PEMAHAMAN ISO 19011:2018

Checklist audit sistem manajemen ISO 19011

Pemahaman ISO 19011 2018 Training

PEMAHAMAN ISO 19011:2018

-Pemahaman ISO 19011:2018 :  ISO (Organisasi Internasional untuk Standardisasi) adalah organisasi internasional non-pemerintah yang independen dengan keanggotaan 162 badan standar nasional

– Melalui para anggotanya, ini menyatukan para pakar untuk berbagi pengetahuan dan mengembangkan Standar Internasional yang relevan secara sukarela, berbasis konsensus, yang mendukung inovasi dan memberikan solusi untuk tantangan global
– ISO bekerja sama erat dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) dalam semua hal standardisasi elektroteknik
– ISO telah menerbitkan 22354 Standar Internasional dan dokumen terkait, yang mencakup hampir setiap industri, mulai dari teknologi, keamanan pangan, hingga pertanian dan layanan kesehatan. Standar Internasional ISO berdampak pada semua orang, di mana saja
– Pelajari lebih lanjut tentang struktur ISO dan bagaimana ISO diatur

PEMAHAMAN ISO 19011:2018 DOCUMENT

– ISO 19011 adalah Standar Internasional ISO tentang ‘Pedoman untuk mengaudit sistem manajemen’
– Dokumen ini memberikan panduan tentang sistem manajemen audit, termasuk prinsip-prinsip audit, mengelola program audit dan melakukan audit sistem manajemen, serta panduan tentang evaluasi kompetensi individu yang terlibat dalam proses audit
– Ini berlaku untuk semua organisasi yang perlu merencanakan dan melakukan audit sistem manajemen baik internal atau eksternal.
– Penerapan dokumen ini untuk jenis audit lain dimungkinkan, asalkan pertimbangan khusus diberikan untuk kompetensi khusus yang diperlukan
– Riwayat Revisi:
– Versi Pertama – ISO 19011: 2002
– Versi Kedua – ISO 19011: 2011
– Versi Ketiga & Saat Ini – ISO 19011: 2018
PERBEDAAN UTAMA ISO 19011 :2011 dengan ISO 19011: 2018
A. Penambahan pendekatan berbasis risiko pada prinsip-prinsip audit
B. Perluasan panduan dalam mengelola program audit, termasuk risiko program audit
C. Perluasan pedoman untuk melakukan audit, khususnya bagian tentang perencanaan audit
D. Perluasan persyaratan kompetensi generik untuk auditor
E. Penyesuaian terminologi untuk mencerminkan proses
F. Penghapusan lampiran yang memuat persyaratan kompetensi untuk mengaudit disiplin sistem manajemen spesifik (karena banyaknya standar sistem manajemen individual, tidaklah praktis untuk memasukkan persyaratan kompetensi untuk semua disiplin ilmu)
G. Perluasan Lampiran A untuk memberikan panduan tentang konsep audit (baru) seperti konteks organisasi, kepemimpinan dan komitmen, audit virtual, kepatuhan dan rantai pasokan

PRINSIP AUDIT – RISIKO & OPPORTUNITY PROGRAM AUDIT

RISIKO

• Perencanaan
• Sumber daya
• Pemilihan tim audit
• Komunikasi
• Pelaksanaan
• Kontrol informasi yang terdokumentasi
• memantau, meninjau, dan meningkatkan program audit
• ketersediaan dan kerjasama pihak yang diaudit dan ketersediaan bukti untuk dijadikan sampel

OPPORTUNITY

• memungkinkan beberapa audit dilakukan dalam satu kunjungan
• meminimalkan waktu dan jarak
• bepergian ke Lokasi Audit
• menyesuaikan tingkat kompetensi tim audit dengan tingkat kompetensi yang dibutuhkan
• menyelaraskan tanggal audit dengan jadwal auditee.
• ketersediaan staf kunci auditee
Pendekatan berbasis risiko untuk perencanaan
• Risiko bagi Auditee : K3L, dan kualitas, dan produk, layanan, personel atau infrastrukturnya (mis. Kontaminasi dalam fasilitas kamar bersih).
• Risiko dari sisi Auditor : Kesalahan Jadwal, Kurang Komptensi, Kurang Orang, dsb
Opportunity :
Efektifitas , efisiensi.

Demikian sedikit penjelasan mengenai pemahaman ISO 19011:2018 untuk training/ pelatihan ISO 19011:2018

 

HALAL AWARENESS TRAINING

Training pelatihan halal awareness

Training pelatihan halal awareness

HALAL AWARENESS TRAINING

Sasaran
• Peserta mampu memahami Pengertian Produk Halal
• Peserta mampu Mengerti Peraturan Terkait Produk Halal
• Peserta mampu memahami Hubungan Halal Dengan Kesehatan
• Peserta Mampu Mengimplementasikan Syarat Syarat Produk Halal
• Peserta Mampu Memahami Proses yang mempengaruhi ke halalan
• Peserta Mampu memahami Keuntungan Produk Halal

Outline
• Pengertian dan Pemahaman produk halal
• UU dan Peraturan mengenai Produk halal
• Hubungan antara Halal dan Kesehatan
• Syarat – Syarat Produk Halal
• Proses yang mempengaruhi kehalalan
• Pasar Produk Halal
• Keuntungan Produk Halal

Konteks Organisasi ISO 21001:2018

Konteks Organisasi ISO 21001:2018

 

4. Konteks organisasi

4.1 Memahami organisasi dan konteksnya

Klausul 4.1 ini bertujuan agar organisasi memahami dan menentukan isu-isu atau masalah eksternal dan internal yang dapat berpengaruh, baik itu pengaruh positif maupun negatif terhadap organisasi pendidikan dalam menjalankan layanannya terutama dalam mencapai sasaranya.

Isu eksternal merupakan isu atau permasalahan yang berasal dari luar organisasi, sedangkan isu internal merupakan masalah yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri. Informasi tentang isu internal dan eksternal dapat ditemukan dari berbagai sumber, seperti melalui pertemuan internal, media massa, situs web, publikasi dari kantor statistik nasional dan lembaga pemerintah lainnya, pertemuan dengan pembelajar, wali murid, staf dan pihak yang berkepentingan terkait, dan sebagainya.

Contoh masalah eksternal dan internal diantaranya adalah sebagai berikut:

No Bidang Isu Isu Eksternal
1 Ekonomi – Daya beli masyarakat, bantuan ekonomi untuk Pendidikan, beasiswa, dsb
2 Sosial budaya – Kesenjangan social masyarakat , Minat jurusan , Pertukaran pelajar
3 Teknologi – Perkembangan teknologi Pendidikan ( Web, Online, Software, Pengolahan materi, alat pembelajaran, dsb)
4 Politik – Kebijakan pemerintah mengenai pendidikan
5 Pasar – Kompetitor organisasi Pendidikan, Market bagi pembelajar, market program yang ditawarkan.
6 Regulasi – Legalitas, akreditasi, dll

No Bidang Isu Isu Internal

7. kinerja organisasi – kualitas pelayanan, target & pencapaian organisasi,
2 Sumber daya – Sarana dan prasarana pembelajaran
3 Sumber daya manusia – Kompetensi dan sertifikasi Staff Pendidik
4 Operasional – Proses Pembelajaran , Standard dan prosedur pembelajaran
5 Tata Kelola organisasi – Nilai dan budaya organisasi

Dari seluruh masalah internal dan eksternal yang telah teridentifikasi tersebut, organisasi kemudian dapat memilah mana yang relevan dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran, tanggung jawab sosial dan arahan stratejik serta berpengaruh terhadap kemampuan organisasi dalam pencapaian hasil yang diharapkan.
Arahan stratejik dapat dinyatakan dalam bentuk seperti pernyataan visi dan misi organisasi.

Masalah internal dan eksternal tersebut dapat berubah setiap waktu, oleh karena itu organisasi perlu meninjau masalah tersebut secara berkala, salah satu caranya dengan membahas perubahan isu internal dan eksternal ini dalam rapat tinjauan manajemen.
Bentuk pernyataan konteks organisasi dapat dinyatakan dalam daftar konteks organisasi

4.2 Memahami kebutuhan dan harapan pihak berkepentingan

Karena pihak berkepentingan mempunyai pengaruh potensial pada kemampuan organisasi pendidikan untuk secara konsisten menyediakan produk dan layanan yang memenuhi persyaratan pembelajar, staf dan penerima manfaat lain serta regulasi, organisasi pendidikan harus menentukan:
a) pihak berkepentingan yang relevan dengan SMOP
b) kebutuhan, persyaratan dan harapan pihak berkepentingan yang relevan dengan sistem manajemen organisasi pendidikan.

Pihak berkepentingan harus termasuk pembelajar, penerima manfaat lainnya dan Staf (pegawai) yang bekerja pada organisasi pendidikan.
Dalam klausul 4.2 ini organisasi pendidikan diminta untuk memperhatikan persyaratan apa saja yang sesuai bukan hanya persyaratan pembelajar saja namun juga persyaratan pihak yang berkepentingan lainnya.
Kebutuhan dan harapan pihak berkepentingan dapat berbeda-berbeda untuk berbagai kegiatan usaha yang berbeda, dan dapat berubah karena keadaan yang tidak terduga atau reaksi terhadap pasar atau peraturan baru. Oleh karena itu, organisasi pendidikan harus memantau dan meninjaunya secara berkala.

Contoh Pihak berkepentingan, kebutuhan dan harapannya

Pihak yang berkepentingan Kebutuhan dan Harapan
Pembelajar harapan terhadap organisasi : Legalitas lengkap, fasilitas nyaman, dapat diserap oleh pengguna, diakui, terakreditasi, pengajar yg kredibel
Pegawai harapan terhadap organisasi kejelasan pekerjaan, kepastian karir, jaminan dan bonus
Alumni harapan terhadap organisasi : Jaringan Alumni, informasi lowongan kerja, jaminan kerja/ terserap
Pemberi kerja harapan terhadap organisasi Kompetensi lulusan sesuai dan siap kerja
Pemerintah harapan terhadap organisasi mematuhi peraturan yang berlaku

Untuk memahami kebutuhan dan harapan dari pihak berkepentingan terkait, beberapa kegiatan dan metode dapat dilakukan seperti contoh dibawah ini,:

a) Melakukan kajian kebutuhan pasar
b) mengkaji ketentuan perundang-undangan dan regulasi
c) melakukan lobi dan membangun jaringan;
d) berpartisipasi dalam asosiasi yang relevan;
e) pembandingan (benchmarking);
f) pengawasan pasar;
g) meninjau hubungan rantai pasokan;
h) melakukan survei pelanggan;
i) memonitor kebutuhan pelanggan, harapan dan kepuasan mereka.

Membuat dan memahami konteks organisasi serta harapan pihak yang berkepentingan adalah hal yg krusial bagi organisasi, mengingat Tujuan organisasi Pendidikan yang sudah dibuat dalam visi, misi dan rencana bisnis organisasi Pendidikan bisa saja terganggu apabila organisasi tidak memperhatikan konteks dan kepentingan pihak berkepentingan.

Misalnya saja Ketika salah satu konteks organisasi luput dari pengamatan organisasi yaitu, contoh akreditasi dan atau legalitas organisasi hal ini tentu saja akan berdampak fatal bagi organisasi Pendidikan itu sendiri. Apabila tiba tiba tidak dapat beroperasional lagi, sebaliknya apabila ini dapat dipenuhi akan bisa berubah menjadi sebuah opportunity / kesempatan untuk dapat bersaing yang mungkin malah belum memenuhi aspek legal maupun akreditasinya. Tinggal bagaimana organisasi Pendidikan bisa memaksimalkan ini.

Manfaat penerapan konteks organisasi dan pemahaman pihak berkepentingan dalam organisasi Pendidikan diantaranya :

1. Melihat berbagai aspek yang mungkin dapat berpengarus dalam pencapaian tujuan organisasi
2. Melihat kekuatan dan kelemahan organisasi
3. Membuat keputusan secepatnya untuk hal hal yang mungkin sulit dihindari di masa yang akan datang
4. Pencegahan terhadap persayaratan/ aturan yang belum lengkap
5. Meningkatkan kesempatan untuk proyek improvement sedini mungkin
6. Pengaturan sarana, prasana dan SDM untuk memaksimalkan hasil yang diinginkan
7. Memudahkan focus terhadap penyususunan KPI tiap departeman / fungsi
8. Dll

Training konsultasi Konsteks organisasi Pendidikan / ISO 21001:2018 dapat menghubungi HP/WA 0812 10 9 10 329

ISO 21001:2018 Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan

ISO 21001:2018 Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan

 

ISO 21001:2018

 

ISO 21001:2018 menetapkan persyaratan (Requirement) untuk sistem Management untuk organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) Pendidikan (pengajaran) (SPOM) ketika organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) tersebut:

a) harus menunjukkan kemampuan organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) untuk mendukung, perolehan dan pengembangan kompetensi lewat pengajaran, pembelajaran / penelitian;

b) bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelajar, penerima manfaat lain, dan staf lewat penerapan SPOM yang efektif, termasuk proses perbaikan sistem dan jaminan kesesuaian dengan persyaratan (Requirement) pelajar dan penerima manfaat lainnya.

Semua persyaratan (Requirement) ISO 21001:2018 bersifat generik dan dimaksudkan untuk diterapkan pada perusahaan/ organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) mana pun yang menggunakan kurikulum belajar untuk mendukung pengembangan kompetensi lewat pengajaran, pembelajaran, / penelitian, terlepas dari jenis, ukuran, / metode penyampaiannya.

ISO 21001:2018 bisa diterapkan pada perusahaan/ organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) Pendidikan (pengajaran) dalam sebuah perusahaan yang lebih besar yang bisnis intinya bukan Pendidikan (pengajaran), seperti departemen pelatihan yang profesional.

ISO 21001:2018 tidak berlaku untuk organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) yang hanya memproduksi / memproduksi produk Pendidikan (pengajaran).

Klausal ISO 21001 2018

1. Ruang Lingkup
2. Acuan normatif
3. Istilah dan definisi.
4. Konteks organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll).
4.1 Memahami organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) dan konteksnya
4.2 Memahami kebutuhan dan harapan pihak berkepentingan
4.3 Menentukan ruang lingkup SMOP
4.4 SMOP dan prosesnya
5. Kepemimpinan .
5.1 Kepemimpinan dan komitmen
5.2 Kebijakan
5.3 Peran, tanggung jawab dan wewenang organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll).
6. Perencanaan.
6.1 Tindakan ditujukan pada peluang dan risiko
6.2 Sasaran organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) Pendidikan (pengajaran) dan perencanaan untuk mencapainya.
6.3 Perubahan Perencanaan .
7. Dukungan.
7.1 Sumber daya
7.2 Kompetensi .
7.3 Kepedulian .
7.4 Komunikasi
7.5 Informasi terdokumentasi
8. Operasi
8.1 Perencanaan dan pengendalian operasi
8.2 Persyaratan (Requirement) produk dan Layanan Pendidikan (pengajaran)
8.3 Desain dan pengembangan produk dan layanan Pendidikan (pengajaran)
8.4 Pengendalian proses, produk dan jasa yang disediakan eksternal
8.5 Penyediaan produk dan layanan Pendidikan (pengajaran)
8.6 Pelepasan produk dan layanan Pendidikan (pengajaran)
8.7 Pengendalian ketidaksesuaian keluaran Pendidikan (pengajaran)
9. Evaluasi kinerja
9.1 Pemantauan, pengukuran, analisis dan evaluasi
9.2 Audit internal
9.3 Tinjauan Management
10. Peningkatan
10.1 Ketidaksesuaian dan tindakan korektif
10.2 Peningkatan berkelanjutan

KOSA KATA ISO 21001:2018

Pihak berkepentingan / pemangku kepentingan

ialah orang / organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) yang dapat mempengaruhi, dipengaruhi, / menganggap dirinya terpengaruh oleh suatu keputusan / aktifitas .

Persyaratan (Requirement)

ialah kebutuhan / harapan yang dinyatakan, umumnya tersirat (dapat merupakan kebiasaan / praktik umum bagi organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) Pendidikan (pengajaran) dan pihak berkepentingan) / pun bersifat wajib seperti Peraturan .

Sistem Management

ialah sekumpulan unsur organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) yang saling terkait / berhubungan untuk menetapkan kebijakan dan sasaran serta proses untuk mencapai

sasaran tersebut.

Unsur sistem meliputi struktur, peran dan tanggung jawab, perencanaan dan pengoperasian organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll).
Lingkup sistem Management dapat mencakup keseluruhan organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll), fungsi dan bagian spesifik yang teridentifikasi dari organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll), / satu / lebih fungsi antar grup organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll).

Management puncak

Orang / kelompok orang yang mengarahkan dan mengendalikan organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) pada tingkat tertinggi. Management puncak memiliki kekuasaan untuk mendelegasikan wewenang dan menyediakan sumber daya dalam organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll).

organisasi pengajaran

ialah organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) yang bisnis intinya ialah penyediaan produk Pendidikan (pengajaran) dan layanan Pendidikan (pengajaran)
Hal ini dapat mencakup organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) Pendidikan (pengajaran) dalam organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) yang lebih besar yang bisnis intinya bukan Pendidikan (pengajaran), seperti departemen pelatihan profesional dalam sebuah perusahaan.

Layanan Pendidikan (pengajaran)

ialah proses yang mendukung perolehan dan pengembangan kompetensi pembelajar lewat pengajaran, pembelajaran / penelitian.

Produk Pendidikan (pengajaran) / sumber pembelajaran

ialah barang berwujud / tidak berwujud yang digunakan dalam dukungan pedagogis dari layanan Pendidikan (pengajaran).
Produk Pendidikan (pengajaran) dapat berupa fisik / digital

pembelajar

ialah penerima manfaat, memperoleh dan mengembangkan kompetensi menggunakan layanan Pendidikan (pengajaran).

Penerima manfaat

ialah orang / sekelompok orang yang mendapat manfaat dari produk dan layanan organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) Pendidikan (pengajaran) dan organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) Pendidikan (pengajaran) berkewajiban untuk melayani mereka berdasarkan misinya.

Pengajar

ialah orang yang melakukan kegiatan mengajar.
Dalam konteks yang berbeda, pengajar kadang disebut juga sebagai guru, pelatih, coach, fasilitator, tutor, konsultan, instruktur, dosen / mentor.

Kurikulum

ialah informasi terdokumentasi tentang apa, mengapa, bagaimana dan seberapa baik pembelajar sebaiknya belajar dengan cara yang sistematis dan intens.
Kurikulum dapat mencakup tujuan / sasaran, konten, hasil , pengajaran dan metode, indikator kinerja, metode penilaian / rencana penelitian yang terkait. bisa juga disebut sebagai profil , referensi kompetensi, program study / rencana pengajaran.

Tanggung jawab sosial

ialah tanggung jawab organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) terhadap dampak keputusan dan kegiatannya bagi masyarakat dan lingkungan, lewat perilaku transparan dan etis yang:
-berkontribusi pada pengembangan berkelanjutan, termasuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat;
– memperhitungkan harapan pihak berkepentingan;
– mematuhi hukum yang berlaku dan konsisten dengan norma perilaku internasional; dan
– diintegrasikan ke seluruh organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) dan dipraktikkan dalam hubungannya. Hubungan mengacu pada kegiatan organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) dalam lingkup pengaruhnya.

Visi

ialah aspirasi organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) terhadap kondisi masa depan yang diinginkan dan selaras dengan misinya.

Misi

ialah alasan untuk menjadi, mandat dan ruang lingkup organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll), diterjemahkan ke dalam konteks organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll) beroperasi.

Strategi

ialah rencana untuk menyelesaikan misi dan mencapai visi organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll).

Kursus (course)

ialah Seperangkat pengajaran dan aktifitas pembelajaran yang berbeda, didesain untuk memenuhi sasaran pembelajaran yang ditentukan / hasil pembelajaran. Kursus (course) kadang disebut sebagai unit kredit / subjek.

Program

ialah serangkaian kursus (course) yang konsisten didesain untuk memenuhi sasaran pembelajaran yang ditentukan / hasil pembelajaran, dan mengarah ke pengakuan.
Pengakuan dapat berupa gelar, sertifikasi kelulusan, partisipasi / pencapaian, lencana, diploma, dan bentuk lainnya.

Staf

ialah orang yang bekerja untuk dan dalam organisasi (perusahaan, yayasan,sekolah, dll)

Aksesibilitas

ialah kegunaan dari suatu produk, layanan, lingkungan, / fasilitas oleh orang,dalam jangkauan kemampuan terluas

Pengajaran

ialah bekerja dengan pembelajar untuk membantu dan mendukung mereka dengan pembelajaran.
Bekerja dengan pembelajar berarti mendesain, mengarahkan, dan menindaklanjuti kegiatan pembelajaran.
Pengajaran dapat menggabungkan peran yang berbeda: penyampaian konten, fasilitasi, pembimbingan, pembinaan komunitas dan, sampai batas tertentu, penasihat dan penyedia bimbingan akademik.

Pembelajaran seumur hidup

ialah penyediaan / penggunaan kesempatan belajar seumur hidup bagi orang untuk mendorong perkembangan berkelanjutan mereka.

Ketrampilan (skill)

ialah seperangkat pengetahuan yang memungkinkan orang untuk menguasai suatu aktifitas dan berhasil dalam menyelesaikan tugas. Ketrampilan (skill) dapat berupa kognitif, emosional, sosial / psikomotor.

Pengetahuan

ialah fakta, informasi, prinsip / pemahaman yang diperoleh lewat pengalaman, penelitian / Pendidikan (pengajaran).

Verifikasi

ialah konfirmasi lewat penyediaan bukti objektif yang menyatakan persyaratan (Requirement) telah dipenuhi

Validasi

ialah konfirmasi, lewat penyediaan bukti objektif, bahwa persyaratan (Requirement) penggunaan untuk maksud tertentu / aplikasi sudah dipenuhi

 

Training Konsultasi dan Sertifikasi ISO 21001:2018 silahkan menghubungi kami HP/WA 0812 10 9 10 329   email budiwibowo.gmci@gmail.com

 

 

KONSULTAN ISO 9001

Checklist sistem manajemen mutu

ISO 9001

ISO 9001 diartikan sebagai standard international yang berisi persyaratan untuk sistem manajemen mutu organisasi (SMM). Perusahaan menggunakan standar guna membuktikan kemampuan untuk secara terus menerus menyediakan produk / jasa layanan yang sesuai persyaratan pelanggan dan peraturan perundangan . ISO 9001 Ini adalah standard yang paling populer dalam ISO 9000 Series dan satu-satunya standar dalam seri ISO 9000 yang dapat disertifikasi oleh organisasi.
Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 2015 adalah standar yang diakui secara internasional yang berhubungan dengan Sistem Manajemen Kulitas dimana SMM mengembangkan kriteria untuk meningkatkan dan memoles kualitas dan efisiensi perusahaan atau organisasi.
ISO 9001 2015 membuka jalan bagi sebuah organisasi untuk secara teratur dan konsisiten memenuhi persyaratan pelanggan atau klien atau pihak lain yang terlibat.
Sistem Manajemen Mutu dicapai dengan merencanakan dan mengelola sumber daya, proses, dan aset yang digabungkan dengan tujuan akhir kepuasan pelanggan dan kompetensi organisasi.

sertifikat iso 9001

konsultan iso 9001

 

Sertifikat ISO 9001 2015 adalah bukti bahwa organisasi sudah menjalankan atau mengimplementasikan standard atau persyaratan ISO 9001 2015, dari mulai klausal 4 sd 10, Proses Perencanaan sd Improvement
Plan – Perencanaan adalah salah satu bagian terbesar dari SMM dan dimulai dengan memahami konteks organisasi dan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan dengan SMM (4.1 & 4.2), yang kemudian digunakan untuk menentukan ruang lingkup SMM dan SMM proses (4.3 & 4.4). Ini diikuti oleh komitmen kepemimpinan di perusahaan untuk mengarahkan organisasi ke fokus pelanggan dengan mendefinisikan peran dan tanggung jawab organisasi dan dengan menetapkan kebijakan mutu untuk memberikan fokus SMM secara keseluruhan (5.1, 5.2 & 5.3). Tingkat perencanaan berikutnya adalah mengidentifikasi dan menangani risiko dan peluang SMM, termasuk menetapkan dan merencanakan sasaran mutu dan perubahan untuk mendukung peningkatan berkelanjutan (6.1, 6.2 & 6.3). Tingkat akhir perencanaan adalah mengidentifikasi dan menerapkan struktur pendukung untuk memungkinkan Anda melaksanakan rencana Anda. Ini termasuk sumber daya (7.1), mengidentifikasi kompetensi (7.2), kesadaran (7.3), komunikasi (7.4) dan untuk mengatur proses untuk pembuatan dan pengendalian informasi terdokumentasi (7.5).
Do – Perencanaan tidak ada gunanya kecuali rencana itu dilaksanakan. Kontrol perlu diidentifikasi untuk operasi SMM, persyaratan produk atau layanan perlu diidentifikasi (8.2), desain dikembangkan (8.3), kontrol ditempatkan pada proses, produk dan layanan yang disediakan secara eksternal (8.4). Proses produksi produk atau layanan perlu dilakukan dengan pengendalian rilis produk dan layanan (8.5 & 8.6), setiap produk atau layanan yang tidak sesuai perlu ditangani (8.7). Singkatnya, kegiatan menciptakan dan menyediakan produk atau jasa kepada pelanggan perlu dilakukan.

Check – Ada beberapa persyaratan dalam standar untuk memeriksa proses sistem Manajemen Mutu untuk memastikan mereka berfungsi dengan baik seperti yang telah direncanakan. Ada kebutuhan untuk memantau, mengukur, menganalisis dan mengevaluasi produk atau layanan untuk memastikan mereka memenuhi persyaratan, proses yang digunakan memadai dan efektif, dan kepuasan pelanggan terpenuhi (9.1). Audit Internal (9.2) dari proses adalah cara utama untuk menilai efektivitas sistem. Selanjutnya adalah proses Tinjauan Manajemen (9.3), yang meninjau dan menilai semua data yang dipantau untuk membuat perubahan dan rencana untuk mengatasi masalah tersebut.
Act – Tindakan dalam hal ini melibatkan tindakan yang diperlukan untuk mengatasi masalah apa pun yang ditemukan dalam langkah pemeriksaan. Perbaikan (10.1 & 10.3) adalah judul keseluruhan untuk langkah-langkah tindakan (10.1) dengan kegiatan mengatasi ketidaksesuaian dan Tindakan Perbaikan (10.2) untuk menghilangkan penyebab ketidaksesuaian aktual atau potensial sebagai langkah pertama dalam bertindak untuk memperbaiki sistem.

ISO 9001 2015

ISO 9001 pertama kali diterbitkan pada tahun 1987 oleh Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO), sebuah badan international yang terdiri dari badan standarisasi nasional lebih dari 160 negara. ISO 9001 versi 2015 saat ini dirilis pada bulan September 2015.

konsultan iso

Konsultan adalah ahli dalam standar ISO dan memiliki pengalaman luas dalam menerapkan sistem manajemen mutu, Lingkungan, K3, dll dan telah bekerja di berbagai industry.

Bagaimana menjadi konsultan ISO

Jadi, apakah Anda ingin meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi Anda? Apakah Anda ingin mencari konsultan ISO berpengalaman yang dapat membantu Anda dan organisasi anda  melalui proses sertifikasi ISO oleh lembaga sertifikasi ISO teratas di Indonesia? Jadi, di sini kami menggaris bawahi konsep konsultan ISO dan kebutuhannya beserta persyaratan yang perlu Anda ketahui sebelum memilih konsultan ISO Anda.

Apa yang harus menjadi kualifikasi Konsultan ISO?

Lead Auditor atau Lead Implementer adalah wajib dan akan lebih baik jika Anda memiliki keduanya. Memperoleh sertifikat tersebut bukanlah tugas yang mudah. Jadi, jika Anda tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang standar maka Anda perlu mengambil beberapa audit internal atau kursus dasar.

Manajemen Proyek:— Menjalankan pengembangan dan implementasi ISO 9001, 14001, 45001, 37001 dll harus berdasarkan manajemen proyek yang baik dan ketat. Konsultan iso yang baik tentu saja harus memahami manajemen proyek, agar klien bisa mendapatkan sertifikat sesuai target.

Pengalaman:— Orang bijak mengatakan, pengetahuan teoretis belaka tidak cukup, Anda harus mendapatkan pengalaman melalui setidaknya salah satu dari yang berikut:

auditor sertifikasi: Dengan melakukan audit sertifikasi pasti akan memberi Anda wawasan yang sangat baik tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam penerapan ISO.

Bekerja untuk konsultan lain: Ini dianggap sebagai cara terbaik untuk mempelajari metode implementasi dan cara mendapatkan klien baru.

Bekerja sebagai manajer kualitas atau manajer jaminan kualitas: Bekerja di perusahaan memberi tahu Anda rasa sakit yang sebenarnya dari bekerja dan pada dasarnya Anda mengetahui bahwa apa yang dibutuhkan untuk mendapatkan saran dari para ahli.
Bekerja sebagai Wakil manajemen : Menjadi orang yang bertanggung jawab atas Sistem manajemen di perusahaan sebagian besar akan membantu Anda memahami standar dan melihat bagaimana persyaratannya dijalankan dalam kehidupan nyata dan banyak konsultan memiliki titik awal ini.

Keterampilan apa yang Anda butuhkan untuk menjadi konsultan ISO?

Tidaklah berlebihan jika kita mengatakan, seorang konsultan yang sukses akan membutuhkan seperangkat keterampilan khusus. Berikut ini adalah keterampilan yang harus Anda miliki:

Pengetahuan tentang standar: Setiap konsultan ISO harus memiliki pengetahuan rinci tentang standar dan apa yang diharapkan dan selalu diperbarui setiap perubahan yang terjadi.
Perhatian yang tajam terhadap detail: Diharapkan untuk menangkap hal-hal yang mungkin dilewatkan oleh karyawan lain, itulah sebabnya dia dipekerjakan. Menjadi seorang konsultan, Anda perlu memperhatikan detail untuk memastikan bahwa Anda memberikan nilai ekstra untuk setiap proyek yang Anda sewa untuk berkontribusi atau kelola.
Pemimpin yang baik: Mungkin saja konsultan ISO Anda harus menjembatani kesenjangan antara manajemen puncak dan tempat kerja dan menjual manfaat proyek kepada keduanya. Keterampilan leadership/kepemimpinan yang bagus sangat penting untuk ini.
Keterampilan berkomunikasi yang baik: Keterampilan berkomunikasi Anda harus akurat, ringkas dan tepat waktu. Kurangnya komunikasi dapat menyebabkan ketidaksadaran dan kompetensi di dunia kerja. Jadi, sangat penting untuk memastikan bahwa celah ini ditutup.
Keterampilan organisasi yang baik: pemahaman mengenai organisasi akan sangat membantu dalam pekerjaan konsultasi, tanpa pemehaman organisasi tentu saja konsultan akan kesulitan dalam mengatur pekerjaan konsultasi ISO.
Problem Solving: Dan tentu saja, Anda akan dianggap sebagai orang yang memiliki solusi untuk masalah dalam proyek ISO. Oleh karena itu, kemampuan untuk memecahkan masalah dan memberikan nasihat yang baik adalah kuncinya. Ketika Anda tidak memiliki jawaban, Anda diharapkan untuk menemukannya.
Fokus dan semangat untuk memikirkan apa yang terbaik untuk klien
Selalu ingat bahwa reputasi adalah hal tidak berwujud yang menarik klien baru. Jadi, tegaskan bahwa apa pun yang Anda lakukan, harus dilakukan demi kepentingan terbaik klien. Teknologi baru tidak boleh direkomendasikan kepada klien karena Anda memiliki mitra yang menjualnya, Anda tidak boleh menahan beberapa informasi hanya agar klien Anda menggunakan layanan Anda nanti. Singkatnya, pekerjaannya adalah
jasa konsultan iso

berbagai jasa konsultan ISO diantaranya adalah
1. Jasa pendampingan dalam pembuatan manual dan prosedur ISO
2. Jasa Pembuatan Dokumen ISO
3. Jasa Internal Audit ISO
4. Jasa Pelatihan pemahaman ISO
5. Jasa Pelatihan Internal Audit ISO
6. Jasa pendampingan audit eksternal ISO
7. Jasa audit vendor an klien
8. Dll

sertifikasi iso tanpa konsultan
Tentu saja beberapa organisasi bisa melakukan pengembangan, dokumenytasi, implementasi dan sertifikasi ISO Tanpa konsultan. Namun tentu saja aka nada beberapa kendala misalnya :

1. Tidak tahu harus mulai darimana
2. Tidak Tahu apa yang harus dilakukan
3. Membuang buang waktu karena tidak focus
4. Sering mengalami kekeliruan dan kesalahan
5. Tidak ada contoh dokumetasi dan penerapannya
6. Tidak ada nara sumber
7. Dll
Jika anda membutuhkan jasa konsultasi ISO 9001, 14001, 45001, 27001, 37001, 17025, 17020, 21001, dll silahkan menghubungi kami HP/WA 0812 10 9 10 329

iso 9001
ISO 9001 diartikan sebagai standard international yang berisi persyaratan untuk sistem manajemen mutu organisasi (SMM). Perusahaan menggunakan standar guna membuktikan kemampuan untuk secara terus menerus menyediakan produk / jasa layanan yang sesuai persyaratan pelanggan dan peraturan perundangan . ISO 9001 Ini adalah standard yang paling populer dalam ISO 9000 Series dan satu-satunya standar dalam seri ISO 9000 yang dapat disertifikasi oleh organisasi.
Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 2015 adalah standar yang diakui secara internasional yang berhubungan dengan Sistem Manajemen Kulitas dimana SMM mengembangkan kriteria untuk meningkatkan dan memoles kualitas dan efisiensi perusahaan atau organisasi.
ISO 9001 2015 membuka jalan bagi sebuah organisasi untuk secara teratur dan konsisiten memenuhi persyaratan pelanggan atau klien atau pihak lain yang terlibat.
Sistem Manajemen Mutu dicapai dengan merencanakan dan mengelola sumber daya, proses, dan aset yang digabungkan dengan tujuan akhir kepuasan pelanggan dan kompetensi organisasi.

sertifikat iso 9001
Sertifikat ISO 9001 2015 adalah bukti bahwa organisasi sudah menjalankan atau mengimplementasikan standard atau persyaratan ISO 9001 2015, dari mulai klausal 4 sd 10, Proses Perencanaan sd Improvement
Plan – Perencanaan adalah salah satu bagian terbesar dari SMM dan dimulai dengan memahami konteks organisasi dan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan dengan SMM (4.1 & 4.2), yang kemudian digunakan untuk menentukan ruang lingkup SMM dan SMM proses (4.3 & 4.4). Ini diikuti oleh komitmen kepemimpinan di perusahaan untuk mengarahkan organisasi ke fokus pelanggan dengan mendefinisikan peran dan tanggung jawab organisasi dan dengan menetapkan kebijakan mutu untuk memberikan fokus SMM secara keseluruhan (5.1, 5.2 & 5.3). Tingkat perencanaan berikutnya adalah mengidentifikasi dan menangani risiko dan peluang SMM, termasuk menetapkan dan merencanakan sasaran mutu dan perubahan untuk mendukung peningkatan berkelanjutan (6.1, 6.2 & 6.3). Tingkat akhir perencanaan adalah mengidentifikasi dan menerapkan struktur pendukung untuk memungkinkan Anda melaksanakan rencana Anda. Ini termasuk sumber daya (7.1), mengidentifikasi kompetensi (7.2), kesadaran (7.3), komunikasi (7.4) dan untuk mengatur proses untuk pembuatan dan pengendalian informasi terdokumentasi (7.5).
Do – Perencanaan tidak ada gunanya kecuali rencana itu dilaksanakan. Kontrol perlu diidentifikasi untuk operasi SMM, persyaratan produk atau layanan perlu diidentifikasi (8.2), desain dikembangkan (8.3), kontrol ditempatkan pada proses, produk dan layanan yang disediakan secara eksternal (8.4). Proses produksi produk atau layanan perlu dilakukan dengan pengendalian rilis produk dan layanan (8.5 & 8.6), setiap produk atau layanan yang tidak sesuai perlu ditangani (8.7). Singkatnya, kegiatan menciptakan dan menyediakan produk atau jasa kepada pelanggan perlu dilakukan.

Check – Ada beberapa persyaratan dalam standar untuk memeriksa proses sistem Manajemen Mutu untuk memastikan mereka berfungsi dengan baik seperti yang telah direncanakan. Ada kebutuhan untuk memantau, mengukur, menganalisis dan mengevaluasi produk atau layanan untuk memastikan mereka memenuhi persyaratan, proses yang digunakan memadai dan efektif, dan kepuasan pelanggan terpenuhi (9.1). Audit Internal (9.2) dari proses adalah cara utama untuk menilai efektivitas sistem. Selanjutnya adalah proses Tinjauan Manajemen (9.3), yang meninjau dan menilai semua data yang dipantau untuk membuat perubahan dan rencana untuk mengatasi masalah tersebut.
Act – Tindakan dalam hal ini melibatkan tindakan yang diperlukan untuk mengatasi masalah apa pun yang ditemukan dalam langkah pemeriksaan. Perbaikan (10.1 & 10.3) adalah judul keseluruhan untuk langkah-langkah tindakan (10.1) dengan kegiatan mengatasi ketidaksesuaian dan Tindakan Perbaikan (10.2) untuk menghilangkan penyebab ketidaksesuaian aktual atau potensial sebagai langkah pertama dalam bertindak untuk memperbaiki sistem.

ISO 9001 2015
ISO 9001 pertama kali diterbitkan pada tahun 1987 oleh Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO), sebuah badan international yang terdiri dari badan standarisasi nasional lebih dari 160 negara. ISO 9001 versi 2015 saat ini dirilis pada bulan September 2015.

konsultan iso
Konsultan adalah ahli dalam standar ISO dan memiliki pengalaman luas dalam menerapkan sistem manajemen mutu, Lingkungan, K3, dll dan telah bekerja di berbagai industry.
Bagaimana menjadi konsultan ISO
Jadi, apakah Anda ingin meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi Anda? Apakah Anda mencari konsultan ISO yang dapat membantu Anda melalui proses sertifikasi ISO oleh badan sertifikasi ISO teratas di Indonesia? Jadi, di sini kami menyoroti konsep konsultan ISO dan kebutuhannya beserta persyaratan yang perlu Anda ketahui sebelum memilih konsultan ISO Anda.

Apa yang harus menjadi kualifikasi Konsultan ISO?
Lead Auditor atau Lead Implementer adalah wajib dan akan lebih baik jika Anda memiliki keduanya. Memperoleh sertifikat tersebut bukanlah tugas yang mudah. Jadi, jika Anda tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang standar maka Anda perlu mengambil beberapa audit internal atau kursus dasar.

Manajemen Proyek:— Menjalankan pengembangan dan implementasi ISO 9001, 14001, 45001, 37001 dll harus berdasarkan manajemen proyek yang baik dan ketat. Konsultan iso yang baik tentu saja harus memahami manajemen proyek, agar klien bisa mendapatkan sertifikat sesuai target.

Pengalaman:— Orang bijak mengatakan, pengetahuan teoretis belaka tidak cukup, Anda harus mendapatkan pengalaman melalui setidaknya salah satu dari yang berikut:

Sebagai pekerjaan auditor sertifikasi: Dengan melakukan audit sertifikasi pasti akan memberi Anda wawasan yang sangat baik tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam penerapan ISO.
Bekerja untuk konsultan lain: Ini dianggap sebagai cara terbaik untuk mempelajari metode implementasi dan cara mendapatkan klien baru.
Bekerja sebagai manajer kualitas atau manajer jaminan kualitas: Bekerja di perusahaan memberi tahu Anda rasa sakit yang sebenarnya dari bekerja dan pada dasarnya Anda mengetahui bahwa apa yang dibutuhkan untuk mendapatkan saran dari para ahli.
Bekerja sebagai Wakil manajemen : Menjadi orang yang bertanggung jawab atas Sistem manajemen di perusahaan sebagian besar akan membantu Anda memahami standar dan melihat bagaimana persyaratannya dijalankan dalam kehidupan nyata dan banyak konsultan memiliki titik awal ini.

Keterampilan apa yang Anda butuhkan untuk menjadi konsultan ISO?
Tidaklah berlebihan jika kita mengatakan, seorang konsultan yang sukses akan membutuhkan seperangkat keterampilan khusus. Berikut ini adalah keterampilan yang harus Anda miliki:

Pengetahuan tentang standar: Setiap konsultan ISO harus memiliki pengetahuan rinci tentang standar dan apa yang diharapkan dan selalu diperbarui setiap perubahan yang terjadi.
Perhatian yang tajam terhadap detail: Diharapkan untuk menangkap hal-hal yang mungkin dilewatkan oleh karyawan lain, itulah sebabnya dia dipekerjakan. Menjadi seorang konsultan, Anda perlu memperhatikan detail untuk memastikan bahwa Anda memberikan nilai ekstra untuk setiap proyek yang Anda sewa untuk berkontribusi atau kelola.
Pemimpin yang baik: Mungkin saja konsultan ISO Anda harus menjembatani kesenjangan antara manajemen puncak dan tempat kerja dan menjual manfaat proyek kepada keduanya. Keterampilan kepemimpinan yang baik sangat penting untuk ini.
Keterampilan komunikasi yang baik: Keterampilan komunikasi Anda harus akurat, ringkas dan tepat waktu. Kurangnya komunikasi dapat menyebabkan ketidaksadaran dan kompetensi di dunia kerja. Jadi, sangat penting untuk memastikan bahwa celah ini ditutup.
Keterampilan organisasi yang baik: pemahaman mengenai organisasi akan sangat membantu dalam pekerjaan konsultasi, tanpa pemehaman organisasi tentu saja konsultan akan kesulitan dalam mengatur pekerjaan konsultasi ISO.
Problem Solving: Dan tentu saja, Anda akan dianggap sebagai orang yang memiliki solusi untuk masalah dalam proyek ISO. Oleh karena itu, kemampuan untuk memecahkan masalah dan memberikan nasihat yang baik adalah kuncinya. Ketika Anda tidak memiliki jawaban, Anda diharapkan untuk menemukannya.
Fokus dan semangat untuk memikirkan apa yang terbaik untuk klien
Selalu ingat bahwa reputasi adalah hal tidak berwujud yang menarik klien baru. Jadi, tegaskan bahwa apa pun yang Anda lakukan, harus dilakukan demi kepentingan terbaik klien. Teknologi baru tidak boleh direkomendasikan kepada klien karena Anda memiliki mitra yang menjualnya, Anda tidak boleh menahan beberapa informasi hanya agar klien Anda menggunakan layanan Anda nanti. Singkatnya, pekerjaannya adalah
jasa konsultan iso

berbagai jasa konsultan ISO diantaranya adalah
1. Jasa pendampingan dalam pembuatan manual dan prosedur ISO
2. Jasa Pembuatan Dokumen ISO
3. Jasa Internal Audit ISO
4. Jasa Pelatihan pemahaman ISO
5. Jasa Pelatihan Internal Audit ISO
6. Jasa pendampingan audit eksternal ISO
7. Jasa audit vendor an klien
8. Dll

sertifikasi iso tanpa konsultan
Tentu saja beberapa organisasi bisa melakukan pengembangan, dokumenytasi, implementasi dan sertifikasi ISO Tanpa konsultan. Namun tentu saja aka nada beberapa kendala misalnya :

1. Tidak tahu harus mulai darimana
2. Tidak Tahu apa yang harus dilakukan
3. Membuang buang waktu karena tidak focus
4. Sering mengalami kekeliruan dan kesalahan
5. Tidak ada contoh dokumetasi dan penerapannya
6. Tidak ada nara sumber
7. Dll
Jika anda membutuhkan jasa konsultasi ISO 9001, 14001, 45001, 27001, 37001, 17025, 17020, 21001, dll silahkan menghubungi kami HP/WA 0812 10 9 10 329

ISO 19011:2018 MANAGEMENT SYSTEM AUDITOR

ISO 19011 2018 Training

ISO 19011

 

ISO 19011 2018 Training

ISO 19011 didefinisikan sebagai standar yang menetapkan pedoman untuk mengaudit sistem manajemen. Standar ini berisi tentang panduan bagaimana pengelolaan jadwal/ program audit, prinsip-prinsip dari audit, dan bagaimana melakukan evaluasi individu yang bertanggung jawab pada pengelolaan program audit. Program- program audit terdiri atas pengaturan yang dibuat guna menyelesaikan semua audit internal/Eksternal yang diperlukan untuk mencapai sasaran tertentu.

ISO 19011:2018 memberikan informasi berharga tentang cara meningkatkan program audit secara sistematis, sama seperti departemen lain dalam suatu organisasi yang diharapkan meningkat. Salah satu aspek dari perbaikan tersebut adalah terus memastikan bahwa tujuan program audit sejalan dengan kebijakan dan tujuan sistem manajemen. Organisasi, dalam mendorong perbaikan audit, harus mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan pihak berkepentingan lainnya.

Area yang semakin penting dalam mengaudit sistem manajemen dan bisnis secara umum adalah konsep risiko. Pada edisi 2011, risiko telah terintegrasi di seluruh bagian manajemen program audit dari standar ISO 19011:2018.

SIAPA YANG HARUS MENGGUNAKAN ISO 19011:2018?

Jika organisasi Anda melakukan audit internal atau eksternal terhadap sistem manajemen, atau jika Anda mengelola program audit, maka ISO 19011 berlaku untuk Anda.

Siapapun yang terlibat dalam audit atau program audit dapat menggunakan ISO 19011. Lebih khusus lagi, ISO 19011 adalah untuk orang yang bertanggung jawab mengelola program audit dan mengevaluasi individu yang terlibat dalam program audit dan audit. Siapa pun yang telah ditugaskan untuk meningkatkan program audit kemungkinan akan menemukan nilai ISO 19011:2018.

Apa yang dicapai ISO 19011:2018?

ISO 19011 menawarkan panduan pada setiap langkah audit sistem manajemen atau program audit, termasuk:

1. Mendefinisikan tujuan program
2. Memastikan Anda memahami tujuan spesifik yang ingin Anda capai
3. Membuat pengaturan audit
4. Menetapkan peran dan tanggung jawab
5. Menentukan jumlah, ruang lingkup, lokasi, dan durasi audit
6. Menentukan kriteria dan daftar periksa tertentu
7. Menetapkan prosedur peninjauan
8. Menyelesaikan audit yang dibutuhkan
9. Merencanakan dan meninjau dokumen internal
10. Mengumpulkan dan memverifikasi bukti audit
11. Menghasilkan temuan dan menyiapkan laporan
12. Mengkomunikasikan temuan
13. Meninjau hasil dan proses
14. Menilai hasil dan tren
15. Sesuai dengan prosedur program audit
16. Kebutuhan dan harapan yang berkembang dari pihak yang berkepentingan
17. Menganalisis catatan program audit
18. Meneliti efektivitas langkah-langkah untuk mengatasi risiko
19. Memastikan kerahasiaan dan keamanan informasi

ADA BEBERAPA KOSA KATA / ISTILAH TERKAIT AUDIT DALAM ISO 19011:2018

AUDIT ISO : Pengujian sistimatis, mandiri dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menentukan sejauh mana kriteria audit dipenuhi
PROGRAM AUDIT adalah Sekumpulan rencana audit yang direncanakan dalam waktu tertentu dan diarahkan untuk maksud tertentu
ISO EKSTERNAL AUDIT : audit yang dilakukan oleh pihak diluar dari Organisasi / Perusahaan bisa pihak ke 2 maupun pihak ke 3.
MANAJEMEN AUDIT : Satu Lingkaran atau Cycle dalam melakukan audit ISO terdiri dari PDCA yaitu perencanaan Audit, Pelaksanaan Audit, Monitoring dan Evaluasi Audit dan Tindak Lanjut Audit sehingga tujuan/ sasaran Audit dapat dicapai.
AUDIT SISTEM MANAJEMEN : Pengujian sistimatis, mandiri dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menentukan sejauh mana kriteria audit dipenuhi sesuai dengan Sistem Manajemen yang dijalankan atau yang akan dinilai.
AUDITEE Organisasi atau orang yang diaudit
TEMUAN AUDIT/ FINDING/ NCR Hasil evaluasi dari bukti audit yang dibandingkan dengan kriteria audit
BUKTI AUDIT Bukti ketidaksesuaian dapat berupa Rekaman/catatan, pernyataan fakta/ hasil interview atau informasi lain yang terkait dengan persyaratan/ kriteria audit dan harus dapat diverifikasi
KRITERIA AUDIT Seperangkat kebijakan, prosedur atau persyaratan yang digunakan sebagai acuan audit
KESIMPULAN AUDIT Hasil keputusan dari audit yang disampaikan oleh oleh Pimpinan Audit (Lead Auditor) tim audit setelah mempertimbangkan tujuan audit dan seluruh temuan audit

TUGAS/ TANGGUNG JAWAB ( JOB DESC) LEAD AUDITOR

• Mengelola Tim Internal auditor
• Evaluasi proses untuk kepatuhan dengan persyaratan/ Kriteria
• Membuat Program & jadwal audit
• Berpartisipasi dan memimpin pelaksanaan audit
• identifikasi peluang untuk perbaikan
• Membantu tim audit dalam mengembangkan laporan audit; menyajikan laporan audit kepada manajemen puncak, sesuai kebutuhan
• Membantu tindak lanjut audit
• Mengambil Keputusan terkait Grading Temuan Audit
• Menjadi Penengah antara auditor dan auditee
• Menghubungi auditee untuk perencanaan dan pelaksanaan audit

TUGAS/ TANGGUNG JAWAB ( JOB DESC) AUDITOR

• Evaluasi proses untuk kepatuhan dengan persyaratan/ Kriteria
• Melaksanakan Program & jadwal audit
• identifikasi peluang untuk perbaikan
• Membantu tim audit dalam mengembangkan laporan audit;
• menyajikan laporan audit kepada Lead Auditor/ Auditee
• Membantu tindak lanjut audit
• Berdikusi dengan Auditor terkait Grading Temuan Audit
• Membantu lead Auditor dalam melakukan Tindak Lanjut Audit

PDCA dalam Pelaksanaan Audit

PERSIAPAN AUDIT (PLAN)

• Pembuatan Program audit
• Pembagian dan Penunjukan tim
• Pembuatan cek list audit
• Audit KIT

Pelaksanaan Audit (DO)

• Urutan dalam Melaksanakan audit
• Golden Triangle Audit
• Opening meeting
• Teknik wawancara
• Review Dokument
• Teknik Observasi
• Closing meeting

LAPORAN AUDIT (CHECK)

• Ketidaksesuaian tindakan perbaikan dan pencegahan
• Cara Penulisan Laporan Audit
• Root cause analysis
• Corrective Action

TINDAK LANJUT AUDIT (ACT)

• Verivikasi Temuan & Tindakan Perbaikan
• Closing Finding
• Improvement

TRAINING ISO 19011:2018
ISO 19011:2018 MANAGEMENT SYSTEM AUDITOR TRAINING

Sasaran
• Peserta mampu memahami Jenis Audit &Tujuan Audit ISO 19011:2018
• Peserta mampu memahami tugas dan tanggung Jawab Auditor & Lead auditor ISO 19011:2018
• Peserta Mampu melakukan Internal Audit ISO 19011:2018
• Peserta Mampu melakukan membuat Laporan Audit ISO 19011:2018
• Peserta Mampu melakukan Tindak Lanjut Audit ISO 19011:2018

Outline
• Pengenalan ISO 19011:2018
• Pengertian dan Pemahaman audit ISO 19011:2018
• Perbedaan Utama ISO 19011:2011 VS ISO 19011:2018
• Istilah dan definisi ISO 19011:2018
• Prinsip audit ISO 19011:2018
• Mengelola program audit
1. Membuat Program audit
2. Implementasi Program audit
3. Monitoring Program audit
• Melaksanakan Audit ( Opening & Closing Meeting. Pengumpulan Bukti, Vervivikasi , dll)
• kompetensi dan Evaluasi auditor
1. Menentukan Kompetensi auditor
2. Memilih Metode Evaluasi auditor yang Tepat
3. Melakukan Evaluasi auditor
4. Memelihara dan meningkatkan kompetensi auditor

Bagi Organisasi/ Perusahaan atau Perorangan yang ingin mndapatkan pelatihan/ Training ISO 19011:2018 silahkan menghubungi kami HP/WA 0812 10 9 10 329  email : budiwibowo.gmci@gmail.com

 

ISO 45001 Standar Internasional K3

ISO 45001:2018

Apa itu ISO 45001:2018

ISO 45001:2018

 

ISO 45001 adalah standar internasional global untuk kesehatan dan keselamatan kerja, dikeluarkan untuk melindungi karyawan dan pengunjung dari kecelakaan dan penyakit akibat pekerjaan. Sertifikasi ISO 45001:2018 ini dikembangkan oleh Internasional Organisasi (ISO) untuk dapat mengurangi faktor faktor yang dapat menyebabkan kerugian yang tidak dapat diperbaiki bagi karyawan dan bisnis. Standarnya adalah hasil dari upaya besar oleh komite ahli manajemen kesehatan dan keselamatan yang melihat secara dekat sejumlah pendekatan lain untuk manajemen sistem — termasuk ISO 9001 dan ISO 14001.

Terutama diarahkan ke manajemen senior, ISO 45001 memiliki tujuan akhir untuk membantu bisnis menyediakan lingkungan kerja yang sehat dan aman bagi karyawan mereka dan semua orang yang mengunjungi tempat kerja. Tujuan ini dapat dicapai dengan mengendalikan faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan cedera, penyakit, dan — dalam situasi ekstrem — bahkan kematian. Akibatnya, ISO 45001 berkaitan dengan mitigasi faktor apa pun yang berbahaya atau yang menimbulkan bahaya bagi kesejahteraan fisik dan/atau mental pekerja.

Sayangnya, ribuan pekerja kehilangan nyawa mereka setiap hari karena kondisi tempat kerja yang merugikan yang sebenarnya dapat dicegah. Faktanya, menurut ISO dan Organisasi Buruh Internasional — atau ILO — lebih dari 2,7 juta kematian terjadi secara global karena kecelakaan kerja. Dan selain itu ada 374 juta cedera non-fatal setiap tahun, yang mengakibatkan 4 hari atau lebih absen dari pekerjaan.

Menurut banyak pakar kesehatan dan keselamatan — termasuk para profesional yang bekerja di komite ISO — ISO 45001 merupakan terobosan penting. Untuk pertama kalinya secara internasional, bisnis dari semua ukuran sekarang dapat mengakses satu kerangka kerja yang menawarkan mereka jalur yang jelas untuk mengembangkan langkah-langkah kesehatan dan keselamatan kerja yang lebih baik dan lebih kuat.

ISO 45001 telah mengalami peningkatan 97,3% dalam sertifikat di seluruh dunia pada tahun 2020, menunjukkan pertumbuhan dan pentingnya sertifikasi terakreditasi UKAS belakangan ini. Statistik langsung dari Survei ISO terbaru.

ISO 45001 banyak diinformasikan oleh OHSAS 18001 — bukan revisi sederhana atau pembaruan singkat. Baca terus untuk melihat apa yang perlu dilakukan organisasi dari semua jenis dan ukuran untuk mempertahankan kepatuhan dan mencapai sertifikasi ISO 45001.

Manfaat Penerapan ISO 45001

Seperti yang mungkin Anda ketahui, ISO 45001 adalah standar global baru untuk kesehatan dan keselamatan kerja, tetapi memahami apakah investasi tersebut layak untuk bisnis ANDA adalah langkah penting berikutnya. Skenario impian adalah bahwa investasi Anda dalam sertifikasi ISO 45001 menyempurnakan cara Anda bekerja, menjadikan tempat kerja Anda lebih bahagia dan lebih aman, dan sertifikasi menjadikan Anda prospek yang lebih menarik bagi klien dan karyawan.

Untuk membantu Anda menilai apa yang benar-benar akan berdampak pada bisnis Anda dan membantu Anda membuat keputusan apakah ISO 45001 adalah investasi yang berharga, inilah manfaat fantastis yang bisa Anda dapatkan dari ISO 45001.

Apa manfaat ISO 45001?

1. Posisikan bisnis Anda sebagai pemimpin industri
Dengan menerapkan standar kesehatan dan keselamatan kerja terbaru, organisasi Anda akan terlihat sebagai kategori bisnis elit, dan diakui secara internasional. Ini adalah tingkat keunggulan yang diakui di seluruh dunia dan akan membantu membedakan Anda dari pesaing Anda.

2. Meningkatkan kepercayaan
Dengan menunjukkan bahwa Anda secara aktif memfasilitasi peningkatan berkelanjutan dari moral, keselamatan, dan kinerja karyawan Anda, ini akan memungkinkan orang untuk mempercayai Anda dan membuat Anda bertanggung jawab secara sosial atas kesejahteraan staf Anda. Menjadi transparan dan mempromosikan upaya tanggung jawab sosial perusahaan Anda dapat berdampak besar pada bagaimana publik, karyawan masa depan Anda, dan calon klien memandang bisnis Anda.

3. Konsistensi berarti efisiensi
ISO 45001 menciptakan organisasi yang dibangun berdasarkan praktik terbaik. Ini kemudian dicerminkan di seluruh perusahaan dan menetapkan standar untuk mengelola risiko. Memiliki standar yang kuat dan konsisten berarti bahwa organisasi lebih efisien secara menyeluruh.

4. Menurunkan premi asuransi
Dengan hanya menerapkan ISO 45001, ini menyediakan platform untuk menarik premi asuransi yang lebih rendah karena membuktikan bahwa organisasi melakukan uji tuntas yang kuat dalam mengelola dan melindungi karyawan mereka.

5. Meningkatkan keselamatan individu serta organisasi
ISO 45001 telah diantisipasi secara luas oleh komunitas bisnis global karena membahas risiko kesehatan dan keselamatan pribadi bagi individu dari setiap proses atau penggunaan mesin dalam suatu organisasi. Ini berkaitan dengan kesehatan mental dan keamanan fisik mereka di tempat kerja Anda.

6. Meningkatkan pengawasan manajerial
ISO khusus ini memastikan tanggung jawab dan kepemilikan terletak pada personel manajemen keselamatan atau manajemen tingkat atas. Dengan melibatkan pimpinan puncak dan proses yang dikomunikasikan dengan jelas untuk mengidentifikasi bahaya, kesehatan dan keselamatan kerja karyawan terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

7. Risiko pencegahan dan penilaian bahaya
Menerapkan ISO 45001 membantu organisasi Anda mencegah risiko daripada bereaksi terhadapnya begitu terdeteksi oleh orang lain. Sistem audit internal menyediakan ‘sistem peringatan dini’ untuk membantu Anda menemukan potensi ancaman terhadap kesehatan dan keselamatan.

8. Meningkatkan laba atas investasi (ROI)
Ada berbagai cara ISO 45001 akan memberikan ROI untuk organisasi Anda. Dengan menerapkan ISO 45001, efisiensi staf Anda meningkat, sementara cedera di tempat kerja berkurang. Ini berarti tingkat produktivitas Anda dapat ditingkatkan secara signifikan secara menyeluruh. Peningkatan produktivitas dan keselamatan karyawan secara umum ini dapat berdampak positif pada premi asuransi untuk organisasi Anda. Produk sampingan dari hal ini adalah klaim asuransi terkait pekerjaan berkurang dan semakin meningkatkan biaya asuransi untuk bisnis.

9. Fokus pekerjaan
Fokusnya terutama pada kesejahteraan fisik dan mental karyawan di tempat kerja yang bertentangan dengan manajemen kualitas sistem tempat kerja dan alat yang digunakan. Ini adalah faktor penting yang harus dikenali ketika ingin menerapkan ISO 45001 ke dalam organisasi Anda, karena ini meningkatkan moral staf, yang memiliki dampak signifikan pada tingkat pergantian dan retensi staf.

10. Berurusan dengan risiko dan peluang
Pada dasarnya, ini berkaitan dengan risiko dan peluang sedangkan OHSAS 18001 dan standar sebelumnya terutama menangani risiko yang disajikan oleh suatu organisasi.

Ada segudang manfaat untuk menerapkan ISO 45001 ke dalam proses bisnis Anda. Pada akhirnya, ini adalah sistem manajemen fantastis yang bertujuan untuk mengurangi risiko kesehatan dan keselamatan di tempat kerja yang menempatkan perlindungan kesehatan karyawan di garis depan semua proses dan perencanaan. Untuk mengetahui lebih banyak tentang ISO 45001

OHSAS 18001

OHSAS 18001:2007 adalah sertifikasi tingkat perusahaan berdasarkan standar yang dikembangkan oleh sekelompok badan standar nasional, lembaga pemerintah dan asosiasi industri berjudul “Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Persyaratan”. Standar tersebut menetapkan persyaratan untuk dan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3), pengendalian risiko K3 dan meningkatkan kinerja K3. Standar ini bertujuan untuk memberikan kesadaran dan pengendalian yang lebih baik kepada organisasi tentang bahaya dan risiko di tempat kerja.
Sertifikasi ini sesuai untuk setiap organisasi yang ingin membangun sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja.
Organisasi memiliki opsi untuk menyatakan sendiri kepatuhan terhadap OHSAS 18001 atau melalui audit pendaftaran pihak ketiga. Audit pendaftaran akan dilakukan pada awalnya oleh badan sertifikasi untuk menentukan apakah organisasi tersebut sesuai dengan standar. Audit pengawasan tahunan atau terjadwal secara teratur akan dilakukan untuk memverifikasi kepatuhan yang berkelanjutan.

ISO TERBARU DARI SISTEM MANAJEMEN K3 INTERNATIONAL

ISO 45001 adalah standar internasional untuk kesehatan dan keselamatan di tempat kerja yang dikembangkan oleh komite standar nasional dan internasional yang independen dari pemerintah.

Diperkenalkan pada Maret 2018, menggantikan standar saat ini (BS OHSAS 18001) yang akan ditarik. Organisasi Bisnis hanya mempunyai waktu tiga tahun untuk berpindah dari standar lama ke standar baru.

Anda tidak diwajibkan oleh hukum untuk menerapkan ISO 45001 atau standar manajemen serupa lainnya, tetapi mereka dapat membantu menyediakan kerangka kerja terstruktur untuk memastikan tempat kerja yang aman dan sehat.

ISO K3

ISO K3 secara Internasional menggunakan ISO 45001:2015 sebagai salah satu standard terkait keselamatan dan Kesehatan kerja yang berada dibawah naungan ISO. ISO 45001:2018 ini telah diterapkan di perusahaan perusahaan UMKM, Skala Nasional maupun Internasional. Standard ini disyaratkan untuk berbagai keperluan seperti : Pemenuhan permintaan pelanggan, persyaratan Tender, Persyaratan asuransi, Persyaratan Pengurusan legalitas Perusahaan dan lain lain.

PERBEDAAN HSE DAN K3

K3 adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan semua kegiatan yang dilakukan guna menjamin, melindungi keselamatan dan kesehatan karyawan/ tenaga kerja melalui usaha dan upaya dalam pencegahan kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja (PP 50 Tahun 2012).
HSE Health and Safety Environment adalah gabungan dari K3 dan Lingkungan artinya bahwa selain membahas masalah K3 juga membahas hal hal yang terkait isu lingkungan Hidup.

PENGERTIAN SMK3

Sistem Manajemen K3 (SMK3) berdasarkan pada PER.50/2012 adalah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan bagian sistem manajemen organisasi secara keseluruhan yang meliputi organisasi, kegiatan perencanaan, tanggung-jawab, implementasi/ pelaksanaan, prosedur prosedur K3/ Dokumentasi, proses & sumber-daya yang diperlukan bagi 1.pengembangan, 2.penerapan, 3.pencapaian, 4.pengkajian dan pemeliharaan kebijakan, Keselamatan dan kesehatan kerja untuk pengendalian risiko yang terkait dg dengan kegiatan kerja untuk terciptanya tempat kerja yang aman, ,efisien dan produktif.

 

STANDARISASI KESELAMATAN KERJA

Standarisasi K3 di perusahaan sangat diperlukan, karena hal ini dapat berpengaruh dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi, terkait dengan sistem manajemen K3 di perusahaan, standarisasi keselamatan kerja ini bisa diupayakan dengan:

1. Membangun dan mengimplementasikan sistem manajemen K3 atau smk3
2. Membuat komitmen atau kesepakatan bersama bahwa smk3 ini akan dijalankan diseluruh tempat dimana organisasi ini beroperasi
3. Menyusun dan menjalankan prosedur-prosedur terkait dengan K3
4. Training dan sosialisasi K3 di seluruh perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan dan di organisasi tersebut
5. Evaluasi dengan monitoring dan internal audit safety
6. Sertifikasi sistem manajemen K3 oleh lembaga baik nasional maupun internasional

 

STRUKTUR ORGANISASI K3 DI PERUSAHAAN

Struktur organisasi K3 di perusahaan Terutama ada 2

1. Tim K3 atau Safety Tim atau bisa juga tim P2K3

Anggotanya terdiri dari

Ketua : Top Management
Sekretaris : Ahli K3 Umum Sertifikasi Kemenaker
Para Anggota: Perwakilan masing masing Departemen

2. Tim Emergency Respond atau Tanggap darurat

Anggotanya terdiri dari

Ketua
Anggota Bid Evakuasi
Anggota Bid Damkar
Anggota Bid P3K
Anggota Bid Dokumentasi & Publikasi

dll

 

Training Konusltasi Sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, ISO 45001:2018, SMK3 hub kami HP/WA 0812 10 9 10 329…

ISO 9001 adalah iso yang membahas mengenai sisitem manajemen mutu

Checklist sistem manajemen mutu

ISO 9001 adalah iso yang membahas mengenai sisitem manajemen mutu

ISO Organisasi Internasional untuk Standardisasi (disingkat ISO)  Didirikan pada 23 Februari 1947, organisasi ini mengembangkan dan menerbitkan standar teknis, industri dan komersial di seluruh dunia. Kantor pusatnya di Jenewa, Swiss, dan bekerja di 165 negara.

APA YG DIMAKSUD DENGAN ISO

badan penetapan standar internasional yang terdiri dari perwakilan dari berbagai organisasi standar nasional dari berbagai negara.

ISO ADALAH

ISO adalah Organisasi Internasional untuk Standardisasi (disingkat ISO) yang juga terdiri dari banyak Teknical Committee / TC diantaranya adalah :

ISO/IEC JTC 1 Teknologi Informasi
ISO / TC 1 Ulir sekrup
ISO/TC 2 Pengencang
ISO / TC 4 Bantalan gelinding
ISO/TC 5 Pipa logam besi dan perlengkapan logam
ISO/TC 6 Kertas, papan dan pulp
ISO/TC 8 Kapal dan teknologi kelautan
ISO/TC 10 Dokumentasi produk teknis
ISO/TC 11 Boiler dan bejana tekan – STANDBY
ISO/TC 12 Kuantitas dan unit
ISO/TC 14 Poros untuk mesin dan aksesoris
ISO / TC 17 Baja
ISO/TC 18 Paduan seng dan seng – STANDBY
ISO/TC 19 – Nomor pilihan
ISO/TC 20 Pesawat dan kendaraan luar angkasa
ISO/TC 21 Peralatan untuk proteksi kebakaran dan pemadam kebakaran
ISO/TC 22 Kendaraan Jalan
ISO/TC 23 Traktor dan mesin untuk pertanian dan kehutanan
ISO/TC 24 Karakterisasi Partikel termasuk pengayakan
ISO/TC 25 Besi tuang dan besi kasar
ISO/TC 26 Tembaga dan paduan tembaga
ISO/TC 27 Batubara dan kokas
ISO/TC 28 Minyak bumi dan produk terkait, bahan bakar dan pelumas dari sumber alami atau sintetis
ISO/TC 29 Alat kecil
ISO/TC 30 Pengukuran aliran fluida dalam saluran tertutup
ISO/TC 31 Ban, pelek dan katup
ISO/TC 33 Refraktori
ISO/TC 34 Produk makanan
ISO/TC 35 Cat dan pernis
ISO/TC 36 Sinematografi
ISO/TC 37 Bahasa dan terminologi
ISO/TC 38 Tekstil
ISO/TC 39 Peralatan mesin
ISO/TC 41 Puli dan sabuk (termasuk veebelt)
ISO/TC 42 Fotografi
ISO/TC 43 Akustik
ISO/TC 44 Pengelasan dan proses terkait
ISO/TC 45 Karet dan produk karet
ISO/TC 46 Informasi dan dokumentasi
ISO/TC 47 Kimia
ISO/TC 48 Peralatan laboratorium
ISO / TC 51 Produk Palet buat metode beban, unit penanganan material
ISO/TC 52 Wadah logam pengukur cahaya
ISO/TC 54 Minyak esensial
ISO/TC 58 Tabung gas
ISO/TC 59 Bangunan dan pekerjaan teknik sipil
ISO/TC 60 Gears
ISO/TC 61 Plastik
ISO/TC 63 Wadah kaca
ISO/TC 67 Bahan, peralatan, dan struktur lepas pantai untuk industri minyak bumi, petrokimia, dan gas alam
ISO/TC 68 Layanan keuangan
ISO/TC 69 Penerapan metode statistik
ISO/TC 70 Mesin pembakaran internal
ISO/TC 71 Beton, beton bertulang dan beton prategang
ISO/TC 72 Mesin dan aksesoris tekstil
ISO/TC 74 Semen dan kapur –
ISO/TC 76 Peralatan transfusi, infus dan injeksi, dan pemrosesan darah untuk penggunaan medis dan farmasi
ISO/TC 77 Produk dalam semen yang diperkuat serat – STANDBY
ISO/TC 79 Logam ringan dan paduannya
ISO/TC 81 Nama umum untuk pestisida dan bahan kimia pertanian lainnya
ISO/TC 82 Penambangan
ISO/TC 83 Olahraga dan fasilitas serta peralatan rekreasi lainnya
ISO/TC 84 Perangkat untuk administrasi produk obat dan kateter
ISO/TC 85 Energi nuklir, teknologi nuklir, dan proteksi radiologi
ISO/TC 86 Pendinginan dan penyejuk udara
ISO/TC 87 Cork
ISO/TC 89 Panel berbasis kayu
ISO/TC 91 Bahan aktif permukaan
ISO/TC 92 Keamanan kebakaran
ISO/TC 93 Pati (termasuk turunan dan produk sampingan)
ISO/TC 94 Keselamatan pribadi — Alat pelindung diri
ISO/TC 96 Derek
ISO/TC 98 Dasar untuk desain struktur
ISO/TC 100 Rantai dan sprocket rantai untuk transmisi daya dan konveyor
ISO/TC 101 Peralatan penanganan mekanis berkelanjutan – STANDBY
ISO/TC 102 Bijih besi dan besi tereduksi langsung
ISO/TC 104 Kontainer kargo
ISO / TC 105 Tali kawat baja
ISO/TC 106 Kedokteran Gigi
ISO/TC 107 Lapisan logam dan anorganik lainnya
ISO/TC 108 Getaran mekanis, guncangan, dan pemantauan kondisi
ISO/TC 109 Pembakar minyak dan gas
ISO/TC 110 Truk Industri
ISO/TC 111 Rantai penghubung baja bulat, sling rantai, komponen, dan aksesori
ISO/TC 112 Teknologi vakum
ISO/TC 113 Hidrometri
ISO/TC 114 Horologi
ISO/TC 115 Pompa
ISO/TC 117 Penggemar
ISO/TC 118 Kompresor dan alat pneumatik, mesin dan peralatan
ISO / TC 119 Metalurgi Serbuk
ISO/TC 120 Kulit
ISO/TC 121 Peralatan anestesi dan pernapasan
ISO / TC 122 Kemasan
ISO / TC 123 Bantalan polos
ISO/TC 126 Tembakau dan produk tembakau
ISO/TC 127 Mesin pemindah tanah
ISO/TC 130 Teknologi grafis
ISO/TC 131 Sistem tenaga fluida
ISO/TC 132 Ferroalloy
ISO/TC 133 Sistem ukuran pakaian – penunjukan ukuran, metode pengukuran ukuran, dan perlengkapan digital
ISO/TC 134 Pupuk, pengkondisi tanah, dan zat bermanfaat
ISO/TC 135 Pengujian non-destruktif
ISO/TC 136 Perabotan
ISO/TC 137 Sistem penandaan dan penandaan ukuran alas kaki
ISO/TC 138 Pipa plastik, fitting dan katup untuk pengangkutan cairan
ISO/TC 142 Peralatan pembersih untuk udara dan gas lainnya
ISO/TC 145 Simbol grafis
ISO/TC 146 Kualitas udara
ISO/TC 147 Kualitas air
ISO/TC 148 Mesin jahit
ISO/TC 149 Siklus
ISO/TC 150 Implan untuk operasi
ISO/TC 153 Katup
ISO/TC 154 Proses, elemen data, dan dokumen dalam perdagangan, industri, dan administrasi
ISO/TC 155 Nikel dan paduan nikel
ISO/TC 156 Korosi logam dan paduan
ISO/TC 157 Kontrasepsi non-sistemik dan profilaksis penghalang IMS
ISO/TC 158 Analisis gas
ISO/TC 159 Ergonomi
ISO/TC 160 Kaca di gedung
ISO/TC 161 Kontrol dan perangkat pelindung untuk gas dan/atau minyak
ISO/TC 162 Pintu, jendela dan dinding tirai
ISO/TC 163 Performa termal dan penggunaan energi di lingkungan binaan
ISO/TC 164 Mekanik
ISO ARTINYA

ISO ARTINYA

Organisasi Internasional untuk Standardisasi adalah organisasi non-pemerintah independen, yang anggotanya adalah organisasi standar dari 165 negara anggota. Organisasi Ini adalah pengembang standar internasional sukarela terbesar di dunia, dan memfasilitasi perdagangan dunia dengan menyediakan standar umum di antara negara-negara. Lebih dari dua puluh ribu standar telah ditetapkan, mencakup segala hal mulai dari produk manufaktur dan teknologi hingga keamanan pangan, pertanian, dan perawatan kesehatan.

 

Penggunaan standar ISO ini sangat membantu bagi organisasi dalam terciptanya produk dan jasa yang aman, handal, dan berkualitas baik. Standar ini sangat membantu bisnis dengan meningkatkan produktivitas dan meminimalkan kesalahan dan pemborosan yang tidak perlu. ISO memungkinkan produk/ Jasa dari pasar yang berbeda untuk dibandingkan langsung, mereka membantu perusahaan dalam memasuki pasar baru dan membantu dalam pengembangan perdagangan internasional secara adil. Standar ini juga berfungsi untuk melindungi customer dan pengguna akhir produk dan layanan, untuk memastikan bahwa produk yang bersertifikat sesuai dengan standar yang ditetapkan secara internasional.

 

APA ITU ISO

ISO sendiri adalah dari Bahasa Yunani yang berate sama, artinya bahwa setiap organisasi yang menerapkan Sistem manajemen ini diharapkan akan dapat memberikan layanan dan produk yang selalau sama sesuai dengan standard yang telah ditetapkan.

STANDAR ISO SINGKATAN DARI… / KEPANJANGAN DARI ISO ADALAH…

Orang sering bertanya mengenai kepanjangan dari ISO itu sendiri itu apa, kalau mengacu pada urutan katanya yang terdiri dari I S dan O, Maka bisa kita susun sebagai berikut Internastional Standard Organization ( Organisasi Standard Internasional) padahal ISO sebenarnya adalah International Organization for Standarization ( Organisasi Internasional untuk standarisasi).

ISO ADALAH KEPENDEKAN DARI

Nama organisasi dalam bahasa Prancis adalah Organization internationale de normalization dan dalam bahasa Rusia, еждународная организация по андартизации (Mezhdunarodnaya organizatsiya po standartizatsii). ISO bukanlah akronim atau initialism. ISO memberikan penjelasan nama ini: “Karena ‘Organisasi Internasional untuk Standardisasi’ akan memiliki akronim yang berbeda dalam bahasa yang berbeda (IOS dalam bahasa Inggris, OIN dalam bahasa Prancis), ISO  memutuskan untuk memberikannya bentuk pendek ISO. ISO berasal dari bahasa Yunani kata isos (ίσος, yang berarti “sama”). Apapun negaranya, apa pun bahasanya, bentuk pendek dari nama kami selalu ISO.” Selama pertemuan pendirian organisasi baru, penjelasan kata Yunani tidak digunakan, jadi makna ini mungkin diciptakan kemudian sebagai backronym.

 

ISO 9001

SMM ISO 9001:2015  didefinisikan sebagai salah satu standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk sistem manajemen mutu(SMM). Organisasi menggunakan standar untuk menunjukkan kemampuan untuk secara konsisten menyediakan produk dan layanan yang memenuhi persyaratan pelanggan dan peraturan. Ini adalah standar paling terkenal dalam  ISO 9000 seri dan satu-satunya standar dalam seri  9000 yang dapat disertifikasi oleh organisasi/ Perusahaan.

 

ISO 9001 MERUPAKAN ISO YANG MEMBAHAS

 

ISO 9001 didasarkan pada metodologi plan-do-check-act dan menyediakan pendekatan berorientasi proses untuk mendokumentasikan dan meninjau struktur, tanggung jawab, dan prosedur yang diperlukan untuk mencapai manajemen mutu yang efektif dalam suatu organisasi. Bagian khusus dari standar berisi informasi tentang banyak topik, seperti:

 

Persyaratan untuk SMM, termasuk informasi terdokumentasi, perencanaan dan penentuan interaksi proses

  1. Tanggung jawab manajemen
  2. Manajemen sumber daya, termasuk sumber daya manusia dan lingkungan kerja organisasi
  3. Realisasi produk, termasuk langkah-langkah dari desain hingga pengiriman
  4. Pengukuran, analisis, dan peningkatan SMM melalui kegiatan seperti audit internal dan tindakan korektif dan pencegahan

Perubahan yang diperkenalkan dalam revisi ISO 9001 2015 dimaksudkan untuk memastikan bahwa ISO 9001 terus beradaptasi dengan perubahan lingkungan di mana organisasi beroperasi. Beberapa pembaruan utama dalam ISO 9001:2015 meliputi:

 

  1. Pengenalan terminologi baru
  2. Restrukturisasi beberapa informasi
  3. Penekanan pada pemikiran berbasis risiko untuk meningkatkan penerapan pendekatan proses
  4. Peningkatan penerapan untuk layanan
  5. Peningkatan persyaratan kepemimpinan

 

SERTIFIKAT ISO

ISO 9001 adalah satu-satunya standar dalam seri ISO 9000 yang dapat disertifikasi oleh organisasi. Mencapai sertifikasi ISO 9001:2015 berarti bahwa suatu organisasi telah menunjukkan hal-hal berikut:

 

  • Mengikuti pedoman standar ISO 9001
  • Memenuhi persyaratannya sendiri
  • Memenuhi persyaratan pelanggan dan persyaratan undang-undang dan peraturan
  • Memelihara dokumentasi

 

Sertifikasi standar ISO 9001 dapat meningkatkan kredibilitas organisasi dengan menunjukkan kepada pelanggan bahwa produk dan layanannya memenuhi harapan. Dalam beberapa kasus atau di beberapa industri, sertifikasi diperlukan atau diamanatkan secara hukum. Proses sertifikasi mencakup penerapan persyaratan ISO 9001:2015 dan kemudian menyelesaikan audit registrar yang berhasil mengonfirmasi bahwa organisasi memenuhi persyaratan tersebut.

 

Organisasi harus mempertimbangkan hal berikut saat mereka mulai mempersiapkan sertifikasi sistem manajemen mutu ISO 9001:

 

  • Biaya registrar untuk pendaftaran, pengawasan, dan audit sertifikasi ulang ISO 9001
  • Tingkat kesesuaian saat ini dengan persyaratan ISO 9001
  • Jumlah sumber daya yang akan didedikasikan perusahaan untuk proyek ini untuk pengembangan dan implementasi
  • Jumlah dukungan yang akan dibutuhkan dari konsultan dan biaya terkait

logo ISO 9001

LOGO ISO

Identitas visual Organisasi Internasional untuk Standardisasi selalu konsisten dan hanya didesain ulang satu kali, pada tahun 2018. Meskipun bahkan setelah mendesain ulang, organisasi tersebut mempertahankan komposisi logo aslinya dan ide utamanya, hanya mengubah palet warna dan menghapus semua huruf yang tidak perlu. .

 

Logo asli terdiri dari dua bagian — lambang kotak biru dan putih di sebelah kiri dan tanda kata yang sederhana dan ringan, diatur dalam tiga tingkat, di sebelah kanan. Bagian-bagiannya dipisahkan oleh garis vertikal tipis dengan warna biru yang sama.

 

Lambang ISO terdiri dari kontur globe putih, ditempatkan di dalam kotak biru, dengan huruf “ISO” yang tumpang tindih tebal di atasnya. Singkat namun bermakna, lambang menunjukkan penangkapan organisasi, dan niatnya untuk beroperasi di seluruh dunia.

 

NAMA BADAN STANDAR INTERNASIONAL ADALAH

Banyak sekali naman ama badan sertifikasi atau nama badan standard internasional di dunia misalnya da LRQA, SGS, TUV, TNV International, AQC Indonesia, Frenchcert, dll

 

STANDAR ISO

ISO telah mengembangkan lebih dari 24214 Standar Internasional dan semuanya termasuk dalam katalog Standar ISO.

  1. Terminologi. Standardisasi. Dokumentasi
  2. Organisasi perusahaan, manajemen dan kualitas. Administrasi. Mengangkut. Sosiologi
  3. Ilmu alam dan terapan
  4. Teknologi perawatan kesehatan
  5. Perlindungan kesehatan. Keamanan
  6. Metrologi dan pengukuran. Fenomena fisik
  7. Pengujian
  8. Sistem dan komponen mekanis untuk penggunaan umum
  9. Sistem dan komponen fluida untuk penggunaan umum
  10. Rekayasa manufaktur
  11. Rekayasa perpindahan energi dan panas
  12. Teknik elektro
  13. Elektronik
  14. Rekayasa audio dan video
  15. Teknologi Informasi
  16. Teknologi gambar
  17. Mekanika presisi. Perhiasan
  18. Rekayasa kendaraan jalan
  19. Teknik perkeretaapian
  20. Pembuatan kapal dan struktur laut
  21. Teknik pesawat dan kendaraan luar angkasa
  22. Peralatan penanganan material
  23. Pengemasan dan pendistribusian barang
  24. Teknologi tekstil dan kulit
  25. Industri pakaian
  26. Pertanian
  27. Teknologi makanan
  28. Teknologi kimia
  29. Pertambangan dan mineral
  30. Minyak bumi dan teknologi terkait
  31. Metalurgi
  32. Teknologi kayu
  33. Industri kaca dan keramik
  34. Industri karet dan plastik
  35. Teknologi kertas
  36. Industri cat dan warna
  37. Bahan konstruksi dan bangunan
  38. Teknik Sipil
  39. Urusan militer. Rekayasa militer. senjata
  40. Peralatan rumah tangga dan komersial. Hiburan. Olahraga
  41. dll

 

Training Konsultasi Sertifikasi ISO 9001:2015 hubungi kami HP/WA 0812 10 9 10 329 

 

 

 

ISO 37002 INTERNAL AUDITOR TRAINING

ISO 37002 INTERNAL AUDITOR

ISO 37002 INTERNAL AUDITOR

ISO 37002 Internal Auditor Pelatihan dirancang untuk Tim auditor Internal ISO 37002 yang akan memastikan implementasi ISO 37002 berjalan sesuai dengan WMS.
Sasaran

• Memahami tujuan dan Manfaat Audit Internal ISO 37002
• Memahami tugas dan tanggung jawab Internal Auditor ISO 37002
• Bisa membuat perencanaan, Pelaksanaan dan evaluasi audit ISO 37002
• Mempelajari pembuatan laporan audit ISO 37002
• Pencataatan Laporan Audit
• Root cause analysis dan tindak lanjut Audit WMS

Outline

Klausal ISO 37002 review

Struktur dan Tanggung Jawab Auditor

Perencanaan Audit

Melaksanakan Audit

Identifikasi & Penulisan Ketidaksesuaian

Praktek Audit

Tindak Lanjut Audit

Review Training dan Ujian

Siapa yang harus hadir
• Manajer, konsultan, dan petugas kepatuhan yang ingin diperkenalkan dan memahami pedoman ISO 37002 untuk WMS
• Individu yang ingin berkontribusi untuk menjaga integritas organisasi dengan mendukung budaya berbicara
• Manajer dan anggota tim tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan
• Tim kepatuhan, risiko, dan hukum mempertimbangkan penerapan ISO 37002 dalam organisasi
• Departemen kepatuhan dan integritas yang bertanggung jawab untuk menangani kasus-kasus pelanggaran

Prasyarat
ISO 37002 Lead Implementer training

ISO 37002 LEAD IMPLEMENTER TRAINING

ISO 37002 2021 Lead Implementer training

ISO 37002 LEAD IMPLEMENTER TRAINING

ISO 37002 2021 Lead Implementer training

ISO 37002 Lead Implementer Pelatihan Lead Implementer dirancang untuk pemain kunci di organisasi yang terlibat dalam menetapkan, merevisi, menerapkan, dan memelihara program ISO 37002 :2021.
Sasaran

• Memahami manfaat penerapan Sistem Manajemen Whistleblowing ISO 37002
• Mengetahui klausa kunci dan definisi yang diuraikan dalam ISO 37002
• mempelajari bagaimana penerapan ISO 37002 dapat melindungi pelapor
• Mampu menerapkan ISO 37002 secara efektif dalam suatu organisasi
• Memahami bagaimana meninjau dan terus meningkatkan sistem manajemen
• mempelajari cara menerima, menilai, menangani, dan menyimpulkan kasus pelaporan pelanggaran

Outline

Day 1
Ikhtisar klausa, struktur dan terminologi kunci yang digunakan dalam ISO 37002
Manfaat menerapkan ISO 37002
Analisis kesenjangan
Mengidentifikasi tujuan sistem manajemen pelaporan pelanggaran dan merencanakan untuk mencapainya
Membuat kebijakan pelaporan pelanggaran
Day 2
Mendefinisikan peran dan tanggung jawab
Mengatasi risiko dan peluang
Menerima, menilai, menangani dan menyimpulkan kasus whistleblowing
Meninjau keefektifan sistem manajemen
Ketidaksesuaian dan tindakan korektif
Evaluasi kinerja WMS
Peningkatan berkelanjutan

Siapa yang harus hadir
• Manajer, konsultan, dan petugas kepatuhan yang ingin diperkenalkan dan memahami pedoman ISO 37002 untuk WMS
• Individu yang ingin berkontribusi untuk menjaga integritas organisasi dengan mendukung budaya berbicara
• Manajer dan anggota tim tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan
• Tim kepatuhan, risiko, dan hukum mempertimbangkan penerapan ISO 37002 dalam organisasi
• Departemen kepatuhan dan integritas yang bertanggung jawab untuk menangani kasus-kasus pelanggaran

 

untuk training/ pelatihan ISO 37001 2021 Lead implementer dapat menghubungi kami HP/WA 0812 10 9 10 329  email : budiwibowo.gmci@gmail.com

1 … 28 29 30 31 32 … 39