuraikan dalam tiga elemen kunci dari audit ISO yang muncul kemudian dalam artikel ini (dan dalam ISO 19011, klausul 5 sampai 7).

Integritas: Landasan profesionalisme

Auditor dan manajer program audit harus melakukan pekerjaan mereka secara etis, jujur dan bertanggung jawab, dan menggunakan penilaian terbaik mereka harus:

Melakukan kegiatan audit hanya jika kompeten untuk melakukannya
Lakukan pekerjaan dengan cara yang adil dan tidak memihak
Tetap peka terhadap pengaruh yang diberikan pada penilaian mereka saat melakukan audit

Penyajian yang adil: kewajiban untuk melaporkan secara jujur dan akurat

Semua temuan audit, termasuk bukti yang terdokumentasi, kesimpulan dan laporan tertulis harus mencerminkan secara jujur dan akurat kegiatan audit.

Ini termasuk hambatan, perbedaan pendapat dengan auditor lain, atau kesulitan yang dihadapi selama audit. Semuanya harus didokumentasikan secara memadai.

Tak perlu dikatakan bahwa semua komunikasi, bukan hanya informasi yang didokumentasikan dan dilaporkan, harus jujur, tepat waktu, rasional, jelas, dan lengkap.

Kehati-hatian profesional:

Ketekunan dan pertimbangan dalam mengaudit
Auditor harus melaksanakan kehati-hatian profesional dalam semua tugas yang dilakukan selama audit, sesuai dengan kepercayaan yang diberikan oleh auditee dan pengakuan akan pentingnya tugas yang mereka lakukan.

Salah satu persyaratan terpenting dari prinsip ini adalah bahwa auditor memiliki kemampuan untuk membuat pertimbangan yang masuk akal dalam semua situasi selama audit.

Kerahasiaan: Keamanan informasi

Auditor harus menghormati kerahasiaan semua informasi yang mereka tangani selama audit.

Ini berarti melakukan uji tuntas dalam memastikan semua informasi yang diperoleh selama menjalankan tugasnya sebagai auditor dihormati dan dilindungi secara memadai.

Memastikan keamanan informasi termasuk mengambil tindakan pencegahan khusus jika diperlukan, seperti menangani informasi sensitif atau rahasia.

Independensi: Ketidakberpihakan dan objektivitas audit

Audit, pada dasarnya, harus independen dari aktivitas yang diaudit, sejauh mungkin. Mereka tidak boleh mengganggu aktivitas, juga tidak boleh memiliki bias atau konflik kepentingan.

Jika memungkinkan, audit internal sebaiknya independen dari fungsi yang diaudit.

Kunci dari semua audit adalah mengejar objektivitas melalui proses rasional, untuk memastikan semua temuan dan hasil dari audit hanya didasarkan pada bukti audit.

Organisasi yang lebih kecil mungkin merasa sulit untuk merekrut auditor yang benar-benar independen; karena itu setiap upaya harus dilakukan untuk menghilangkan bias dan mendorong pengejaran objektivitas rasional.

Pendekatan berbasis bukti:

 

Hasil yang rasional, andal, dan dapat direproduksi
Bukti adalah salah satu pilar audit yang sukses, dan dasar dari hasil yang rasional, andal, dan dapat direproduksi.

Bukti audit harus didasarkan pada sampel informasi yang tersedia, dengan pengakuan fakta bahwa audit dilakukan dalam periode waktu yang terbatas, dengan sumber daya yang terbatas.

Pengumpulan bukti audit didasarkan pada proses formal yang dikenal sebagai sampling audit.

Pengambilan sampel audit biasanya melibatkan langkah-langkah berikut:

Menetapkan tujuan pengambilan sampel yang jelas
Menentukan berapa banyak, dan apa yang akan dijadikan sampel
Memilih metode pengambilan sampel
Menentukan ukuran sampel
Melakukan pengambilan sampel
Mendokumentasikan dan melaporkan semua hasil
Rincian lebih lanjut dari berbagai proses pengambilan sampel audit diperluas dalam lampiran A.6 dari ISO 19011:2018.

Pendekatan berbasis risiko: Mempertimbangkan risiko dan peluang

Manajemen risiko merupakan faktor penting ketika merencanakan, melaksanakan, dan mendokumentasikan audit.

Tujuan dari pendekatan berbasis risiko hanyalah untuk mengarahkan audit secara lebih jelas terhadap hal-hal yang penting bagi klien audit dan pencapaian tujuan audit.

TYPE AUDIT ISO

 

ISO 19011 adalah standar yang dirancang untuk membantu perusahaan melakukan audit.

Ketika berbicara tentang standar ISO, ada dua jenis audit utama yang berbeda:

Audit internal (pihak pertama)

Audit eksternal (pihak kedua dan pihak ketiga)

ISO 19011 berspesialisasi dalam audit pihak pertama dan kedua, dan dirancang untuk digunakan oleh tim audit dari semua jenis dan ukuran, dari auditor tunggal hingga tim yang lebih besar yang cocok untuk audit perusahaan skala penuh.

Ingatlah bahwa ISO 19011 adalah seperangkat pedoman; itu bukan satu set lengkap persyaratan yang perlu diikuti langkah demi langkah. Panduan yang ditawarkan oleh ISO 19011 harus diadopsi sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan khusus dari program audit yang bersangkutan.

ISO 19011 juga dapat digunakan sebagai panduan tambahan untuk audit pihak ketiga, tetapi persyaratan khusus untuk mengaudit sistem manajemen ditetapkan dalam ISO/IEC 17021-1; persyaratan ini untuk digunakan oleh auditor utama bersertifikat atau badan terdaftar saat melaksanakan audit sertifikasi.

Di bawah ini Anda dapat menemukan perincian singkat dari setiap jenis audit.

Pihak pertama
Ini hanya audit internal.

Audit internal dilakukan oleh (atau atas nama) organisasi itu sendiri. Audit ini biasanya dalam konteks menilai kesesuaian, mengevaluasi efektivitas, mengidentifikasi area yang dapat ditingkatkan, atau sebagai persyaratan untuk standar ISO tertentu yang menetapkan bahwa audit internal perlu dilakukan.

Audit pihak pertama juga dapat dilakukan sebagai persiapan untuk audit pihak ketiga; namun, audit pihak pertama tidak akan pernah bisa menghasilkan sertifikasi ISO.

Pihak kedua
Audit eksternal mencakup audit pihak kedua dan ketiga.

Audit pihak kedua dilakukan oleh, atau atas permintaan pihak berkepentingan yang relevan di luar organisasi, seperti pelanggan atau organisasi yang dikontrak atas nama pelanggan.

Misalnya, klien dan vendor memiliki kontrak, dan barang atau jasa dipertukarkan. Biasanya, audit pihak kedua akan lebih formal daripada pihak pertama, karena akan mempengaruhi hubungan dengan pelanggan atau pihak berkepentingan terkait lainnya.

Pihak ketiga
Audit pihak ketiga dilakukan oleh organisasi independen yang tidak memiliki kepentingan pribadi atau konflik kepentingan dalam organisasi yang diaudit, seperti yang memberikan sertifikasi, atau lembaga pemerintah.

Independensi organisasi audit adalah salah satu faktor penentu audit pihak ketiga.

Pelanggan juga dapat meminta audit pihak ketiga, dan ini biasanya untuk memverifikasi bahwa Anda memenuhi beberapa persyaratan khusus.

Hanya audit pihak ketiga yang dapat digunakan untuk mendapatkan sertifikasi ISO. Audit pihak ketiga juga dapat menghasilkan jenis pendaftaran, pengakuan, atau lisensi lainnya.

Sama halnya, kegagalan audit pihak ketiga juga dapat mengakibatkan denda atau kutipan.

TYPE AUDIT ISO 19011:2018

Secara umum, audit ISO akan terdiri dari elemen kunci berikut, atau tahapan:

Manajemen audit
persiapan audit
Proses audit
Mengumpulkan bukti
Evaluasi bukti audit terhadap kriteria audit
Menutup audit
Menindaklanjuti
Kompetensi dan evaluasi auditor
Masing-masing tahapan ini akan melibatkan berbagai sub-tugas dan persyaratan, tergantung pada standar spesifik yang diaudit.

Karena ISO 19011 adalah standar yang memberikan pedoman untuk mengaudit sistem manajemen, ini terstruktur dengan cara yang berhubungan dengan persiapan dan pelaksanaan audit, tetapi juga mencakup bagaimana organisasi dapat mengevaluasi kompetensi dan pemilihan auditor yang sebenarnya.

Perlu dicatat bahwa ISO 19011 tidak dapat “diaudit”; melainkan merupakan standar yang mendefinisikan pedoman bagi organisasi untuk menyusun audit mereka.

Jadi pada dasarnya, ISO 19011 adalah seperangkat pedoman untuk mengaudit sistem manajemen ISO lainnya terhadap standar sistem manajemen masing-masing.

Meskipun demikian, ISO 19011 menawarkan informasi yang sangat berharga tentang cara melakukan audit terhadap standar sistem manajemen ISO apa pun.

Ingatlah bahwa audit menyiratkan perbandingan terhadap serangkaian persyaratan. Untuk audit ISO, kumpulan persyaratan adalah standar apa pun yang diaudit.

Mari kita ambil contoh sistem manajemen mutu. Dalam hal ini, persyaratan akan menjadi standar keluarga ISO 9000; katakanlah, ISO 9001:2015.

Jadi, bagaimana SMM organisasi diaudit dengan persyaratan ISO 9001:2015?

Secara sederhana, auditor harus melihat dua hal:

Bagaimana SMM didokumentasikan
Bagaimana bukti yang dikumpulkan dibandingkan dengan persyaratan ISO 9001:2015
Berdasarkan informasi ini, auditor kemudian akan dapat menentukan kesesuaian dan ketidaksesuaian, dan menawarkan saran kepada auditee tentang bagaimana mereka dapat meningkatkan SMM mereka.

Di bawah ini, saya akan menguraikan tiga elemen inti yang ditetapkan dalam ISO 19011 untuk mendekati audit ISO.

Manajemen audit
Manajemen audit dimulai dengan penetapan program audit. Tujuan dari program audit adalah untuk mengawasi seluruh proses audit, termasuk perencanaan dan ruang lingkup, yang mencakup penentuan sistem manajemen (atau sistem) mana yang akan diaudit, dan persyaratan khusus.

Cakupan penuh dari sistem audit juga akan tergantung pada ukuran auditee (perusahaan yang diaudit), serta sifat dan kompleksitas sistem manajemen yang diaudit.

Selama tahap ini, perencanaan dan persiapan audit dibuat, termasuk peninjauan semua informasi terdokumentasi yang tersedia untuk sistem manajemen yang diaudit, dan penetapan tujuan dan kriteria audit yang jelas.

Pekerjaan yang dilakukan di bawah panji “manajemen audit” berlanjut untuk menginformasikan dan mengarahkan tindakan auditor selama proses audit utama.

Bagian penting dari manajemen audit adalah memastikan seluruh pihak audit telah meninjau secara memadai semua informasi terdokumentasi untuk sistem manajemen yang diaudit.

Proses audit
“Proses audit” mungkin agak kabur, tetapi pada dasarnya berarti segala sesuatu yang benar-benar dilakukan untuk melakukan audit, mulai dari menghubungi pihak yang diaudit untuk menyiapkan atau meminta informasi terdokumentasi, dan diakhiri dengan melakukan rapat penutup dan mendistribusikan laporan audit yang telah diselesaikan. .

Salah satu hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan kelayakan audit.

Bekerja dari tujuan audit yang ditetapkan selama tahap perencanaan manajemen audit, ini pada dasarnya menanyakan “dapatkah kita (auditor) mencapai tujuan audit, berdasarkan waktu, sumber daya, informasi, dan kerjasama dengan auditee?”.

Proses audit juga melibatkan persiapan rencana audit yang lengkap, menyiapkan informasi terdokumentasi tambahan untuk audit (seperti standar referensi dan dokumen untuk dibawa selama pengumpulan bukti di tempat), mempersiapkan dan melaksanakan rapat pembukaan, mengumpulkan bukti audit, mengevaluasi bukti terhadap kriteria audit, dan menyiapkan laporan audit akhir.

Ada banyak hal yang masuk ke dalam proses audit utama; poin di atas hanyalah ringkasan singkat dari langkah-langkah kunci. Proses lengkap, dari awal hingga akhir, diuraikan dalam template ISO 19011:2018 gratis yang muncul kemudian di artikel.

Kompetensi dan evaluasi auditor
Komponen terakhir dari standar ISO 19011 ditujukan untuk memberikan pedoman umum untuk memastikan auditor kompeten untuk melakukan pekerjaan mereka.

Idealnya, kompetensi harus dievaluasi secara berkala dengan menggunakan proses yang mempertimbangkan perilaku dan pengetahuan setiap auditor.

Proses tersebut juga harus mempertimbangkan kebutuhan, tujuan, dan pertimbangan khusus dari program audit yang bersangkutan.

Seperti halnya semua standar, persyaratan, dan pedoman ISO, seluruh proses evaluasi kompetensi auditor harus didokumentasikan secara memadai, untuk menjaga konsistensi, dan memastikan hasil yang adil dan andal.

Proses evaluasi kompetensi auditor memiliki empat langkah utama:

Tentukan tingkat kompetensi yang dibutuhkan untuk pekerjaan itu
Tetapkan beberapa kriteria untuk mengevaluasi kompetensi
Pilih metode untuk mengevaluasi kompetensi
Lakukan evaluasi
Setelah evaluasi, hasilnya akan berkontribusi pada evaluasi kinerja auditor yang berkelanjutan, dan dapat digunakan untuk menginformasikan keputusan berikut:

Memilih tim audit
Menentukan apakah ada kebutuhan untuk peningkatan kompetensi (misalnya lebih banyak pelatihan)
Kompetensi dan evaluasi auditor juga memberikan umpan balik dan mendukung prinsip perbaikan berkelanjutan, yang memungkinkan tim audit untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi melalui partisipasi berulang dalam audit.

Untuk proses spesifik untuk mengevaluasi auditor dan pemimpin tim audit, lihat klausul 7.3, 7.4, dan 7.5 dari ISO 19011:2018; untuk individu yang bertanggung jawab untuk mengelola program audit (tidak harus auditor itu sendiri), lihat klausul 5.4.2.

menilai kompetensi
Pilih metode untuk mengevaluasi kompetensi
Lakukan evaluasi
Setelah evaluasi, hasilnya akan berkontribusi pada evaluasi kinerja auditor yang berkelanjutan, dan dapat digunakan untuk menginformasikan keputusan berikut:

Memilih tim audit
Menentukan apakah ada kebutuhan untuk peningkatan kompetensi (misalnya lebih banyak pelatihan)
Kompetensi dan evaluasi auditor juga memberikan umpan balik dan mendukung prinsip perbaikan berkelanjutan, memungkinkan tim audit untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi melalui partisipasi berulang dalam audit.

Untuk proses spesifik untuk mengevaluasi auditor dan pemimpin tim audit, lihat klausul 7.3, 7.4, dan 7.5 dari ISO 19011:2018; untuk individu yang bertanggung jawab untuk mengelola program audit (tidak harus auditor itu sendiri), lihat klausul 5.4.2.

AUDIT ISO 19011:2018

AUDIT ISO 19011:2018

AUDIT ISO 19011:2018

AUDIT ISO 19011:2018

KONTAK AWAL SEBELUM AUDIT :

ISO 19011:2018, sebelum melakukan audit pastikan anda melakukan:
• Konfirmasi Jadwal
• Informasi (tujuan audit, ruang lingkup, kriteria, metode dan komposisi tim audit, termasuk para pakar teknis)
• Akses informasi
• Regulasi ( Peraturan dan Perundangan Terkait)
• Kerahasiaan Informasi

AUDIT ISO 19011:2018 FEASIBILITY

Pastikan :
a. Informasi yang memadai
b. Kerjasama yang memadai
c. Waktu dan sumber daya yang memadai
CATATAN
• Sumberdaya termasuk akses ke teknologi informasi dan komunikasi yang memadai dan tepat.
• Jika audit tidak layak, alternatif harus diusulkan kepada klien audit, sesuai dengan jadwal auditee.

REVIEW INFORMASI TERDOKUMENTASI

• dokumen dan catatan sistem manajemen,
• serta laporan audit sebelumnya.
• Tinjauan tersebut harus mempertimbangkan konteks organisasi yang diaudit,
• termasuk ukurannya, sifat dan kerumitannya,
• serta risiko dan peluang yang terkait.
• Ini juga harus mempertimbangkan ruang lingkup,
• kriteria, dan tujuan audit.

DOKUMEN HARUS

• Complete
• Correct
• Consistent
• Current

AUDIT PLAN

Pendekatan berbasis risiko untuk perencanaan
• Ketua tim audit harus mengadopsi pendekatan berbasis risiko untuk merencanakan audit berdasarkan informasi dalam program audit dan informasi yang terdokumentasi yang disediakan oleh pihak yang diaudit.

AUDITOR RISK

Competency Auditor
Sampling Teknik
Audit yang tidak efektif
Salah Jadwal

AUDITEE RISK

Perencanaan K3
Pencemaran Lingkungan
Kontaminasi
Kualitas/ Jml Produksi
Data Hilang,

AUDIT PLANNING DETIL

• Skala dan isi perencanaan audit dapat berbeda,
• Perencanaan audit harus membahas atau merujuk hal-hal berikut:
a) tujuan audit;
b) ruang lingkup audit,
c) kriteria audit dan setiap referensi dokumen
d) lokasi (fisik dan virtual), tanggal, waktu yang diharapkan
e) pengenalan/ Pembiasaan
f) metode audit yang akan digunakan,
g) peran dan tanggung jawab anggota tim audit,
h) alokasi sumber daya yang tepat

PREPARE AUDIT WORKING PAPER

6.3.4 Mempersiapkan informasi yang terdokumentasi untuk audit
Anggota tim audit harus mengumpulkan dan meninjau informasi yang relevan dengan penugasan audit :
a) daftar periksa fisik atau digital;
b) rincian pengambilan sampel audit;
c) informasi audio visual.
Informasi yang terdokumentasi disiapkan untuk, dan hasil dari, audit harus disimpan setidaknya sampai audit selesai, atau sebagaimana ditentukan dalam program audit.

AUDIT SQUENCE

• Pemandu dan pengamat
– dapat menemani tim audit dengan persetujuan
– Mereka tidak boleh memengaruhi atau mengganggu pelaksanaan audit.
– ketua tim audit memiliki hak untuk menolak kehadiran pengamat.
• Tugas Pemandu
– a) membantu auditor memastikan waktu dan lokasi Audit;
– b) mengatur akses ke lokasi tertentu dari pihak yang Auditee;
– c) memastikan bahwa aturan mengenai pengaturan khusus lokasi ditangani;
– d) menyaksikan audit atas Auditee
– e) memberikan klarifikasi bila diperlukan.

REVIEW DOCUMENT & INTERVIEW DURING AUDIT

• Berkomunikasi selama audit
• Selama audit, mungkin perlu untuk membuat pengaturan formal untuk komunikasi dalam tim audit, serta dengan pihak yang diaudit, klien audit dan dengan pihak berkepentingan eksternal (misalnya regulator), terutama di mana persyaratan perundang-undangan dan peraturan memerlukan pelaporan wajib.
• Tim audit harus berunding secara berkala untuk bertukar informasi, menilai kemajuan audit dan menugaskan kembali pekerjaan di antara anggota tim audit, sesuai kebutuhan.

Selama audit,

• informasi yang relevan dengan tujuan, ruang lingkup dan kriteria audit,
• Informasi mengenai kegiatan dan proses harus dikumpulkan
• Pengumpulan Informasi dg cara pengambilan sampel
• diverifikasi, sejauh dapat dipraktikkan.
• Hanya informasi yang dapat di verifikasi yang dapat diterima sebagai bukti audit.
• Metode pengumpulan informasi meliputi: wawancara; pengamatan; ulasan dari dokumen, termasuk catatan

AUDIT FINDING

• Bukti audit harus dievaluasi terhadap kriteria audit.
• Temuan audit dapat menunjukkan kesesuaian atau ketidaksesuaian.
• Ketidaksesuaian audit dicatat bersama bukti pendukungnya
• Ketidaksesuaian dapat dinilai tergantung pada konteks organisasi dan risikonya.
• Penilaian ini dapat bersifat kuantitatif (mis. 1 hingga 5) dan kualitatif (mis. Minor, utama). Temuan ini ditinjau dengan auditee untuk mendapatkan pengakuan bahwa bukti audit akurat dan bahwa ketidaksesuaian dipahami.
• Setiap upaya harus dilakukan untuk menyelesaikan setiap pendapat yang berbeda
• Masalah yang tidak terselesaikan harus dicatat dalam laporan audit.
• Kesesuaian atau ketidaksesuaian terkait dengan persyaratan hukum atau peraturan atau persyaratan lain, kadang-kadang disebut sebagai kepatuhan atau ketidakpatuhan.

PEMAHAMAN ISO 19011:2018

Checklist audit sistem manajemen ISO 19011

Pemahaman ISO 19011 2018 Training

PEMAHAMAN ISO 19011:2018

-Pemahaman ISO 19011:2018 :  ISO (Organisasi Internasional untuk Standardisasi) adalah organisasi internasional non-pemerintah yang independen dengan keanggotaan 162 badan standar nasional

– Melalui para anggotanya, ini menyatukan para pakar untuk berbagi pengetahuan dan mengembangkan Standar Internasional yang relevan secara sukarela, berbasis konsensus, yang mendukung inovasi dan memberikan solusi untuk tantangan global
– ISO bekerja sama erat dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) dalam semua hal standardisasi elektroteknik
– ISO telah menerbitkan 22354 Standar Internasional dan dokumen terkait, yang mencakup hampir setiap industri, mulai dari teknologi, keamanan pangan, hingga pertanian dan layanan kesehatan. Standar Internasional ISO berdampak pada semua orang, di mana saja
– Pelajari lebih lanjut tentang struktur ISO dan bagaimana ISO diatur

PEMAHAMAN ISO 19011:2018 DOCUMENT

– ISO 19011 adalah Standar Internasional ISO tentang ‘Pedoman untuk mengaudit sistem manajemen’
– Dokumen ini memberikan panduan tentang sistem manajemen audit, termasuk prinsip-prinsip audit, mengelola program audit dan melakukan audit sistem manajemen, serta panduan tentang evaluasi kompetensi individu yang terlibat dalam proses audit
– Ini berlaku untuk semua organisasi yang perlu merencanakan dan melakukan audit sistem manajemen baik internal atau eksternal.
– Penerapan dokumen ini untuk jenis audit lain dimungkinkan, asalkan pertimbangan khusus diberikan untuk kompetensi khusus yang diperlukan
– Riwayat Revisi:
– Versi Pertama – ISO 19011: 2002
– Versi Kedua – ISO 19011: 2011
– Versi Ketiga & Saat Ini – ISO 19011: 2018
PERBEDAAN UTAMA ISO 19011 :2011 dengan ISO 19011: 2018
A. Penambahan pendekatan berbasis risiko pada prinsip-prinsip audit
B. Perluasan panduan dalam mengelola program audit, termasuk risiko program audit
C. Perluasan pedoman untuk melakukan audit, khususnya bagian tentang perencanaan audit
D. Perluasan persyaratan kompetensi generik untuk auditor
E. Penyesuaian terminologi untuk mencerminkan proses
F. Penghapusan lampiran yang memuat persyaratan kompetensi untuk mengaudit disiplin sistem manajemen spesifik (karena banyaknya standar sistem manajemen individual, tidaklah praktis untuk memasukkan persyaratan kompetensi untuk semua disiplin ilmu)
G. Perluasan Lampiran A untuk memberikan panduan tentang konsep audit (baru) seperti konteks organisasi, kepemimpinan dan komitmen, audit virtual, kepatuhan dan rantai pasokan

PRINSIP AUDIT – RISIKO & OPPORTUNITY PROGRAM AUDIT

RISIKO

• Perencanaan
• Sumber daya
• Pemilihan tim audit
• Komunikasi
• Pelaksanaan
• Kontrol informasi yang terdokumentasi
• memantau, meninjau, dan meningkatkan program audit
• ketersediaan dan kerjasama pihak yang diaudit dan ketersediaan bukti untuk dijadikan sampel

OPPORTUNITY

• memungkinkan beberapa audit dilakukan dalam satu kunjungan
• meminimalkan waktu dan jarak
• bepergian ke Lokasi Audit
• menyesuaikan tingkat kompetensi tim audit dengan tingkat kompetensi yang dibutuhkan
• menyelaraskan tanggal audit dengan jadwal auditee.
• ketersediaan staf kunci auditee
Pendekatan berbasis risiko untuk perencanaan
• Risiko bagi Auditee : K3L, dan kualitas, dan produk, layanan, personel atau infrastrukturnya (mis. Kontaminasi dalam fasilitas kamar bersih).
• Risiko dari sisi Auditor : Kesalahan Jadwal, Kurang Komptensi, Kurang Orang, dsb
Opportunity :
Efektifitas , efisiensi.

Demikian sedikit penjelasan mengenai pemahaman ISO 19011:2018 untuk training/ pelatihan ISO 19011:2018

 

ISO 19011:2018 MANAGEMENT SYSTEM AUDITOR

ISO 19011 2018 Training

ISO 19011

 

ISO 19011 2018 Training

ISO 19011 didefinisikan sebagai standar yang menetapkan pedoman untuk mengaudit sistem manajemen. Standar ini berisi tentang panduan bagaimana pengelolaan jadwal/ program audit, prinsip-prinsip dari audit, dan bagaimana melakukan evaluasi individu yang bertanggung jawab pada pengelolaan program audit. Program- program audit terdiri atas pengaturan yang dibuat guna menyelesaikan semua audit internal/Eksternal yang diperlukan untuk mencapai sasaran tertentu.

ISO 19011:2018 memberikan informasi berharga tentang cara meningkatkan program audit secara sistematis, sama seperti departemen lain dalam suatu organisasi yang diharapkan meningkat. Salah satu aspek dari perbaikan tersebut adalah terus memastikan bahwa tujuan program audit sejalan dengan kebijakan dan tujuan sistem manajemen. Organisasi, dalam mendorong perbaikan audit, harus mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan pihak berkepentingan lainnya.

Area yang semakin penting dalam mengaudit sistem manajemen dan bisnis secara umum adalah konsep risiko. Pada edisi 2011, risiko telah terintegrasi di seluruh bagian manajemen program audit dari standar ISO 19011:2018.

SIAPA YANG HARUS MENGGUNAKAN ISO 19011:2018?

Jika organisasi Anda melakukan audit internal atau eksternal terhadap sistem manajemen, atau jika Anda mengelola program audit, maka ISO 19011 berlaku untuk Anda.

Siapapun yang terlibat dalam audit atau program audit dapat menggunakan ISO 19011. Lebih khusus lagi, ISO 19011 adalah untuk orang yang bertanggung jawab mengelola program audit dan mengevaluasi individu yang terlibat dalam program audit dan audit. Siapa pun yang telah ditugaskan untuk meningkatkan program audit kemungkinan akan menemukan nilai ISO 19011:2018.

Apa yang dicapai ISO 19011:2018?

ISO 19011 menawarkan panduan pada setiap langkah audit sistem manajemen atau program audit, termasuk:

1. Mendefinisikan tujuan program
2. Memastikan Anda memahami tujuan spesifik yang ingin Anda capai
3. Membuat pengaturan audit
4. Menetapkan peran dan tanggung jawab
5. Menentukan jumlah, ruang lingkup, lokasi, dan durasi audit
6. Menentukan kriteria dan daftar periksa tertentu
7. Menetapkan prosedur peninjauan
8. Menyelesaikan audit yang dibutuhkan
9. Merencanakan dan meninjau dokumen internal
10. Mengumpulkan dan memverifikasi bukti audit
11. Menghasilkan temuan dan menyiapkan laporan
12. Mengkomunikasikan temuan
13. Meninjau hasil dan proses
14. Menilai hasil dan tren
15. Sesuai dengan prosedur program audit
16. Kebutuhan dan harapan yang berkembang dari pihak yang berkepentingan
17. Menganalisis catatan program audit
18. Meneliti efektivitas langkah-langkah untuk mengatasi risiko
19. Memastikan kerahasiaan dan keamanan informasi

ADA BEBERAPA KOSA KATA / ISTILAH TERKAIT AUDIT DALAM ISO 19011:2018

AUDIT ISO : Pengujian sistimatis, mandiri dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menentukan sejauh mana kriteria audit dipenuhi
PROGRAM AUDIT adalah Sekumpulan rencana audit yang direncanakan dalam waktu tertentu dan diarahkan untuk maksud tertentu
ISO EKSTERNAL AUDIT : audit yang dilakukan oleh pihak diluar dari Organisasi / Perusahaan bisa pihak ke 2 maupun pihak ke 3.
MANAJEMEN AUDIT : Satu Lingkaran atau Cycle dalam melakukan audit ISO terdiri dari PDCA yaitu perencanaan Audit, Pelaksanaan Audit, Monitoring dan Evaluasi Audit dan Tindak Lanjut Audit sehingga tujuan/ sasaran Audit dapat dicapai.
AUDIT SISTEM MANAJEMEN : Pengujian sistimatis, mandiri dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menentukan sejauh mana kriteria audit dipenuhi sesuai dengan Sistem Manajemen yang dijalankan atau yang akan dinilai.
AUDITEE Organisasi atau orang yang diaudit
TEMUAN AUDIT/ FINDING/ NCR Hasil evaluasi dari bukti audit yang dibandingkan dengan kriteria audit
BUKTI AUDIT Bukti ketidaksesuaian dapat berupa Rekaman/catatan, pernyataan fakta/ hasil interview atau informasi lain yang terkait dengan persyaratan/ kriteria audit dan harus dapat diverifikasi
KRITERIA AUDIT Seperangkat kebijakan, prosedur atau persyaratan yang digunakan sebagai acuan audit
KESIMPULAN AUDIT Hasil keputusan dari audit yang disampaikan oleh oleh Pimpinan Audit (Lead Auditor) tim audit setelah mempertimbangkan tujuan audit dan seluruh temuan audit

TUGAS/ TANGGUNG JAWAB ( JOB DESC) LEAD AUDITOR

• Mengelola Tim Internal auditor
• Evaluasi proses untuk kepatuhan dengan persyaratan/ Kriteria
• Membuat Program & jadwal audit
• Berpartisipasi dan memimpin pelaksanaan audit
• identifikasi peluang untuk perbaikan
• Membantu tim audit dalam mengembangkan laporan audit; menyajikan laporan audit kepada manajemen puncak, sesuai kebutuhan
• Membantu tindak lanjut audit
• Mengambil Keputusan terkait Grading Temuan Audit
• Menjadi Penengah antara auditor dan auditee
• Menghubungi auditee untuk perencanaan dan pelaksanaan audit

TUGAS/ TANGGUNG JAWAB ( JOB DESC) AUDITOR

• Evaluasi proses untuk kepatuhan dengan persyaratan/ Kriteria
• Melaksanakan Program & jadwal audit
• identifikasi peluang untuk perbaikan
• Membantu tim audit dalam mengembangkan laporan audit;
• menyajikan laporan audit kepada Lead Auditor/ Auditee
• Membantu tindak lanjut audit
• Berdikusi dengan Auditor terkait Grading Temuan Audit
• Membantu lead Auditor dalam melakukan Tindak Lanjut Audit

PDCA dalam Pelaksanaan Audit

PERSIAPAN AUDIT (PLAN)

• Pembuatan Program audit
• Pembagian dan Penunjukan tim
• Pembuatan cek list audit
• Audit KIT

Pelaksanaan Audit (DO)

• Urutan dalam Melaksanakan audit
• Golden Triangle Audit
• Opening meeting
• Teknik wawancara
• Review Dokument
• Teknik Observasi
• Closing meeting

LAPORAN AUDIT (CHECK)

• Ketidaksesuaian tindakan perbaikan dan pencegahan
• Cara Penulisan Laporan Audit
• Root cause analysis
• Corrective Action

TINDAK LANJUT AUDIT (ACT)

• Verivikasi Temuan & Tindakan Perbaikan
• Closing Finding
• Improvement

TRAINING ISO 19011:2018
ISO 19011:2018 MANAGEMENT SYSTEM AUDITOR TRAINING

Sasaran
• Peserta mampu memahami Jenis Audit &Tujuan Audit ISO 19011:2018
• Peserta mampu memahami tugas dan tanggung Jawab Auditor & Lead auditor ISO 19011:2018
• Peserta Mampu melakukan Internal Audit ISO 19011:2018
• Peserta Mampu melakukan membuat Laporan Audit ISO 19011:2018
• Peserta Mampu melakukan Tindak Lanjut Audit ISO 19011:2018

Outline
• Pengenalan ISO 19011:2018
• Pengertian dan Pemahaman audit ISO 19011:2018
• Perbedaan Utama ISO 19011:2011 VS ISO 19011:2018
• Istilah dan definisi ISO 19011:2018
• Prinsip audit ISO 19011:2018
• Mengelola program audit
1. Membuat Program audit
2. Implementasi Program audit
3. Monitoring Program audit
• Melaksanakan Audit ( Opening & Closing Meeting. Pengumpulan Bukti, Vervivikasi , dll)
• kompetensi dan Evaluasi auditor
1. Menentukan Kompetensi auditor
2. Memilih Metode Evaluasi auditor yang Tepat
3. Melakukan Evaluasi auditor
4. Memelihara dan meningkatkan kompetensi auditor

Bagi Organisasi/ Perusahaan atau Perorangan yang ingin mndapatkan pelatihan/ Training ISO 19011:2018 silahkan menghubungi kami HP/WA 0812 10 9 10 329  email : budiwibowo.gmci@gmail.com

 

Training ISO 19011:2018 Management System Audit

Training ISO 19011:2018

Training ISO 19011:2018

Sasaran Training ISO 19011:2018

  • Peserta mampu memahami Jenis Audit &Tujuan Audit ISO 19011:2018
  • Peserta mampu memahami tugas dan tanggung Jawab Auditor & Lead auditor
  • Peserta Mampu melakukan Internal Audit
  • Peserta Mampu melakukan membuat Laporan Audit
  • Peserta Mampu melakukan Tindak Lanjut Audit ISO

Outline Training ISO 19011:2018

  • Pengenalan ISO 19011:2018
  • Pengertian dan Pemahaman audit
  • Perbedaan Utama ISO 19011:2011 VS ISO 19011:2018
  • Istilah dan definisi
  • Prinsip audit 8
  • Mengelola program audit
  1. Membuat Program audit
  2. Implementasi Program audit
  3. Monitoring Program audit
  • Melaksanakan Audit ( Opening & Closing Meeting. Pengumpulan Bukti, Vervivikasi , dll)
  • kompetensi dan Evaluasi auditor
  1. Menentukan Kompetensi auditor
  2. Memilih Metode Evaluasi auditor yang Tepat
  3. Melakukan Evaluasi auditor
  4. Memelihara dan meningkatkan kompetensi auditor

Metode Training ISO 19011:2018

Pelatihan ini menggunakan Metode Accelerated Learning lebih menitikberatkan pada peran aktif peserta pelatihan.

Waktu Training ISO 19011:2018

2 hari  (09.30 – 15.30)

Fasilitas

  • Materi Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan

Lokasi  Training ISO 19011:2018

Global Management Consulting Indonesia

Ruko Persada Otto No. 12 A Periuk / Tangerang

Investasi  Training

  • Rp Rp 3.500.000,- /Orang

Account Pembayaran

  • Pembayaran Melalui BCA No Rekening 713 094 999 6 A/n CV. Global Management Consulting Indonesia
  • Pembayaran dilakukan paling lambat 1 Minggu  sebelum Pelatihan.

Kontak Person

Global Management Consulting Indonesia

email : budiwibowo.gmci@gmail.com

HP/WA : 0812 10 9 10 329

Sekilas Mengenai Perubahan ISO 19011:2018

ISO (Organisasi Internasional untuk Standardisasi) adalah beranggotakan federasi standar nasional di seluruh dunia.
Bagian/ anggota ISO ada yang bekerja mempersiapkan standar internasional yang biasanya dilakukan melalui komite teknis ISO.
Komite yang telah dibentuk berhak untuk diwakili negarannya dalam komite organisasi Internasional selain itu badan pemerintah dan non-pemerintah, terkait dengan ISO, juga berpartisipasi dalam pekerjaan ini.
ISO bekerja sama dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) dalam semua aspek standardisasi elektroteknis.
Prosedur yang digunakan untuk mengembangkan dokumen ini dan termasuk perubahannya dijelaskan dalam Petunjuk ISO / IEC, Bagian 1. Khususnya kriteria persetujuan yang diperlukan untuk Beberapa jenis dokumen ISO harus dipertimbangkan.

Dokumen ini disiapkan sesuai dengan
Aturan editorial dari Petunjuk ISO / IEC, Bagian 2 (lihat www.iso.org/directives).
Perhatian diberikan pada kemungkinan bahwa beberapa elemen dari dokumen ini tunduk
Dokumen ini disiapkan oleh Komite Proyek ISO / PC 302, Pedoman untuk manajemen audit Sistem.
Edisi ketiga ini membatalkan dan menggantikan edisi kedua (ISO 19011: 2011), yang secara teknis sudah
direvisi
Perbedaan utama dibandingkan dengan edisi kedua adalah sebagai berikut:

  • menambahkan pendekatan berbasis risiko pada prinsip-prinsip audit;
  • perpanjangan pedoman untuk mengelola program audit, termasuk risiko program audit;
  • perpanjangan pedoman tentang kinerja audit, khususnya bagian perencanaan audit;
  • perluasan persyaratan umum kompetensi untuk auditor;
  • Penyesuaian terminologi untuk mencerminkan proses dan bukan objek (“objek”);
  • penghapusan lampiran yang berisi persyaratan kompetensi untuk audit manajemen khusus
    disiplin sistem (karena banyak standar individu dari sistem manajemen,
    tidak praktis untuk memasukkan persyaratan kompetensi untuk semua disiplin ilmu);
  • perpanjangan Lampiran A untuk memberikan panduan tentang konsep audit (baru), seperti konteks organisasi,
    kepemimpinan dan komitmen, audit virtual, kepatuhan dan rantai pasokan.

ISO 19011:2018 Perbedaan Utama dg Versi sebelumnya

Checklist audit sistem manajemen ISO 19011

Perbedaan ISO 9001:2018 dengan ISO 19011:2011

ISO 19011:2018, Penambahan pendekatan berbasis risiko pada prinsip-prinsip audit
• Pendekatan berbasis risiko: pendekatan audit yang mempertimbangkan risiko dan peluang
• Melakukan pengecekan / review terkait dengan risiko dan peluang baik itu yang terkait dengan Program audit, rencana audit, proses audit, proses pada auditee, dll
Perluasan panduan dalam mengelola program audit, termasuk risiko program audit.
• Program audit yang dibuat harus mempertimbangkan berbagai peluang dan risiko terkait dengan program, pelaksanaan program dan evaluasinya,
• Risiko terkait dengan program misalnya :
 Perencanaan yang tidak sesuai
 Sumber daya yang kurang memadai
 Pemilihan tim audit yang tidak kompeten
 Komunikasi antara auditor yang tidak lancar
 Pelaksanaan audit tidak sesuai jadwal
 Kontrol informasi yang terdokumentasi
 Tidak dilakukan Pemantauan, Peninjauan, dan Program meningkatkan program audit
 Tidak ada kerjasama antara pihak yang diaudit dan ketidak ketersediaan bukti untuk dijadikan sampel
• Peluang dalam Program audit
 memungkinkan beberapa audit dilakukan dalam satu kunjungan
 meminimalkan waktu dan jarak
 bepergian ke Lokasi Audit dengan lebih cepat
 menyesuaikan tingkat kompetensi tim audit dengan tingkat kompetensi yang dibutuhkan
 menyelaraskan tanggal audit dengan jadwal auditee.
 ketersediaan staf kunci auditee

Perluasan pedoman untuk melakukan audit, khususnya bagian tentang perencanaan audit
Pendekatan berbasis risiko untuk perencanaan Audit
 Risiko bagi Auditee : K3L, dan kualitas, dan produk, layanan, personel atau infrastrukturnya (mis. Kontaminasi dalam fasilitas kamar bersih).
 Risiko dari sisi Auditor : Kesalahan Jadwal, Kurang Komptensi, Kurang Orang, dsb
 Opportunity : Efektifitas , efisiensi.

Perluasan persyaratan kompetensi generik untuk auditor
• Generic knowledge and skills of management system auditors : Seorang auditor management system harus menguasai ketrampilan terkait hal hal sbb :
 Prinsip, proses, dan metode audit
 Standar sistem manajemen dan referensi lainnya
 Organisasi dan konteksnya
 Persyaratan hukum dan peraturan yang berlaku dan persyaratan lainnya

Penghapusan lampiran yang memuat persyaratan kompetensi untuk mengaudit disiplin sistem manajemen spesifik (karena banyaknya standar sistem manajemen individual, tidaklah praktis untuk memasukkan persyaratan kompetensi untuk semua disiplin ilmu)

Perluasan Lampiran A untuk memberikan panduan tentang konsep audit (baru) seperti konteks organisasi, kepemimpinan dan komitmen, audit virtual, kepatuhan dan rantai pasokan